Toko Kelontong Masa Kini milik Ruliani Nursanti (47 tahun) cetak omzet Rp 146 juta dalam tiga tahun dan menjadi salah satu nasabah inspiratif BTPN Syariah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. | Lida Puspaningtyas/Republika

Ekonomi

Berdaya dengan Bermuamalah

Bankir pemberdaya yang bernama Mia bertugas membina Santi dan rekan-rekan satu kelompoknya.

OLEH LIDA PUSPANINGTYAS

Bukan suatu kebetulan Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai pedagang yang tersohor. Dalam Islam, aktivitas bermuamalah memiliki banyak sekali dimensi pengembangan. Tidak hanya dari sisi ekonomi, tapi juga pendidikan, sosial, spiritualitas, hingga mental.

Ruliani Nursanti merasakan toko kelontongnya maju pesat setelah mendapatkan pendampingan dari perbankan syariah. Toko yang dimiliki nasabah BTPN Syariah itu dulunya berukuran 2x2 meter persegi.

Dibangun di halaman rumah yang terletak di atas anak Sungai Martapura, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kota ini disebut kota seribu sungai karena masyarakatnya lebih banyak tinggal di atas sungai.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BTPN Syariah (@btpnsyariah)

"Tiga tahun lalu, saya pinjam Rp 3 juta. Alhamdulillah, sekarang pinjamnya Rp 25 juta," katanya saat ditemui di Toko Kelontong Masa Kini, tempat usaha yang ia besarkan bersama sang suami.

Omzet perempuan asli Banjar itu kini naik menjadi Rp 6 juta per hari dari sebelumnya sekitar Rp 2 juta per hari. Pada November 2022 lalu, omzetnya bisa tembus Rp 149 juta dalam satu bulan.

Dari sisi ekonomi, akses permodalan membuatnya mampu melakukan ekspansi. Kini, tokonya jadi yang paling mentereng di wilayah tersebut.

Menurut Santi, sapaan akrabnya, sudah ada beberapa pihak yang menawari pinjaman modal. Akan tetapi, ia merasa lebih cocok ketika bertemu dengan community officer atau bankir pemberdaya BTPN Syariah.

Bankir pemberdaya yang bernama Mia bertugas membina Santi dan rekan-rekan satu kelompoknya. Mia datang rutin untuk memonitor bisnis Santi hingga bisa sebesar saat ini. Ia juga yang mengumpulkan cicilan pembiayaan Santi.

 
 
Tiga tahun lalu, saya pinjam Rp 3 juta. Alhamdulillah, sekarang pinjamnya Rp 25 juta.
 
 

Corporate Communication Head Bank BTPN Syariah Ainul Yaqin menyampaikan, yang bisa mendapat pinjaman dari BTPN Syariah adalah perempuan yang mau berusaha. Pembiayaan yang diberikan tanpa butuh agunan, hanya bermodalkan KTP, dan marginnya lebih murah dari pinjaman online.

"Tidak perlu harus sudah punya usaha. Itu bisa dipikirkan nanti bersama dengan bankir pemberdaya, yang penting adalah memiliki tekad untuk tumbuh dan niat baik," katanya.

Menurut Ainul, niat baik di BTPN Syariah diorganisasi dalam skema bisnis yang terukur. Setidaknya, ada empat perilaku unggul yang ditanamkan BPTN Syariah dari sejak sebelum menjadikan mereka nasabah, yakni berani berusaha, disiplin, kerja keras, dan saling bantu.

Business Coach area Kalsel dan Kalteng BPTN Syariah, Deden Prayitno, mengatakan, ada banyak nasabah seperti Santi yang punya keinginan keras untuk memperbaiki hidup mereka. Jika dilihat dari pertumbuhan pembiayaan di wilayah tersebut, nilainya mencapai 10 persen (yoy) menjadi sekitar Rp 110 miliar per Oktober 2022.

photo
Toko Kelontong Masa Kini milik Ruliani Nursanti (47 tahun) cetak omzet Rp 146 juta dalam tiga tahun dan menjadi salah satu nasabah inspiratif BTPN Syariah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. - (Lida Puspaningtyas/Republika)

"Pendekatan personal menjadi kunci kemajuan karena bankir pemberdaya ini membina para nasabah seperti merawat ibu mereka sendiri," katanya.

Model bisnis yang telah dijalankan belasan tahun oleh BTPN Syariah itu dirancang untuk menggali mimpi-mimpi para perempuan prasejahtera. Setidaknya dalam waktu 3-5 tahun masa pendampingan akan membuat nasabah bisa mencapai kesuksesannya masing-masing.

Ekonomi, Tantangan Terbesar Indonesia 2023

Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam akan menjadi yang terbaik di kawasan pada tahun ini. 

SELENGKAPNYA

Menembus Pasar Afrika dengan Produk Halal

Pasar Mesir pada dasarnya membutuhkan produk makanan dan minuman dari Indonesia.

SELENGKAPNYA

LPS Naikkan Suku Bunga Penjaminan Valas

Cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2022 meningkat menjadi 134 miliar dolar AS.

SELENGKAPNYA