vp,,rm
Hikmah November Pekan ke-3 | Republika

Hikmah

Tamu

Bergembiralah para penghuni rumah yang sering dikunjungi tamu.

OLEH AHMAD AGUS FITRIAWAN

Diriwayatkan ada seorang pria yang senang jika rumahnya sering didatangi tamu. Namun istrinya menunjukkan sikap sebaliknya. Setiap kali si suami membawa tamu ke rumah, istrinya menunjukkan sikap yang tidak baik. Orang itu pun mengeluhkan kondisi istrinya ini kepada Rasulullah.

Mendengar itu, Rasulullah bersabda, “Katakan kepada istrimu, ‘hari ini Rasulullah dan beberapa orang sahabatnya akan bertamu ke rumah kita.” Rasulullah berpesan kepada orang itu, “Katakan juga kepada istrimu agar dia mengawasi tamu-tamu itu pada saat mereka keluar dari rumah kalian.”

Istri laki-laki itu pun melakukan apa yang diperintahkan Rasulullah. Pada saat tamu masuk, ia melihat mereka membawa daging dan buah-buahan yang banyak dan pada saat keluar, tampak dalam penglihatannya mereka membawa keluar ular dan kalajengking yang begitu banyak.

Rasulullah bersabda, “Kedatangan tamu ke rumah mendatangkan karunia yang banyak ke dalam rumah dan pada saat pergi, mereka membawa keluar berbagai bencana.” Dengan menyaksikan hal itu, wanita itu pun berubah menjadi orang yang suka menerima tamu.

Kehadiran tamu dalam rumah seseorang, juga membuka peluang datangnya rezeki dan ampunan dari Allah SWT. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya seorang tamu yang datang mengunjungi seseorang, membawa rezeki untuk orang tersebut dari langit. Ketika memakan sesuatu, Allah akan mengampuni penghuni rumah yang dikunjungi tersebut.”

Bahkan dalam kesempatan lain, Rasulullah bersabda, “Setiap rumah yang tidak dikunjungi tamu, maka malaikat pun tidak akan sudi mengunjungi rumah tersebut.”

Disebutkan juga dalam hadis riwayat Mu’adz bin Jabal, “Tidak, ada satu rumah pun yang akan dikunjungi oleh tamu, kecuali Allah SWT mengutus ke rumah tersebut satu malaikat yang menyerupai burung selama empat puluh hari sebelum tamu itu sampai. Malaikat itu akan menyeru, “Wahai pemilik rumah, si Fulan bin Fulan, tamu kalian akan datang pada hari ini dan itu, dan balasan dari Allah SWT adalah ini dan itu.” 

Para malaikat yang diwakilkan untuk menjaga rumah itu berkata, “Setelah balasan apa lagi yang akan diterima?” Maka keluarlah malaikat tadi kepada mereka dengan membawa catatan yang tertulis, “Allah telah mengampuni penghuni rumah tersebut, meski jumlah mereka seribu.”

 Sekelumit kisah di atas, mengisyaratkan bahwa tamu yang datang kepada kita akan mendatangkan keberkahan rezeki, menjauhkan pemilik rumah dari musibah dan bencana, dan sesungguhnya Allah akan memberikan ampunan atas segala kesalahan dan dosa para penghuni rumah yang dikunjungi tamu meskipun dalam jumlah yang banyak.

Bergembiralah para penghuni rumah yang sering dikunjungi tamu. Saat tamu hadir, maka memuliakannya adalah bagian dari kesempurnaan iman. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia memuliakan tamunya.” (HR Bukhari).

Wallahu a'lam.

Selfie Bencana

Sebuah gejala patologi sosial, yaitu menguapnya rasa empati.

SELENGKAPNYA

Meneguhkan Dakwah Purifikasi Sosial 

Metode dakwah kultural menekankan pentingnya berdakwah melalui beragam budaya.

SELENGKAPNYA

Maroko dan Pengembaraan Ibnu Battuta

Selama kurang lebih 29 tahun, Ibnu Battuta telah singgah di 44 negara.

SELENGKAPNYA