Warga mengunjungi pameran Aceh Property Expo 2022 yang digelar asosiasi Real Estate Indonesia (REI) bersama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) di Plaza Aceh, Banda Aceh, Aceh, Kamis (13/10/2022). | ANTARA FOTO/Irwansyah Petra

Ekonomi

Perbankan Syariah Optimistis Tetap Tumbuh pada 2023

Prospek industri halal akan positif jika didukung sepenuhnya oleh keuangan syariah.

JAKARTA -- Perbankan syariah optimistis tetap mampu menorehkan kinerja positif di tengah proyeksi perlambatan ekonomi pada tahun depan. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memainkan peran besar dalam meningkatkan kontribusi ekonomi syariah pada perekonomian nasional.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan, BSI dapat bergerak lebih leluasa dengan kapasitasnya yang besar. "Dengan modal kapasitas besar ini, BSI dapat menggerakkan ekosistem," kata Anton kepada Republika, Selasa (29/11) malam.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Bank Syariah Indonesia Tbk (@banksyariahindonesia)

Penerimaan pasar yang semakin tinggi sejalan dengan kemampuan BSI yang juga semakin besar. Setelah merger dari tiga bank anak usaha BUMN, BSI dapat melakukan lebih banyak hal yang bersifat strategis.

Menurut Anton, BSI tidak hanya berkomitmen untuk memperkuat ekosistem sektor riil, tapi juga lingkungan pemerintahan. Saat ini, BSI sudah menjadi bank pengelolaan dana pemerintah, menjadi pemain utama dalam pembiayaan proyek besar pemerintah, dan lainnya.

Perbankan syariah juga dimungkinkan untuk menjadi penghubung berbagai sektor ekonomi dan keuangan syariah. Misalnya dalam memaksimalkan potensi zakat, infak, sedekah, serta wakaf, sehingga penyalurannya menjamin perekonomian masyarakat bisa terus berjalan.

 
 
Kita tetap optimistis. Kita akan ikuti terus jalan yang ada dan tidak hanya menjalankan bisnis, tapi juga menjadi mitra dengan nasabah.
 
 

"Resiliensi dari ekonomi syariah dalam menghadapi krisis ini karena skemanya menghubungkan keseluruhan," katanya.

Ketua Kompartemen Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Asosiasi Bank Syariah Indonesia Cahyo Kartiko mengatakan, ekonomi syariah bisa sangat berdaya tahan karena langsung bersentuhan dengan sektor riil. Akad-akad dalam bank syariah juga menjamin berbagi untung rugi dengan nasabah. 

Ia mengatakan, BPRS juga optimistis pada perkembangan tahun depan. Hal itu karena permintaan dari masyarakat masih tinggi meski tetap ada potensi kenaikan rasio pembiayaan bermasalah. "Kita tetap optimistis. Kita akan ikuti terus jalan yang ada dan tidak hanya menjalankan bisnis, tapi juga menjadi mitra dengan nasabah," katanya.

 
 
Di negara lain yang bukan mayoritas Muslim, keuangan syariahnya maju dan market size-nya sudah 20 persen.
 
 

Industri halal dinilai dapat menjadi solusi untuk terus memperkuat sektor keuangan syariah. Sinergi keduanya dapat menciptakan perkembangan pesat. Wakil Kepala Badan Ekonomi Syariah Bidang Industri Halal Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aman Suparman mengatakan, dukungan yang ada saat ini masih belum optimal.

Menurut dia, produk keuangan syariah yang relevan bagi pelaku usaha di industri halal masih cukup terbatas. "Ada beberapa produk yang dibutuhkan dunia usaha itu belum bisa support," kata Aman.

Aman mengatakan, salah satu produk yang dibutuhkan pelaku usaha di industri halal saat ini berupa pembiayaan modal kerja, baik melalui skema musyarakah maupun mudarabah. Produk tersebut saat ini hanya terdapat di beberapa bank saja.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kadin Indonesia (@kadin.indonesia.official)

Aman meyakini, prospek industri halal akan positif jika didukung sepenuhnya oleh keuangan syariah. Sejalan dengan itu, industri keuangan syariah juga bisa tumbuh pesat dengan dukungan dan partisipasi dunia usaha khususnya industri halal.

"Di negara lain yang bukan mayoritas Muslim, keuangan syariahnya maju dan market size-nya sudah 20 persen. Sementara, kita masih di bawah 10 persen karena ekosistem kita belum terbentuk dan artinya dunia usaha kurang dilibatkan," kata Aman. 

KH Shodiq Hamzah, Raih Doktor HC Berkat Tafsir Bahasa Jawa

Tafsir ini menggabungkan antara tradisi penulisan Jawa pegon dengan tulisan Latin.

SELENGKAPNYA

Susun Raperda Pinjol, DPRD Kota Bogor Serap Aspirasi

Raperda tentang pinjol tersebut akan diharmonisasikan dengan peraturan yang ada di tingkat pemerintah pusat.

SELENGKAPNYA

Terus Bangun Ekonomi Syariah 

Perlu keseriusan dan komitmen semua pihak untuk memajukan ekonomi syariah.

SELENGKAPNYA