Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo melewati jalan berlumpur saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). | ANTARA

Kisah Dalam Negeri

IKN Perlu Enam Sektor Teknologi untuk Jadi Kota Cerdas

Presiden Jokowi memberikan apresiasi atas dukungan masyarakat Kalimantan.

OLEH DESSY SUCIATI SAPUTRI

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam, Kalimantan Timur terus berjalan. Pemerintah merencanakan untuk membangun IKN dengan konsep kota cerdas atau smart city. Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Prof Mohammed Ali Berawi mengatakan IKN memerlukan teknologi komprehensif pada enam sektor untuk menjadikannya kota cerdas.

"Ada enam komponen untuk kota cerdas, yaitu governance, transportasi dan mobilitas, living, natural resources and energy, industri dan SDM, serta infrastruktur," ujar Ali dalam forum media Honeywell, di Jakarta, Selasa (29/11).

Menurut Ali, sebuah kota dapat dikatakan cerdas jika dinamis dan inklusif, siap menghadapi perubahan masa depan serta memanfaatkan teknologi. Dari sisi pemerintah, segala hal mulai dari administrasi, pendaftaran penduduk, mengidentifikasi, pengisian aplikasi, hingga pengelolaan kota dilakukan secara digital.

Untuk transportasi, akan ada autonomous minibus, bus listrik, pengaturan lalu lintas, hingga advance air mobility atau mobil terbang. "Konsepnya nanti mau near zero carbon city. Advance-nya, mulai dari parkirnya sudah otomatis, terus kalau ambulans lewat dia enggak akan ngantri di lampu merah, dia bisa jalan karena sudah diatur dengan teknologi," kata dia.

Polusi udara juga akan dikontrol melalui data center. Terdapat public space and safety, layanan kesehatan yang terintegrasi serta pengelolaan tanggap bencana. Selain itu, ia juga menyebut terdapat lima elemen utama untuk membangun kota cerdas yakni hijau, berkelanjutan, cerdas, resilien dan inklusif.

"Hijau, berkelanjutan, resilien, smart modern dengan memanfaatkan teknologi untuk semua orang dan inklusif artinya terbuka untuk semua orang," ujar dia.

Dia mengatakan konsep hijau berkelanjutan dan berketahanan adalah dengan menjadikan IKN sebagai city forest atau kota hutan, di mana tetap mempertahankan 65 persen area sebagai hutan tropis melalui proses reforestasi, 10 persen kawasan hijau dan produksi pangan serta 25 persen kawasan kota. Hutan tropis ini berguna untuk penyerap karbon dan kawasan urban yang terkontrol untuk meminimalkan emisi. Sebab pada 2045 ditargetkan menjadi kota netral karbon.

Apresiasi

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasinya atas dukungan masyarakat Kalimantan, khususnya Suku Dayak terhadap pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Jokowi mengatakan, untuk membangun IKN juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Suku Dayak. Karena itu, ia pun kembali menegaskan dukungan masyarakat Dayak terhadap mega proyek pembangunan IKN ini.

“Karena kita akan membangun Ibu Kota Nusantara, di Pulau Kalimantan, tentu saja dukungan dari masyarakat Suku Dayak sangat dibutuhkan,” kata Jokowi, Selasa.

Sebelumnya, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono menyampaikan, minat para investor untuk berkontribusi membangun ibu kota baru semakin tinggi. Bambang menjelaskan, sebelum dilakukannya jajak pasar oleh Presiden, minat para investor untuk berkontribusi membangun IKN mencapai 25 kali lipat dari jumlah area yang ditawarkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, yakni di kawasan 1A. Wilayah 1A adalah wilayah tempat Istana Kepresidenan dan sejumlah kementerian nanti berlokasi.

Setelah jajak pasar diselenggarakan, minat investor untuk mengembangkan IKN meningkat hingga mencapai 39 kali lipat dari jumlah wilayah yang disiapkan untuk investasi tahap pertama. “Setelah jajak pasar, memang berkembang luar biasa minat dari para investor yang menghubungi kami,” kata Bambang.

Kasman Singodimedjo, Perumus dan Pejuang NKRI

Kasman selalu menyampaikan arti penting pemuda Muslim untuk mencintai Tanah Air dan memiliki nasionalisme.

SELENGKAPNYA

UMP DKI 2023 Hanya Naik Rp 259 Ribu

Kadin DKI masih keberatan UMP DKI naik 5,6 persen menjadi Rp 4,9 juta.

SELENGKAPNYA