Petugas melintas di samping layar informasi penerbangan di Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Selasa (24/3/2020). | ANTARA FOTO

Ekonomi

Kertajati Layani Umrah Bulan Ini

Maskapai harus menata ulang jenis pesawat yang efisien untuk mengangkut penumpang.

 

JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memastikan Bandara Kertajati, Jawa Barat, akan menjadi penghubung (hub) penerbangan umrah. Pemerintah akan membuka penerbangan umrah dari sana mulai bulan ini.

"Bandara Kertajati sudah siap. Insya Allah, Kertajati akan jadi hub umrah untuk wilayah barat Indonesia," kata Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, Rabu (2/11). 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kertajati Airport (@kertajati_airport)

Awaluddin mengatakan, Bandara Kertajati akan melengkapi dua bandara AP II lainnya dalam melayani jamaah umrah. Selain Kertajati, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu juga menjadi hub umrah. 

Dia menambahkan, ketiga bandara tersebut sudah ditata sesuai dengan arahan Kementerian Perhubungan. Sementara, bandara AP II lainnya akan diatur untuk memaksimalkan rotasi penerbangan umrahnya. 

"Kalau bicara Kertajati, insya Allah 7 November 2022, Garuda Indonesia akan memulai penerbangan umrah kembali," ujar Awaluddin. 

Setelah Garuda membuka penerbangan umrah, Awaluddin melanjutkan, nantinya Lion Air juga akan membuka penerbangan umrah di Bandara Kertajati. Dengan dibukanya Bandara Kertajati untuk penerbangan umrah, Awaluddin berharap tingkat kepadatan jamaah umrah dari Bandara Soekarno-Hatta akan berkurang. 

 
 
Insya Allah (7 November) jadi. Garuda akan buka penerbangan umrah.
 
 

"Sehingga, nantinya pengaturan efisiensi operasi dan efektivitas penerbangan umrah serta nanti haji juga bisa lebih baik," ucap Awaluddin. 

Terlebih, Awaluddin mengatakan, pasar penerbangan umrah ada di seluruh Indonesia rata-rata mencapai 2,5 juta orang. Dia menilai angka-angka tersebut berpotensi meningkat setelah sebelumnya penerbangan umrah dibatasi pada 2020 hingga 2021. 

"Buat kami pasar ini tidak hanya untuk kesiapan bandara, tapi maskapai juga," kata Awaluddin. 

Dia menjelaskan, maskapai juga saat ini harus menghitung dan menata ulang jenis pesawat yang efisien untuk mengangkut penumpang. Begitu juga dengan pengaturan kewilayahannya sehingga pergerakan umrah lebih efisien.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Angkasa Pura II (@angkasapura2)

Awaluddin menambahkan, bandara juga harus mengatur kesiapannya. "Itulah mengapa kita mengatur per 1 Oktober 2022 berbagai maskapai tertentu kita sudah pindahkan ke Terminal 2F, jadi tidak lagi hanya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta," ungkap Awaluddin. 

Dengan pengaturan tersebut, Awaluddin memastikan beban di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sudah lebih berkurang dan eksposurnya turun. Dengan begitu, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta bisa digunakan untuk peningkatan trafik penerbangan nonumrah dan lain sebagainya. "Ini kami sedang melakukan penyeimbangan kembali operasional terminal dan bandara," ucap Awaluddin. 

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memastikan kesiapan Garuda melayani penerbangan umrah di Bandara Kertajati. Saat ini, Garuda memang berniat untuk mengembangkan kembali jaringan penerbangan umrahnya. 

"Insya Allah (7 November) jadi. Garuda akan buka penerbangan umrah," kata Irfan kepada Republika, Rabu (2/11). 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bank Mandiri (@bankmandiri)

Sebelumnya, Irfan mengumumkan komitmen Garuda Indonesia untuk memperluas jaringan penerbangan umrah. Irfan menegaskan, Garuda Indonesia akan memaksimalkan penerbangan umrah dari sejumlah kota besar. 

"Ke depan, bisa menikmati penerbangan umrah tidak hanya dari Jakarta, tapi dari kota besar lainnya," ujar Irfan. 

Pelunasan Utang Murabahah Sebelum Jatuh Tempo

Pelunasan utang murabahah lebih awal kesepakatan, apakah harus membayar semua utangnya?

SELENGKAPNYA

Industri Asuransi Syariah Incar Kerja Sama Lintas Negara

Inggris memiliki industri asuransi syariah yang cukup maju, tapi pasarnya rendah.

SELENGKAPNYA

20,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

Pelaku UMKM dinilai perlu berkolaborasi dengan marketplace dan ritel modern.

SELENGKAPNYA