Petugas Damkar melakukan pendinginan pada kebakaran yang terjadi di Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Rabu (19/10/2022). Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dan 90 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Kebakaran yang membakar bagian ku | Republika/Putra M. Akbar

Nostalgia

Kebakaran JIC Bukan yang Pertama

Masjid Islamic Center pernah kebaran tidak lama setelah diresmikan gubernur Sutiyoso.

JAKARTA --- Kebakaran yang melanda kubah Jakarta Islamic Center pada Kamis (19/10) sore ternyata bukan yang pertama kali. Disadur dari Harian Republika Edisi Kamis 3 Oktober 2002,

JIC yang kala itu masih bernama Masjid Islamic Center pernah mengalami kejadian serupa tidak lama setelah diresmikan gubernur Sutiyoso. Kebakaran melanda bekas  bekas lokalisasi Kramat Tunggak, Jl Kramat Jaya, Jakarta Utara, pada 2 Oktober 2002 pukul 17.15 WIB.

Api diduga berasal dari kubah di bagian bawah yang merembet hingga hampir ke seluruh bagian kubah ikut terbakar. Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran. 

Ada dugaan, kalau peristiwa kebakaran itu ada unsur keteledoran yang dilakukan oleh para pekerja. Petugas pemadam dari Jakarta Utara tampaknya kesulitan memadamkan api yang menyala dari atas. Berdasarkan informasi, kebakaran terjadi ketika ada tiga orang pekerja yang sedang melakukan penyelesaian pengerjaan terhadap kubah.

"Mereka waktu itu sedang melakukan pengelasan pada bagian-bagian kontruksi bangunan kubah," ujar salah seorang petugas kepolisian. 

photo
Petugas Damkar melakukan pendinginan pada kebakaran yang terjadi di Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Rabu (19/10/2022). Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dan 90 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Kebakaran yang membakar bagian kubah masjid hingga roboh tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

Ketiga orang tersebut diantaranya tukang las yang sedang melakukan pengelasan. Diduga karena korsleting alat las, menyebabkan seluruh bangunan kontruksi kubah yang terbuat dari campuran antara aluminium, besi dan tembaga itu terbakar. Pada pada bagian lain, ada juga kayu-kau dan triplek yang menyebabkan terbakar. Peristiwa kebakaran itu sempat mengejutkan warga beserta aparatnya. 

Saat itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Pinondang Simanjuntak beserta Kapolres Jakarta Utara, ikut langsung menunjau lokasi kebakaran. Banyak juga diantara warga yang meratapi mengapa bangunan sampai terbakar. Mereka sangat menyasal bangunan semegah itu belum apa-apa terbakar.

Petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api, sebab tingginya kubah mencapai 60 meter. Hal ini menyebabkan petugas pemadam kebakaran, kesulitan memadamkan apinya. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Peralatan pemadaman di Jakarta Utara terbatas membuat petugas masih menunggu kiriman mobil dari Jakarta Pusat. Ada tiga pekerja bangunan tersebut dimintai keterangan Polsek Koja. Mereka adalah para pekerja dari pemborong PT Adhi Karya. Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 13,5 hektare itu diresmikan setelah pembangunannya mencapai 75 persen.

Kondisi masjid tersebut saat ini mampu menampung lebih dari 20 ribu jamaah. Nantinya, di sekitar lokasi ini akan dibangun pusat perdagangan, perkantoran, taman, pertokoan, perpustakaan, asrama, sarana olahraga, kafetaria fasilitas sosial, budaya dan pendidikan. 

Bahasa Indonesia, Warisan Sumpah Pemuda

Tersebar luasnya bahasa Melayu merupakan salah satu faktor penting menumbuhkannya.

SELENGKAPNYA

Hizbullah, Penegak Agama bagi Kejayaan Nusa dan Bangsa

Sebelum Hizbullah lebur ke TNI, diperkirakan jumlah laskar santri ini tidak kurang dari 500 ribu orang.

SELENGKAPNYA

Si Pitung, Bang Puase, dan Nyai Dasima

Pitung dan kawan-kawan menyatakan perang terhadap kompeni, dendam yang telah ia wariskan sejak kecil.

SELENGKAPNYA