Warga berjalan di dekat rumah yang terdampak longsor di Kampung Kebon Jahe, Kebon Kelapa, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). Bencana tanah longsor yang diakibatkan hujan deras pada Rabu (12/10/2022) sore tersebut mengakibatkan satu orang meningga | Republika/Putra M. Akbar

Bodetabek

Pemkot Bogor Janjikan Penanganan di Dua Titik Bencana

Wali Kota Bogor meminta siapa pun tidak segan untuk melaporkan apabila ada bencana alam.

BOGOR -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjanjikan segera menangani lokasi dua titik bencana alam, berupa tanah longsor dan rumah terseret banjir lintasan di Kecamatan Bogor Tengah dan Kecamatan Bogor Barat. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendatangi kedua lokasi tersebut, Sabtu (15/10).

Bima meninjau lokasi bencana longsor di RT 02/RW 01, Kampung Mantarena Lebak, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah dan banjir lintasan dari Sungai Cikaret yang menyeret rumah warga di Kampung Cibalagung, RT 03/RW 04, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat.

Sambil menyapa warga, Bima meminta siapa pun tidak segan untuk melaporkan apabila ada bencana alam ataupun mitigasi bencana yang belum dilakukan oleh aparatur di wilayah.

"Jadi, tolong informasikan apabila ada yang belum ditangani dan belum disentuh melalui hotline atau (aplikasi) Sibadra juga bisa. Dan saya juga minta agar dikoordinasikan bersama camat, lurah, dan Dinas PUPR atau Permukiman," ujarnya saat ditemui di lokasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bima Arya (@bimaaryasugiarto)


Di lokasi tanah longsor di Kampung Mantarena Lebak, Bima sempat bersama warga melakukan evakuasi reruntuhan rumah. Dia pun meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menyiapkan bantuan yang dibutuhkan oleh warga, seperti perlengkapan evakuasi dan natura serta tempat pengungsian sementara.

Setelah memastikan semua dinas dan aparatur wilayah turun, kemudian Bima beralih mengunjungi tempat pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Cibalagung. Bima bersama warga sekitar ikut membersihkan sampah di aliran Sungai Cikaret. Dia mengaku, ingin memastikan warga yang terdampak sudah dievakuasi ke tempat yang aman.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Said Muhamad Mohan, berpesan kepada jajaran Pemkot Bogor tentang penanggulangan bencana sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2018. Dia meminta agar seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kota Bogor mempercepat penyerapan anggaran yang sudah dituangkan dalam APBD 2022.

“Nah, ini guidance sebetulnya jelas, kita tinggal buka lagi apa saja yang menjadi kewenangan pemerintah kota, di situ kita harus tanggap," ujar politikus Partai Gerindra itu.

Mohan mengingatkan kepada Wali Kota Bima bawah biaya tidak terduga (BTT) di APBD Perubahan 2022 mengalami kenaikan signifikan. Sehingga, tidak ada alasan bagi Pemkot Bogor untuk tak secepatnya menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam. 

photo
Warga terdampak bencana longsor sberistirahat di posko pengungsian di Masjid Jami Nurul Ikhlas, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). Ratusan warga terdampak bencana longsor di Kampung Kebon Jahe diungsikan sementara di masjid tersebut untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)
 

Ditemukan

Mahasiswi IPB bernama Adzra Nabila, pengendara motor yang hanyut akibat aliran deras di Jalan Dadali, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (11/10), akhirnya ditemukan di Kanal Banjir Barat (KBB), Jakarta Barat. Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) Jakarta, Fazzli, mengatakan, jasad korban ditemukan di Jembatan Season City, Kecamatan Tambora, Ahad, dalam kondisi meninggal.

Berarti, korban ditemukan dalam jarak radius 80 kilometer dari lokasi kejadian. Menurut Fazzli, jasad Adrza langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah menunggu konfirmasi dari keluarga korban, sambung dia, dipastikan jika tubuh yang ditemukan mengambang adalah Adrza.

“Pagi kita terima informasi dari UPK Badan Air DKI Jakarta bahwa ada penemuan jenasah, segera tim SAR gabungan yang telah siaga di Pintu Air Manggarai sejak pagi menuju lokasi dan korban langsung kita evakuasi menuju RSCM," ujar Fazzli.

 

 

Sukarno Menampik Tuduhan Sebagai Komunis

Sukarno membantah tuduhan dirinya sebagai gombinis, kata yang populer saat itu untuk menyebut komunis.

SELENGKAPNYA

Mengenang Koh Steven, Wawancara Lengkap Sang Tokoh Perubahan

Saya yakin kalau kita bantu urusan orang di dunia, Allah akan bantu urusan kita.

SELENGKAPNYA

Gamelan Istimewa Kanjeng Kiai Sekati

Perangkat gamelan ini dimainkan para abdi dalem Keraton Yogyakarta untuk menyambut Sekaten.

SELENGKAPNYA