Pembalap sepeda MTB Theo Hauser asal Austria memacu sepedanya saat melakukan uji coba di sirkuit Stadion Toah Pahoe, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (26/8/2022). | ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.

Nusantara

Kalteng Siap Jadi Tuan Rumah Event Internasional

Kejuaraan dunia ini menjadi peluang menggerakkan pemulihan perekonomian daerah dan nasional.

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyampaikan suatu kebanggaan bagi Indonesia terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi sepeda gunung UCI MTB Eliminator World Cup Seri ke-8. Indonesia terpilih di antara negara-negara ASEAN lainnya.

UCI MTB Eliminator World Cup 2022 adalah kejuaraan olahraga bersepeda kelas dunia yang telah diselenggarakan di delapan negara, termasuk Indonesia. Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini mengutarakan, keberhasilan pelaksanaan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Kalteng menjadi semangat bagi masyarakat untuk kembali siap menjadi tuan rumah world championship atau event bergengsi lain yang berskala nasional dan internasional.

Kejuaraan dunia ini, kata dia, menjadi peluang untuk menggerakkan pemulihan roda perekonomian daerah dan nasional. “Seluruh warga masyarakat Kalimantan Tengah menyambut hangat kehadiran seluruh atlet, peserta serta pengunjung dan wisatawan,” kata dia pada pembukaan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Kalteng melalui siaran pers yang diterima Republika, Ahad (28/8).

photo
Dua pembalap sepeda MTB asal Austria Theo Hauser (kiri) dan Elias Tranniger (kanan) memacu sepedanya saat melakukan uji coba di sirkuit Stadion Toah Pahoe, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (26/8/2022). - (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.)

Sugianto mengatakan, UCI MTB Eliminator World Cup 2022 berlangsung sejak April hingga Agustus 2022. Pada September 2022, rangkaian kejuaraan ini akan berlanjut di tiga negara, yaitu India, Prancis, dan Jerman.

Kejuaraan bergengsi ini diikuti oleh atlet sepeda dari 30 negara. “UCI MTB Eliminator World Cup 2022 yang hari ini terselenggara disiarkan secara langsung ke 132 negara melalui stasiun TV nasional dan swasta bekerja sama dengan CMB dengan 2.000 penonton lokal dan 1.000 penonton dari wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Sugianto.

Sugianto menambahkan, peserta dan semua yang hadir dan menginjakkan kaki di Kalteng serta menikmati air Sungai Kahayan telah menjadi bagian dari masyarakat Dayak. “Peserta dan seluruh yang hadir menjadi duta Kalimantan Tengah untuk mempromosikan Kalimantan Tengah di mata dunia,” kata dia.

Kejuaraan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Pembukaan UCI MTB dihadiri oleh The Honorable CEO MTB Kristof Broyneel, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, dan sejumlah pihak lain. UCI MTB Eliminator World Cup Seri ke-8 diikuti oleh para Top Rider baik dari nasional maupun internasional.

photo
Pembalap sepeda MTB Felix Klausmann asal Jerman memacu sepedanya saat melakukan uji coba di sirkuit Stadion Toah Pahoe, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (26/8/2022). Puluhan atlet sepeda MTB dari 20 negara mulai melakukan sesi latihan di sirkuit itu untuk mengenal karakter dan tantangan pada lintasan sebelum pertandingan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 pada 28 Agustus mendatang. - (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.)

Zainudin mengatakan, keikutsertaan atlet Indonesia dalam kejuaraan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Palangka Raya, Kalteng, sebagai sarana pemantapan kesiapan menghadapi Olimpiade 2024. "Mudah-mudahan melalui kejuaraan ini banyak menghasilkan talenta terbaik untuk mengisi tim elite nasional yang kita harapkan bisa lolos di kualifikasi Olimpade Paris 2024," katanya.

Masyarakat di Kota Palangka Raya, Kalteng, antusias menyaksikan UCI MTB Eliminator World Cup Seri ke-8 2022. Jansen, seorang warga Palangka Raya, saat ditemui di sekitar lokasi di Stadion Tuah Pahoe, mengaku gembira dan telah menunggu lama untuk menyaksikan pergelaran balap sepeda gunung bertaraf internasional tersebut.

"Akan sangat disayangkan jika sampai tidak menonton balap sepeda ini. Meski cukup lama menunggu acara pembukaan, tapi saya senang bisa di sini bersama keluarga," kata pria yang datang bersama anak dan istrinya itu. 

Heliosentris dan Geosentris, Antara al-Thusi dan Copernicus

Buah pemikiran para Muslim astronom menginspirasi hingga era Renaisans Eropa.

SELENGKAPNYA

Tetap Sehat Meski Berhemat

Kondisi saat ini menuntut aspek kesehatan menjadi fokus dengan menjaga daya tahan tubuh. 

SELENGKAPNYA

Astronomi dan Jejak Islam, Heliosentris Vs Geosentris

Dalam beberapa segi, ilmuwan Islam-lah yang membuka jalan bagi astronomi modern.

SELENGKAPNYA