vp,,rm
Jamaah haji menjaga jarak saat melaksanakan tawaf di Masjidil Haram, 2020. | Reuters

Khazanah

Penyelenggaraan Haji 2022 Usai

Seluruh jamaah haji yang layak terbang sudah kembali ke Tanah Air.

OLEH A SYALABY ICHSAN dari Madinah, Arab Saudi

 

MADINAH – Seluruh kegiatan operasional haji Indonesia tahun 2022 M/1444 H telah selesai. Hal itu dinyatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Nizar Ali saat melepas keberangkatan 354 jamaah haji RI di Bandara Prince Mohamed bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi, Sabtu (13/8) waktu setempat. Mereka terdiri atas 350 jamaah reguler dan empat orang petugas haji. 

Para tamu Allah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 43 Embarkasi Solo (SOC-43) itu adalah kloter terakhir yang pulang ke Tanah Air. Mereka termasuk dalam gelombang kedua yang pulang melalui Bandara AMAA.

Nizar bersyukur karena proses pemulangan jamaah haji Indonesia, baik gelombang pertama maupun kedua, telah berjalan dengan baik. Harapannya, mereka dapat menjaga kemabruran haji sampai ke daerah tempat tinggal masing-masing.

photo
Seorang hajah memeluk anggota keluarganya saat tiba di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (8/8/2022). Sebanyak 24 orang haji dari Kloter 33 Embarkasi Surabaya tiba di daerah asalnya di Jombang setelah kembali dari tanah suci usai menjalankan ibadah haji, sedangkan dua orang meninggal dunia. - (ANTARA FOTO/Syaiful Arif/wsj.)

“Alhamdulillah, berarti seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji telah selesai dan selanjutnya akan dilakukan evaluasi-evaluasi di Tanah Air,” ujar dia di paviliun Bandara AMAA, Madinah, Arab Saudi, Sabtu (13/8).

Selain SOC-43, ada dua kloter yang dilepas dengan pesawat Garuda Indonesia pada 13 Agustus 2022, yakni BPN-8 dan SOC-42. Secara keseluruhan, ketiga kloter tersebut menampung sebanyak 811 jamaah. Mereka berangkat dari Hotel Golden Hayah menuju bandara secara bergelombang sejak Jumat (12/8) pukul 18.50 WAS hingga Sabtu (13/8) pukul 06.30 WAS.

Pada Ahad (14/8) pagi pukul 05.55 WIB, para jamaah haji Kloter SOC-43 telah tiba di Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng). Rombongan itu merupakan gabungan jamaah asal Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Tegal, Kota Semarang, dan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Informasi Haji (informasihaji)

Setelah mendarat, mereka menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali untuk mengikuti tes usap dan antigen guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Kedatangan para haji itu disambut antara lain oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief dan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jateng.

Hilman Latief mengatakan, jumlah jamaah RI yang tidak diberangkatkan ke Tanah Suci pada penyelenggaraan haji tahun ini mencapai 157 orang. Angka itu berkisar 0,17 persen dari keseluruhan jamaah. “Ini terkecil sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji,” ujar dia di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jateng, Ahad (14/8).

Sementara itu, jumlah jamaah haji yang diberangkatkan dari seluruh Indonesia pada tahun ini sebanyak 100.051 orang. Besaran tersebut sesuai alokasi yang telah ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Mereka terdiri atas 92.825 jamaah reguler dan 7.226 jamaah haji khusus. 

photo
Seorang hajah sambil menggendong anak tiba di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (8/8/2022). Sebanyak 24 orang haji dari Kloter 33 Embarkasi Surabaya tiba di daerah asalnya di Jombang setelah kembali dari tanah suci usai menjalankan ibadah haji, sedangkan dua orang meninggal dunia. - (ANTARA FOTO/Syaiful Arif/wsj.)

Konjen RI pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Eko Hartono menjelaskan, sebanyak 10 jamaah reguler dan satu jamaah haji khusus hingga kini berada di rumah sakit Makkah dan Jeddah. Pihaknya terus mendampingi mereka hingga diperbolehkan pulang ke Tanah Air.

“Biaya pengobatannya sudah ditanggung pemerintah kita melalui Kemenag,” ujar Eko kepada Republika, Sabtu (13/8) WAS. 

Jumlah jamaah haji RI yang wafat di Tanah Suci tahun ini mencapai 89 orang. Jumlah itu diperinci sebagai berikut. Sebanyak 27 orang wafat pada masa sebelum fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kemudian, 16 jamaah wafat ketika Armuzna. Terakhir, sebanyak 46 jamaah lainnya dinyatakan wafat pada sesudah puncak haji.

“Sesuai dengan ketentuan pemerintah setempat (Arab Saudi), untuk jamaah haji yang meninggal itu akan dimakamkan di sini. Tidak ada yang akan dikuburkan di Tanah Air. Keluarga sudah diberitahu,” kata Eko. 

Penindakan Judi Gencar di Berbagai Daerah

Penjualan chip sebagai sarana permainan judi sangat mudah ditemukan.

SELENGKAPNYA

Saat Ikan-Ikan Mati Kekeringan di Lux

Periode kering Eropa tahun ini diperkirakan para ahli bisa menjadi kekeringan terburuk dalam 500 tahun.

SELENGKAPNYA

Irjen Sambo dan Muruah Kepolisian

Pada akhirnya, kepolisian akhirnya luruh dan perlahan mengungkapkan apa yang diduga terjadi sebenarnya.

SELENGKAPNYA