RA Kartini | Istimewa

Tokoh

09 Aug 2022, 08:00 WIB

Kartini di Mata Agus Salim dan Buya Hamka

Kartini kemudian meminta anggaran beasiswa untuknya dialihkan seluruhnya kepada Agus Salim.

OLEH FITRIYAN ZAMZAMI Salah satu titik nadir dalam kehidupan RA Kartini, jika menengok dalam surat-suratnya, adalah saat ia disangkal dari keinginannya menempuh pendidikan di Belanda pada 1903. Dalam surat-surat pada pertengahan 1902, Kartini demikian gembira de ngan kemungkinan tersebut. Terlebih, saat ia mengindikasikan bahwa telah mendapat restu dari ayah bundanya. Sayangnya,... ';

Panik Sebelum Serangan Jepang

Oleh Jepang, orang-orang Belanda yang berusia 18 tahun ke atas dimasukkan ke kamp.

SELENGKAPNYA

Bom Atom dan Kemerdekaan Indonesia

Bertekuk lututnya balatentara Jepang tak banyak diketahui bangsa Indonesia karena semua radio disegel.

SELENGKAPNYA
×