Cristiano Ronaldo | AP/Armando Franca

Olahraga

04 Aug 2022, 04:55 WIB

Ronaldo dan Maguire Paling Sering Dihina di Medsos

Hampir setiap hari pemain menerima pesan berisi hinaan, caci maki, dan cercaan di akun medsosnya.

LONDON -- Popularitas, ketenaran, dan nama besar yang dirajut pesepak bola profesional dari performa di atas lapangan ternyata membawa konsekuensi tersendiri, terutama di era perkembangan media sosial (medsos). Para selebritas lapangan hijau begitu rentan menjadi korban pelecehan dan perundungan di jagat medsos.

Ekspresi kekecewaan terhadap performa di atas lapangan ataupun pilihan klub yang akan dibela seorang pesepak bola berujung pada caci-maki, cercaan, hinaan, dan perundungan terhadap pesepak bola tersebut dari para pengguna medsos.

Kondisi itu yang tergambar dari studi terbaru keluaran Alan Turing Institute, yang bekerja sama dengan Ofcom Group. Dari total 2,3 juta cicitan di platform medsos Twitter pada paruh pertama musim ini, tepatnya pada 13 Agustus 2021 hingga 24 Januari 2021, sebanyak 60 ribu cicitan berisi pesan-pesan kebencian dan cercaan terhadap pesepak bola yang merumput di Liga Primer Inggris.

Dengan begitu, rata-rata ada 362 cicitan bernada hinaan dan cacian diunggah setiap hari atau sekitar satu per empat menit yang ditujukan kepada pemain di Liga Primer Inggris. Sebanyak 68 persen pesepak bola di Liga Primer Inggris menerima setidaknya satu kali cercaan di medsos.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Cristiano Ronaldo (@cristiano)

Tujuh persen dari pesepak bola di Liga Primer Inggris bahkan menerima cicitan perundungan itu setiap hari. Satu dari 12 cicitan tersebut diketahui menyinggung karakter-karakter spesifik dari pemain tersebut, termasuk ras, warna kulit, dan gender.

Selama periode tersebut, bintang Manchester United Cristiano Ronaldo menjadi pemain yang paling sering mendapatkan perundungan dari medsos. Dari total 576.915 pesan yang diterima Ronaldo selama periode tersebut, 12.250 cicitan memiliki nada melecehkan dan menghina. Sementara itu, posisi kedua ditempati rekan setim Ronaldo di Man United, Harry Maguire. Bek tengah asal Inggris itu menerima 8.954 cicitan melecehkan.

Volume terbanyak unggahan berisi pesan hinaan itu terjadi saat Ronaldo mengumumkan kepindahan dari Juventus ke Man United pada awal musim ini. Kondisi serupa juga terjadi seusai Maguire mengunggah pesan permohonan maaf menyusul kekalahan Man United dari rival sekota, Manchester City, 0-2, di Stadion Old Trafford, awal November 2021.

Performa kurang meyakinkan Man United pada paruh pertama awal musim lalu ternyata berimbas pada pesan-pesan perundungan yang ditujukan kepada para penggawa Iblis Merah. Dari 10 pemain di Liga Primer Inggris yang paling mendapatkan perundungan, delapan pemain berasal dari Man United.

Selain Ronaldo dan Maguire, ada pula Marcus Rashford, David de Gea, Bruno Fernandes, Fred, Jesse Lingard, dan Paul Pogba. Selain itu, Harry Kane dan Jack Grealish menjadi dua pemain dari luar Iblis Merah yang berada di daftar tersebut.

Cicitan berisi pelecehan terhadap Kane ini agaknya bentuk kekecewaan terhadap performa top skorer Liga Primer Inggris musim 2020/2021 tersebut. Pun dengan kontribusi minimal Grealish bagi performa Man City seusai ditebus dari Aston Villa dengan nilai transfer dikabarkan mencapai 100 juta poundsterling. Nilai transfer yang menjadikan sebagai pemain asal Inggris termahal sepanjang sejarah.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Harry Maguire (@harrymaguire93)

''Temuan dalam studi ini berhasil menyoroti sisi gelap dari sepak bola di jagat media sosial. Pelecehan dan perundungan secara daring tidak memiliki tempat di olahraga mana pun, ataupun di masyarakat luas. Satu-satunya cara untuk mengatasi adalah kerja sama berbagai pihak,'' ujar Direktur Ofcom Group Kevin Backhurst, seperti dilansir Sky Sports, Rabu (3/8).

Bertie Vidge, pimpinan studi dari Alan Turing Institute, menyebut temuan itu menunjukkan pesepak bola dengan rentetan prestasi tidak luput dari perundungan di medsos. Bahkan, hampir setiap hari pemain-pemain tersebut menerima pesan-pesan yang berisi hinaan, caci maki, dan cercaan di akun medsos miliknya.


×