vp,,rm
Ilustrasi Hikmah Hari ini | Republika

Hikmah

Mensyukuri Tasyrik

Pada hari-hari Tasyrik kaum Muslimin tidak diperkenankan untuk melakukan puasa.

OLEH MOCH HISYAM 

Ada yang istimewa yang dimiliki oleh hari raya Idul Adha yang tidak ada pada hari raya Idul Fitri. Jika Idul Fitri hanya pada 1 Syawal saja, sedangkan  Idul Adha tidak hanya pada 10 Dzulhijah, akan tetapi ada tambahnya yaitu tiga hari setelahnya (11,12 dan 13 Zulhijah)  yang disebut dengan hari Tasyrik.

Hari Tasyrik merupakan anugerah dari Allah SWT bagi kaum Muslimin. Allah jadikan hari Tasyrik sebagai hari makan dan minum. Rasulullah SAW bersabda: "Hari-hari Tasyrik adalah hari makan dan minum. (HR Muslim No 1.141).

Dalam hadis lain, dari Abdullah bin Hudzafah, sesungguhnya Nabi Muhammad menyuruhnya untuk mengumumkan di Hari Tasyrik bahwa hari-hari itu merupakan hari makan minum (HR Ahmad).

Pada hari-hari Tasyrik kaum Muslimin tidak diperkenankan untuk melakukan puasa. Dari riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah mengutus Abdullah bin Hudzaifah untuk mengelilingi Kota Mina dan menyampaikan, “Janganlah kamu berpuasa pada hari ini (tasyrik) karena ia merupakan hari makan, minum, dan berzikir pada Allah.”

Di antara hikmahnya bahwa Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kaum amuslimin yang belum mampu berkurban di hari raya Idul Adha bisa melaksanakannya pada 11,12, dan 13 Dzulhijah. Rasulullah SAW bersabda, "Di setiap hari Tasyrik, boleh menyembelih." (HR Ahmad, ibn Hibban, dan Ad-Daruquthni)

Dengan penyembelihan hewan kurban di hari-hari Tasyrik menambah sarana untuk memperluas hubungan baik terhadap kerabat, tetangga,  dan saudara sesama Muslim. Semua itu dilakukan sebagai bentuk kegembiraan dan rasa syukur atas nikmat Allah SWT kepada manusia. Dan inilah bentuk pengungkapan nikmat yang dianjurkan dalam Islam: “Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)”(QS ad-Dhuhaa : 11).

Selain itu, untuk memberi kesempatan kepada kaum muslimin yang berhak menerima daging hewan kurban untuk mengolah dan menikmati daging hewan kurban.

Ini semua sesungguhnya berawal dari karunia Allah SWT yang telah menundukkan binatang ternak termasuk hewan kurban yang dengannya kita dengan mudah untuk menyembelihnya dan memakannya (QS al-Hajj ayat 36).

Untuk itu, mari kita isi hari-hari tasyrik ini dengan rasa syukur kepada Allah SWT yang dibuktikan dengan menyembelih hewan kurban dengan ikhlas,  memakan dagingnya dengan rasa syukur yang disertai dengan terus menerus  berzikir kepada Allah SWT dengan menggemakan takbir, tahmid dan tahlil sampai hari terakhir hari Tasyrik yaitu 13 Dzulhijah.

Semoga dengan rasa syukur yang kita persembahkan di hari hari tasyrik menjadikan kita termasuk golongan orang-orang bersyukur yang Allah SWT tambah karunia dan nikmat-Nya kepada kita sekalian. Amin. Wallahu a’lam. 

Pelit, Mabuk Harta, dan Cinta Dunia

Sebab pelit adalah kecintaan pada harta yang berlebihan.

SELENGKAPNYA

Ancaman Krisis Makin Nyata

Beberapa negara mengalami krisis parah sehingga tak mampu membayar utangnya.

SELENGKAPNYA

Menjadi Keluarga Ahli Zikir

Orang tua dapat mengajak anggota keluarga untuk menghadiri majelis-majelis ilmu dan zikir.

SELENGKAPNYA