Ons Jabeur | EPA-EFE/NEIL HALL

Olahraga

Duel Sarat Rekor

Rybakina tampil mengejutkan di partai semifinal.

LONDON -- Torehan sejarah anyar terukir di partai final tunggal putri Wimbledon 2022. Untuk pertama kalinya sejak era penerapan turnamen terbuka di pentas tenis profesional pada 1968 silam, dua debutan di partai final turnamen Grand Slam akan saling berhadapan untuk memperebutkan titel juara Wimbledon 2022.

Petenis asal Tunisia, Ons Jabeur, akan ditantang petenis asal Kazakhstan, Elena Rybakina, di Center Court, All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, Sabtu (9/7) malam WIB. Ini menjadi partai final perdana turnamen Grand Slam di sepanjang karier dua petenis tersebut.

Tidak hanya soal partisipasi di partai final turnamen Grand Slam, dua petenis putri ini juga telah memecahkan rekor baru di pentas tenis profesional. Jabeur tercatat menjadi perempuan Muslim Arab dan Tunisia pertama yang tampil di partai final Grand Slam.

 

Rekor serupa juga ditorehkan Rybakina. Petenis berusia 23 tahun itu menjadi atlet tenis pertama yang mewakili Kazakhstan di laga puncak di turnamen Grand Slam. Rybakina pun memecahkan rekor sebagai finalis termuda Wimbledon sejak Garbine Muguruza tampil di partai final Wimbledon saat berusia 21 tahun pada 2015.

Sementara itu, dalam usia 27 tahun, Jabeur menjadi finalis tunggal putri Wimbledon sejak Nathalie Tauziat pada 1998. Kini, kedua petenis putri ini akan melakoni laga terbesar di sepanjang kariernya, tepatnya saat berduel di partai final satu dari empat turnamen paling bergengsi di pentas tenis profesional.

Selain faktor usia dan pengalaman, Jabeur lebih diunggulkan karena menempati peringkat lebih tinggi dari Rybakina. Begitu pula dengan status unggulan yang dimiliki oleh Jabeur.

Datang ke Wimbledon 2022 dengan menggenggam peringkat kedua dunia, Jabeur menempati unggulan ketiga di Wimbledon 2022. Tidak hanya itu, Jabeur juga berada dalam tren performa apik saat tampil di lapangan rumput.

Perempat finalis Wimbledon tahun lalu itu tidak pernah menelan kekalahan dalam 11 laga terakhir di atas permukaan rumput. Jabeur terus mendekati rekor kemenangan beruntun milik Maria Sharapova dan Serena Williams saat berlaga di lapangan rumput.

Pada sepanjang WTA musim ini, Jabeur pun mengaku telah mempersiapkan diri untuk bisa tampil apik di Wimbledon 2022, termasuk dengan mencari ritme permainan terbaik saat tampil di lapangan rumput. Tersingkir di babak perempat final pada tahun lalu, Jabeur bertekad membayar kekecewaan itu pada tahun ini.

''Saat kalah di perempat final, saya bertekad kembali ke sini dan meraih gelar juara pada tahun berikutnya. Itu sudah menjadi target utama saya sejak awal musim ini, bahkan sejak tahun lalu. Saya begitu menyukai energi dan atmosfer di turnamen ini,'' ujar Jabeur, seperti dilansir Tennisworldusa, Jumat (8/7).

Di sisi lain, Rybakina tampil mengejutkan di partai semifinal. Petenis kelahiran Moskow, Rusia, itu sukses menyingkirkan salah satu kandidat kuat juara Wimbledon 2022, Simona Halep. Tidak tanggung-tanggung, Rybakina menuntaskan perlawanan juara Wimbledon 2019 dengan dua set langsung, 6-3 dan 6-3.

Rybakina pun mendapatkan momentum yang tepat dalam menatap laga final Wimbledon 2022. Namun, ia juga sadar dengan kualitas yang dimiliki Jabeur. Terlebih, di tiga pertemuan terakhir dengan Jabeur, Rybakina menelan dua kekalahan.

Kendati begitu, petenis peringkat ke-23 dunia itu berusaha untuk melepas tekanan di laga kontra Jabeur dan menikmati setiap momen tampil di partai final Grand Slam pertamanya.

photo
Petenis Jerman Tatjana Maria berlaga di semi final Wimbledon 2022 saat melawan Ons Jabeur dari Tunisia di Wimbledon, Inggris, Kamis (7/72022). - (EPA-EFE/NEIL HALL )

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Jabeur Melewati Batas

Sebagai atlet Muslim, Jabeur mengaku ada beberapa hal yang menghambatnya.

SELENGKAPNYA

Bola Liar Rumor Kepindahan Ronaldo

Tekanan justru datang dari pelatih anyar Man United, Erik ten Hag.

SELENGKAPNYA