Warga membeli bawang merah saat kegiatan Gelar Bawang dan Cabai Merah di halaman Toko Tani Indonesia Center, Jakarta, Ahad (19/6/2022). | Republika/Thoudy Badai

Ekonomi

20 Jun 2022, 13:47 WIB

Harga Cabai dan Bawang tak Kunjung Turun

Curah hujan di sentra produksi bawang merah dan cabai di atas rata-rata normal.

 

JAKARTA -- Harga cabai dan bawang merah belum mengalami tren penurunan. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meminta pemerintah segera mengambil langkah intervensi agar lonjakan harga tidak semakin tinggi jelang perayaan Idul Adha.

"Cabai rawit merah memang mengalami kenaikan yang cukup fantastis dari Rp 70 ribu sampai Rp 120 ribu. Ini harus segera diantisipasi sehingga lonjakannya tidak terlalu tinggi jelang kenaikan permintaan nanti pada Idul Adha," ungkap Ketua Umum Ikappi Abdullah Mansuri kepada Republika, Ahad (19/6).

Abdullah mengatakan, peningkatan harga terjadi karena ada gagal panen di sentra produksi. Untuk komoditas cabai, ujarnya, hasil produksi pun tidak baik karena terjadi cacat produksi akibat penyakit.

"Seperti ada hitam-hitam jamur di cabainya," ungkap Abdullah.

photo
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat meninjau kegiatan Gelar Bawang dan Cabai Merah di halaman Toko Tani Indonesia Center, Jakarta, Ahad (19/6/2022). Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar pasar murah yang menyediakan aneka jenis bawang dan cabai merah dengan harga yang murah sebagai upaya stabilisasi pasokan bawang dan cabai merah. - (Republika/Thoudy Badai)

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi bawang dan cabai nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. Meski begitu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto mengakui, terdapat gangguan produksi terutama di dataran rendah karena anomali cuaca. Prihasto menyampaikan, curah hujan di sentra produksi bawang merah dan cabai di atas rata-rata keadaan normal.

Untuk menekan harga, Kementan mengadakan gelar bawang dan cabai murah di Toko Tani Indonesia Center, Jakarta. Prihasto menyatakan, program itu didukung hasil panen dari food estate atau kawasan penyangga pangan yang sudah beroperasi.

Sebanyak 15 ton bawang merah dan 1,2 ton cabai disiapkan dalam agenda tersebut. "Pada kesempatan ini selain menjual pangan murah, kita juga membagikan benih cabai untuk masyarakat. Ini agar bisa menanam di lahan pekarangan mereka," ujarnya.

photo
Pedagang menata cabai merah yang dijajakan di pasar tradisional Lambaro, Aceh Besar, Aceh, Jumat (17/6/2022). Petugas Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh menyebutkan kenaikan harga cabai merah dari Rp 35 ribu hingga Rp 90 ribu lebih per kilogram sejak beberapa pekan terakhir disebabkan faktor cuaca kemarau dan angin kencang yang menyebabkan hasil panen kurang maksimal sehingga pasokan dari berbagai daerah menjadi berkurang. - (ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/foc.)

Ia melanjutkan, dalam kegiatan APBN 2022, Kementan pun akan mengadakan Program Fasilitasi Benih Cabai yang disiapkan secara masif untuk lahan seluas 1.600 hektare (ha). Hal ini dilakukan untuk memperkuat stabilitas harga ke depan.

"Perluasan 1.600 hektare itu nanti daerah-daerah yang usulkan. Jadi, sentra-sentra produksi cabai yang saat ini mulai menurun, mereka usulkan ke Kementan, nanti kita tindak lanjuti," tutur Prihasto.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan, stabilisasi harga cabai serta berbagai bahan pangan bukan tugas Kementan. Ia melanjutkan, tugas Kementan yakni memastikan produksi sejumlah komoditas meliputi cabai, bawang, dan lainnya cukup.

"Harga cabai dan lain-lain naik itu bukan tugas Kementan. Tugas saya produksinya ada atau tidak," ujar Syahrul.

photo
Pedagang melayani pembeli bawang merah di pasar tradisional Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/6/2022). Menurut pedagang, harga bawang merah melonjak dari Rp32.000 per kilogram menjadi Rp60.000 per kilogram yang dipicu sedikitnya pasokan dan persediaan bawang merah lokal. - (ANTARA FOTO/Rahmad)

Syahrul menuturkan, program distribusi bawang dan cabai murah dari Kementan diadakan untuk membantu masyarakat. Dia berharap, kegiatan itu bisa digelar pula di berbagai daerah. Khusus di Ibu Kota, ia berencana mengadakan kegiatan tersebut di lima titik lokasi.

"Kita akan buat di lima titik pelayanan daripada harganya bergejolak," ujarnya.

Petani bawang merah di Temanggung, Jawa Tengah, menyatakan, produksi bawang merah terus meningkat. Ketua Kelompok Tani Agrapana Jaya, Siswanto mengatakan, produksi akan terus meningkat hingga bulan depan seiring masuknya musim panen.

"Ada 13 kelompok tani yang akan panen pada Juli 2022. Saat ini beberapa kelompok tani pun sudah panen," ujar Siswanto.

photo
Pedagang menimbang bawang merah di Pasar Remu, Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (18/5/2022). Harga bawang merah di Kota Sorong mengalami kenaikan dari Rp45 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram akibat kelangkaan bawang merah di daerah tersebut yang disebabkan keterlambatan muatan kapal laut dari daerah asal yaitu Makasar dan Surabaya. - (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/wsj.)

Ia mengungkapkan, diperkirakan panen tersebut akan menghasilkan sekitar 12 sampai 18 ton bawang merah per hari. Ia mengakui, hujan yang terjadi mengganggu proses penjemuran. Meski begitu, petani melakukan sejumlah strategi untuk bisa mengeringkan bawang.

"Terganggu di (proses) penjemuran karena kami di daerah pegunungan kurang panas. Kami siasati karena penyusutan lebih tinggi setiap musim hujan," ujar Siswanto.

Dia menyampaikan, saat ini hasil panen para petani Temanggung didistribusikan ke berbagai daerah, seperti Yogyakarta, Jakarta, Medan, dan Riau melalui offtaker. Hal itu karena stok bawang merah di Temanggung justru berlebih atau surplus. Siswanto menjelaskan, harga bawang merah di Temanggung cenderung stabil dengan rata-rata sekitar Rp 30 ribu per kilogram.


Benarkah Thomas Jefferson Muslim?

Jefferson maupun Obama keduanya sering mengutip ayat di dalam mengemukakan argumentasi politik.

SELENGKAPNYA

Perspektif Wafat di Baqi’

Tidak ada petunjuk mengenai identitas penghuni Baqi’. Kami hanya tahu dari sirah bahwa Baqi’ dihuni oleh manusia-manusia istimewa.

SELENGKAPNYA

‘Kita Menang Pertandingan, Tapi Kalah dalam Kehidupan’

PSSI mengambil tindakan dengan melakukan penyelidikan atas meninggalnya dua korban.

SELENGKAPNYA
×