Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan Pidato Politik pada pembukaan Rakernas Partai NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (15/6/2022). | Prayogi/Republika.

Nasional

Anies, Ganjar, Andika Jadi Bakal Capres Nasdem

Tiga nama bakal capres usulan Nasdem adalah Anies Baswedan, Andika Perkasa, Ganjar Pranowo.

JAKARTA -- Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengumumkan tiga nama bakal calon presiden (capres) hasil rapat kerja nasional (Rakernas). Ketiga nama tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Pertama, Anies Rasyid Baswedan. Kedua, Muhammad Andika Perkasa. Ketiga, Ganjar Pranowo," ujar Surya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (17/6).

Ketiga nama tersebut berada dalam amplop tersegel berwarna biru dengan logo Partai Nasdem. Amplop tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Rakernas Partai Nasdem Prananda Surya Paloh kepada Surya.

Dalam pidatonya, Surya menjelaskan bahwa nama tersebut memiliki kualifikasi yang sama. Urutan yang ia sebutkan bukan berarti nama tersebut menunjukkan peringkat. "Tiga nama ini adalah pilihan saudara-saudara, pilihan rakernas. Nilainya sama bagi saya sebagai ketua umum," ujar Surya.

Pada Kamis (16/6), Partai Nasdem menyelesaikan sidang pleno pertama dengan agenda mendengarkan usulan calon presiden dari 34 DPW. Hasilnya, nama Anies Baswedan paling banyak diusulkan oleh DPW Partai Nasdem seluruh Indonesia. Hanya dua provinsi yang tidak mengusulkan Anies, yaitu DPW Papua Barat dan DPW Kalimantan Timur. Sementara 32 DPW lainnya mengusulkan Anies sebagai capres.

Nama Andika sedianya tak masuk tiga besar yang paling banyak diajukan oleh DPW. Setelah Anies dan Ganjar, nama yang paling banyak diajukan sedianya Menteri BUMN Erick Thohir yang diusulkan oleh 16 DPW. Setelah itu baru Andika Perkasa, KASAD Jenderal Dudung Abdurahman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Sejumlah DPW juga mengusulkan kader internal Partai Nasdem seperti Rachmat Gobel yang diusulkan oleh 11 DPW. Kemudian ada juga Ahmad Sahroni, Lestari Moerdijat, Prananda Surya Paloh, Syahrul Yasin Limpo, dan Viktor Laiskodat yang diusulkan sejumlah DPW Partai Nasdem. Hanya DPW Kalimantan Tengah yang usulkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sebagai capres.

Di akhir forum, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate menyebut penentuan  capres tidak dilakukan dengan sistem voting, melainkan hak prerogatif Surya Paloh sebagai ketua umum. Banyaknya jumlah usulan DPW tidak juga menentukan capres mana yang akan diusung Partai Nasdem di Pilpres 2024. 

photo
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan sambutan sebelum kuliah umum yang disampaikan oleh Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dalam Rakernas Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022). Dalam kesempatan tersebut Mahathir membicarakan soal kepemimpinan nasional, yang salah satunya adalah seorang pemimpin harus memperhatikan rakyat.Prayogi/Republika - (Prayogi/Republika. )

Sekretaris Steering Committee (SC) Rakernas Partai Nasdem, Willy Aditya berharap, tiga nama yang telah diserahkan kepada Surya Paloh akan mengerucut menjadi satu nama capres pada akhir tahun ini. "Kita serahkan kepada Pak Surya, biar Pak Surya yang berkontemplasi untuk memutuskan satu nama. Kapan saatnya akan dilakukan, semoga sebelum akhir tahun sudah ada satu nama," ujar Willy.

Menurut Willy, Partai Nasdem baru mengantongi setengah tiket untuk mengusung capres di Pilpres 2024. Pasalnya, partainya belum memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen.

"Kami akan ta’aruf, kami akan bangun kesepahaman dengan partai-partai lain dengan tiga nama ini. Siapa yang kira-kira mereka akan cocok, atas dasar itulah kemudian koalisi dibangun," ujar Willy.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali menambahkan, partainya tak merasa sendiri ketika tak dikaitkan dengan partai lain dalam penjajakan koalisi untuk Pilpres 2024. Pasalnya, pihaknya baru akan menjalin komunikasi dengan partai lain usai pelaksanaan Rakernas Partai Nasdem.

photo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai memberikan sambutan pada Milad ke-20 PKS di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (29/5/2022). Dalam acara itu, nama Anies juga bergaung sebagai bakal calon presiden. - (Republika/Putra M. Akbar)

"Nasdem tidak akan pernah merasa ditinggalkan oleh partai lain," ujar Ali. Komunikasi dengan partai lain akan dilakukan sembari menawarkan tiga nama bakal capres hasil rakernas pada Jumat malam. Ia yakin, ketiga nama tersebut menjadi daya tawar bagi partai lain untuk berkoalisi dengan Partai Nasdem.

"Kita baru memutuskan nama-nama yang kemudian akan direkomendasikan, bisa jadi dari nama-nama yang kita rekomendasikan di rakernas Ini. Ini menjadi sebuah tawaran yang menarik dari beberapa partai yang sedang melakukan koalisi ," ujar Ali.

Diketahui, saat ini sudah ada satu kerja sama politik yang resmi terbentuk untuk Pilpres 2024. Pertama, Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri oleh Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan.

Kemudian, terdapat wacana koalisi semut merah yang terdiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Lalu, terdapat kabar bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang digadang-gadang akan berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk Pilpres 2024. 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Amal Tersembunyi

Bagaimana dengan kita? Adakah amalan tersembunyi yang cukup hanya diri dan Allah yang tahu?

SELENGKAPNYA

Salam untuk Rasulullah 

Sejumlah riwayat menyebutkan, barang siapa rajin berziarah ke makam Muhammad SAW pasti akan mendapat syafaatnya.

SELENGKAPNYA

Subvarian Covid-19 Lebih Mudah Menular

Pemerintah meminta pelonggaran masker di tempat terbuka jangan disalahartikan.

SELENGKAPNYA