Cover Dialog Jumat 13 Mei 2022. Kebut Persiapan Haji. | Republika/Thoudy Badai

Laporan Utama

22 May 2022, 09:46 WIB

Kebut Persiapan Haji

Waktu persiapan haji terbilang singkat, persiapan haji dimatangkan.

OLEH ANDRIAN SAPUTRA

Kurang dari sebulan jamaah haji RI kloter 1 akan diberangkatkan. Dengan jadwal pemberangkatan pada 4 Juni 2022, tentunya pemerintah harus mengebut semua persiapan haji  dalam waktu singkat. Meski terbilang mepet, umat masih berharap agar semua elemen dari hal makro hingga perihal teknis bisa disiapkan sebaik mungkin. Semua demi keselamatan dan kenyamanan para jamaah.

Matangkan Persiapan Haji

Pemerintah tengah mematangkan persiapan pemberangkatan calon jamaah haji (calhaj) RI ke Tanah Suci yang akani dimulai 4 Juni mendatang. Tahun ini Indonesia memperoleh kuota haji sebanyak 100.051. Terdiri dari 92.825 kuota jamaah haji reguler dan 7.226 kuota jamaah haji khusus. Ini sekaligus menjadi pemberangkatan perdana calhaj Indonesia setelah tertunda karena pandemi Covid-19 sejak 2020. 

Waktu persiapan layanan bagi calhaj pun terbilang singkat mengingat Saudi baru mengumumkan kepastian kuota bagi Indonesia pada pertengahan April lalu. Karena itu pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama mempercepat proses finalisasi penyiapan layanan bagi calhaj Indonesia.

Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief mengatakan, ada dua kategori layanan bagi calhaj, yakni layanan dalam negeri dan layanan luar negeri atau layanan bagi jamaah selama berada di Arab Saudi. Ia mengatakan, selama di dalam negeri calhaj akan mendapatkan layanan mulai dari pemberkasan hingga layanan keberangkatan dan kepulangan di asrama haji.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (republikaonline)

Layanan di dalam negeri telah dimulai dengan pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bersama Komisi VIII DPR hingga terbitnya keputusan presiden. Selanjutnya, Ditjen PHU mengidentifikasi jamaah yang berhak berangkat sesuai dengan jumlah kuota yang telah ditetapkan Arab Saudi.

Kemenag pun telah menerbitkan surat keputusan daftar nama jamaah haji reguler yang berhak berangkat haji tahun ini. SK tersebut juga telah didistribusikan ke setiap Kanwil Kemenag Provinsi. “Selanjutnya, jamaah yang telah ditetapkan berhak berangkat, bisa segera melakukan konfirmasi keberangkatan ke bank tempat jemaah mendaftar,” kata Hilman dalam siaran pers beberapa hari lalu. 

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan saat ini pihaknya sedang finalisasi proses kontrak kerja sama dengan maskapai yang akan memberangkatkan dan memulangkan jamaah. Ada dua maskapai yang akan digunakan yakni Garuda Indonesia dan Saudi Airlines.

Koordinasi pun dilakukan dengan berbagai stakeholder mulai dari Kemenhub, Kemenkes, Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 dan pemerintah daerah terkait. 

Saiful mengaku telah melakukan proses sterilisasi asrama yang akan digunakan sebagai tempat pemberangkatan jamaah. Di antara layanan yang disiapkan adalah fasilitas penginapan 1x24 jam, pemeriksaan akhir kesehatan, pemberian gelang identitas, pemberian paspor, pemberian living cost (uang saku), serta pemantapan manasik haji.

Saiful juga mengatakan, sebelum berangkat jamaah akan mendapat layanan konsumsi tiga kali makan dan dua kali snack. Begitu pun saat kembali dari Arab Saudi, jamaah akan mendapatkan satu kali makan ringan. Ia mengungkapkan, jamaah haji reguler terbagi 241 kloter dan diperkirakan akan diberangkatkan dalam 236 penerbangan. 

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Layanan Haji Luar Negeri M. Subhan Cholid memastikan seluruh layanan bagi jamaah selama berada di Arab Saudi tengah dalam penyelesaian kontrak. Layanan tersebut meliputi akomodasi Makkah dan Madinah, konsumsi Madinah, Makkah, Armina, dan Bandara Jeddah, transportasi antar kota, shalawat, dan masyair.

photo
Sejumlah calon jamaah haji diperiksa kesehatannya sebelum disuntik vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Selasa (8/2/2022). Sebanyak 1.500 calon jamaah haji asal Kota Bandung menjalani vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) sebagai persiapan dan prasyarat keberangkatan ibadah haji ke Arab Saudi. Foto: Republika/Abdan Syakura - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Layanan akomodasi disiapkan mengacu pada standar kualitas hotel, jarak ke Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, wilayah, harga, serta kemudahan akses transportasi bus shalawat (khusus di Makkah), dan distribusi katering.

Dia menjelaskan, selama di Makkah, hotel bagi jamaah haji Indonesia dibagi lima wilayah yakni Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Jarwal dan Misfalah. Penempatan jamaah haji di Makkah dilakukan dengan sistem zonasi berdasarkan asal embarkasi. 

Di Madinah, hotel bagi jamaah terdapat di Markaziyah atau kawasan terdekat dari Masjid Nabawi. Di antaranya berada di Syimaliyah, Janubiyah, dan Gharbiyah.

Di hotel juga disiapkan air mineral dalam kemasan botol satu liter per hari untuk tiap jamaah, handuk, selimut, peralatan mandi, mesin cuci, dan fasilitas pergantian sprei dan sarung bantal. Selain itu, hotel akan menyiapkan air zamzam dalam kemasan galon (dispenser). Hotel juga menyiapkan petugas angkut koper sampai kamar jamaah, petugas kebersihan, dan petugas keamanan.

photo
Sejumlah calon jemaah haji berlatih melakukan tawaf saat mengikuti pembinaan dan simulasi tata cara praktek manasik haji di Islamic Center, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (11/5/2022). Menjelang musim haji, sejumlah calon haji dibekali pemahaman dan kegiatan praktek tentang tata cara ketertiban dalam pelaksanaan ibadah haji sebelum diberangkatkan ke tanah suci. - (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Untuk layanan konsumsi, Subhan memastikan jamaah akan mendapatkan makanan penuh tiga kali sehari selama berada di Arab Saudi. Jamaah haji akan mendapatkan layanan makan maksimal 119 kali. Sebanyak 75 kali layanan konsumsi di Makkah, 27 kali di Madinah, 16 kali di Arafah, Mina, Muzdalifah atau Armuzna.

Layanan ini termasuk satu paket makanan ringan di Muzdalifah serta satu kali makan di Bandara Jeddah saat kedatangan atau kepulangan. Jamaah juga mendapat kelengkapan konsumsi di Makkah, Madinah, dan Armuzna berupa kopi, teh, dan lainnya.

Ketiga, layanan transportasi. Untuk mobilitas jamaah, Subhan mengatakan pihaknya juga menyiapkan tiga jenis layanan transportasi darat. Pertama, layanan angkutan antarkota. Bagi jamaah yang berangkat pada gelombang pertama, rute layanan ini adalah dari Bandara Madinah, Madinah, Makkah, dan Bandara Jeddah.

Sedangkan untuk jamaah gelombang kedua, rutenya dari Bandara Jeddah, Makkah, Madinah, lalu Bandara Madinah. Untuk kenyamanan, jamaah juga disiapkan bus spesifikasi buatan tahun 2017-2021.

Kedua, layanan angkutan Shalawat. Bus ini akan memberikan layanan 24 jam selama jamaah ada di Kota Makkah. Bus akan mengantar jamaah dari hotel ke Masjidil Haram dan kembali ke hotel. Ada lima rute yang telah disiapkan, yaitu Mahbasjin Bab Ali, Syisyah-Syieb Amir, Raudhah-Syieb Amir, Jarwal-Syieb Amir, dan Misfalah-Jiad. 

"Untuk memudahkan jamaah, Kemenag juga siapkan halte bus pada tempat strategis di depan hotel sehingga mudah dijangkau. Kami siapkan petugas di setiap halte dan juga di setiap terminal terdekat Masjidil Haram. Ada juga call center pengaduan," kata Subhan.

Ketiga, layanan angkutan Masyair. Bus akan melayani jamaah pada fase puncak haji di Makkah. Jamaah jelang wukuf akan diberangkatkan dari hotel masing-masing menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Subhan mengatakan, khusus di Armuzna, penyediaan bus terpusat dan menjadi tanggung jawab Pemerintah Arab Saudi.


Video Baru Gambarkan Insiden Abu Akleh

Polisi Militer Israel menyatakan tidak berencana menginvestigasi penembakan Abu Akleh.

SELENGKAPNYA

Horta: Timor Leste Lebih Dekat dengan Cina

Horta ingin memasukkan Timor Leste menjadi anggota ke-11 ASEAN dalam waktu dua tahun.

SELENGKAPNYA
×