Karyawati Bank Syariah Indonesia (BSI) menghitung uang rupiah di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Daud Beureueh, Banda Aceh, Aceh, Jumat (21/1/2022). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pertumbuhan kredit perbankan tahun 2022 sebesar 7,5 persen yaitu leb | ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Ekonomi

12 May 2022, 12:09 WIB

BSI Kembangkan Layanan Open Banking

Inovasi digital menjadi salah satu strategi yang terus dibangun BSI untuk mempercepat inklusi perbankan syariah.

JAKARTA -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkolaborasi dengan Ayoconnect dalam pengembangan solusi berbasis teknologi open banking. Kerja sama tersebut bertujuan mengoptimalkan percepatan inklusi perbankan syariah di Indonesia dan dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman mengenai layanan API open banking.

Direktur Information Technology BSI Achmad Syafii mengatakan, sinergi ini dibangun atas kesepakatan untuk menghadirkan solusi finansial yang aman, cepat, dan berkelas global. BSI telah memiliki layanan open banking dengan konsep bank as a service (BaaS) dan akan diperluas melalui jaringan yang dimiliki oleh Ayoconnect.

"Penjajakan kerja sama antara BSI dan Ayoconnect ini nantinya akan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat yang ingin menikmati layanan BSI dengan aman, mudah, dan cepat melalui sistem yang terintegrasi API dan terdaftar resmi di OJK," kata Syafii, Rabu (11/5).

Inovasi digital menjadi salah satu strategi yang terus dibangun BSI untuk mempercepat inklusi perbankan syariah. Adanya kerja sama ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menjadikan bank syariah sebagai pilihan solusi finansial.

Syafii menambahkan, BSI berupaya mempercepat akselerasi digital dan pengembangan ekosistem syariah melalui open banking. Nantinya, Ayoconnect sebagai platform keuangan terbuka pengembang solusi berbasis teknologi open banking dapat mempercepat pertumbuhan inklusi ekonomi syariah melalui integrasi sistem BSI.

"Kolaborasi ini juga dapat mendorong lebih banyak lagi Muslimpreneur untuk memanfaatkan layanan BSI melalui API open banking ini," katanya.

Sebagai contoh, dalam waktu dekat melalui pemanfaatan ekosistem open banking Ayoconnect, nasabah BSI dapat menikmati fitur direct debit. Fitur tersebut memungkinkan nasabah BSI melakukan pembayaran daring melalui pendebitan dana langsung dari rekening BSI. Syafii mengatakan, adanya pengembangan solusi open banking juga akan diaplikasikan dalam BSI Mobile.

Layanan digital BSI terus mengalami peningkatan hingga akhir kuartal I 2022. Jumlah pengguna mobile banking BSI hingga Maret 2022 mencapai 3,77 juta pengguna atau naik 124 persen. BSI juga mencatat transaksi mobile banking mencapai 55,11 juta transaksi dengan volume mencapai Rp 71,29 triliun. Angka itu meningkat masing-masing sebesar 276 persen dan 311,94 persen.

COO Ayoconnect Chiragh Kirpalani mengatakan, kerja sama strategis yang terjalin merupakan salah satu upaya untuk mendukung BSI dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia melalui perbankan syariah. Ia juga berkomitmen akan terus menggandeng lebih banyak institusi finansial dalam berinovasi dan membangun infrastruktur teknologi finansial. Hal tersebut sebagai salah satu pilar pendukung demi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

"Kami harap hadirnya berbagai fitur baru yang terbentuk berkat kerja sama ini dapat menjadikan BSI sebagai financial solution sharia bank yang amanah dalam membantu nasabah melakukan transaksi yang mudah dan aman," katanya.


BSI Gandeng BPN Sosialisasikan Perubahan Nama

BSI telah melakukan proses perubahan nama kreditur sejak awal merger pada awal 2021.

SELENGKAPNYA

Operasi Yustisi Ditiadakan, Pendatang Hanya Didata 

Pendataan pendatang dilakukan lewat administrasi kependudukan secara berjenjang mulai dari RT.

SELENGKAPNYA

Jaga Thomas, Rebut Uber

Ginting menjadi satu-satunya pemain yang belum pernah menyumbangkan poin dalam dua pertandingan yang sudah dia mainkan.

SELENGKAPNYA
×