Biskita Trans Pakuan menunggu penumpang di Jalan Mayor Oking, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (24/1). Biskita Trans Pakuan kembali beroperasi masih dengan tarif gratis pada hari ini setelah diberhentikan sementara untuk dilakukan evaluasi oleh Badan Pengelo | Republika/Putra M. Akbar

Bodetabek

Biskita Trans Pakuan Bogor Bukan Cari Untung

Biskita Trans Pakuan Bogor dimaksudkan untuk melayani masyarakat.

BOGOR --  Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan layanan buy the service (BTS) Biskita Trans Pakuan bukan untuk mencari untung, melainkan melayani publik dengan sistem subsidi biaya perjalanan.

"Banyak yang tidak paham tentang ini. Kita satu mindset dulu tentang ini, untuk melayani publik," ujarnya kepada ANTARA di Pasen Sri Bima Balai Kota Bogor.

Dengan sistem kerja sama operasional (KSO) antara Pemerintah Kota Bogor diwakili operasionalnya oleh Perumda Trans Pakuan dengan Koperasi Duta Jasa Angkutan Mandiri (Kojari) akan mendapatkan subsidi pemerintah pusat untuk perjalanan bus dengan sistem BTS.

Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan memberikan subsidi tersebut melalui perhitungan rjumlah perjalanan bus dalam satu rute koridor yang ditentukan.

Pemerintah Kota Bogor, kata Bima, maupun perusahaan pengelola angkutan bus Biskita Transpakuan yang terdiri dari Perumda Trans Pakuan dan Kojari tidak mendapatkan subsidi berupa anggaran tertentu.

Subsidi perjalanan yang dilakukan akan dibayarkan setelah bus beroperasi dengan target ritase yang ditentukan melalui e-katalog setiap hari. "Jadi yang bertanya untung tidak paham soal ini," ujarnya.

Bima Arya meminta media massa ikut menyosialisasikan capaian Biskita Trans Pakuan yang telah berhasil meraih peminat penumpang bukan hanya untuk jalan-jalan melainkan juga berangkat dan pulang kerja.

Cita-cita Kota Bogor untuk membebaskan area perkotaan dari angkutan kota (angkot) yang memadati jalan raya selama ini, sedikit-demi sedikit salah satunya dilakukan dengan cara konversi tiga angkot menjadi satu bus Biskita Trans Pakuan atau 3:1. Kini muat penumpang Biskita Trans Pakuan telah mencapai 50 persen lebih setiap harinya dan masih digratiskan.

"Dari load factor (muat penumpang) menunjukkan terus ada peningkatan, khususnya di jam pagi dan sore hari, sehingga ini positif," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Kota Bogor mempertanyakan sejumlah status Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) yang kini dalam proses menjadi Perumda Trans Pakuan dengan memanggil direktur perusahaan tersebut Lies Permana Lestari sebanyak dua kali.

Rapat terbatas yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Edi Darmawansyah menyatakan dewan ingin mengetahui bentuk kerja sama dan pembagian hasil antara PDJT dan Kojari yang sebelumnya dikabarkan konsorsium atau pembiayaan bersama beberapa perusahaan.Mereka juga sempat mempertanyakan mengenai siapa yang akan bertanggung jawab terhadap tunggakan sejumlah pembayaran periode sebelumnya dari PDJT.

Mengundurkan diri 

Direktur Perumda Trans Pakuan Kota Bogor, Lies Permana Lestari, mengundurkan diri dari jabatannya. Alasan Lies mengundurkan diri ialah alasan pribadi dan pertimbangan keluarga.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengatakan, bos transportasi massal Biskita Transpakuan ini sudah menyampaikan permohonan pengunduran dirinya sejak sekitar sebulan lalu. 

“Jadi sekitar sebulan lalu Bu Lies sampaikan permohonannya untuk mengundurkan diri karena alasan pribadi dan keluarga. Setelah berdialog cukup lama dengan Bu Lies saya bisa memahami, bisa menerima,” kata Bima Arya kepada Republika, Selasa (10/5). 

Lies sendiri dilantik pada 2 Desember 2021, ketika saat itu Perumda Trans Pakuan masih bernama Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT). Tepat satu bulan setelah transportasi massal Biskita Transpakuan mengaspal di Kota Bogor.

Kendati demikian, Bima meminta Lies menyelesaikan tugasnya dalam menjalankan transportasi massal Biskita Transpakuan, serta berkoordinasi dengan pengawas. 

Capaian dari transportasi massal Biskita Transpakuan di Kota Bogor dinilai berjalan sangat baik. Menurut Bima, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor juga menilai kinerja direktur yang baru menjabat selama lima bulan itu, bekerja dengan baik.

“Capaiannya jelas, program Biskita Transpakuan dikawal oleh Bu Lies dengan sangat baik sehingga terbaik di Indonesia. Ini data-data menunjukkan seperti itu,” tutur Bima Arya.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Bagaimana Adab dalam Hubungan LDR Pasangan Suami-Istri?

Terdapat adab dan penyikapan dalam hubungan LDR pasangan yang berkeluarga.

SELENGKAPNYA

Taqabbalallahu Minna Waminkum

Ungkapan taqabbalallahu minna wa minkum dianjurkan disampaikan ke sesama Muslim usai Ramadhan.

SELENGKAPNYA

‘Israel Bunuh Jurnalis untuk Bungkam Kebenaran’

Tidak ada konfrontasi antara pejuang Palestina dan tentara Israel sebagaimana yang diklaim pihak Israel.

SELENGKAPNYA