Oni Sahroni | Daan Yahya | Republika

Konsultasi Syariah

12 May 2022, 06:59 WIB

Bagaimana Adab dalam Hubungan LDR Pasangan Suami-Istri?

Terdapat adab dan penyikapan dalam hubungan LDR pasangan yang berkeluarga.

DIASUH OLEH USTAZ DR ONI SAHRONI; Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia

Assalamualaikum wr wb.

Ustaz, saya pegawai di salah satu perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta. Sesuai dengan kebijakan perusahaan, setiap tiga tahun terdapat rolling dan mutasi keliling daerah serta unit di Indonesia. Otomatis, setiap tiga tahun saya pindah tempat tinggal dan ada kalanya anak-anak pindah sekolah. Bagaimana kami menyiasati pendidikan anak-anak yang selalu berganti sekolah serta menyesuaikan dengan lingkungan baru? Bagaimana sikap kami dan adab-adabnya? --Salma-Jakarta

Waalaikumussalaam wr wb.

Fenomena tersebut bisa masuk dalam situasi long distance relationship atau LDR. Artinya, terjadi hubungan pasangan yang secara geografis terpisah satu sama lain. Hal itu bisa terjadi salah satunya akibat kebijakan perusahaan menempatkan pegawainya di tempat tertentu yang jaraknya jauh atau terpisah dengan keluarganya.

Mungkin konsekuensi LDR bagi pegawai yang belum berkeluarga tidak ada masalah berarti. Bahkan, bagi mereka, penugasan ke sejumlah wilayah menjadi hal mengasyikkan karena memperluas wawasan dan pengalaman.

Berbeda halnya dengan LDR bagi pegawai yang sudah berkeluarga dan memiliki anak-anak yang mendapatkan kekosongan peran ayah atau ibu yang tinggal dengan jarak jauh.

Adab dan penyikapan tersebut bisa dijelaskan dari sisi pegawai dan manajemen agar seimbang dan proporsional. Pertama, di antara adab-adab yang menjadi tuntunan bagi pegawai adalah (1) patuh pada aturan dan kebijakan perusahaan karena pegawai dan perusahaan telah terikat dengan perjanjian yang memuat hak dan kewajiban yang harus ditunaikan oleh kedua belah pihak.

Misalnya, jika perusahaan memutuskan menunjuk Fulan menjadi kepala cabang di luar kota, maka prinsipnya Fulan perlu mengikuti kebijakan tersebut dan menyiapkan diri untuk tugas baru tersebut. Sebagaimana firman Allah SWT, "Hai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad itu ... (QS al-Maidah: 1)

(2) Jika ada pilihan-pilihan maka pilihlah pilihan terbaik bagi perusahaan dan keluarga. Hal itu sebagaimana kaidah-kaidah dalam fikih muwazanah untuk memilih pilihan-pilihan yang minim risikonya.

Lazimnya, tidak ada pilihan ideal. Jika ada pilihan realistis dengan keluarga ikut serta di tempat bekerja yang baru maka itu menjadi pilihan utama jika lebih maslahat untuk keluarga dan perusahaan.

(3) Menyelesaikan urusan domestik keluarga dengan menyediakan alternatif solusi kondisi tempat yang berjauhan dengan istri/suami dan anak-anak. Dalam kondisi LDR, perlu disiapkan riayah keluarga dan kebutuhan pendidikan anak.

Misalnya, kesiapan dan persetujuan istri atau suami dengan penempatan tersebut karena mereka yang akan diberikan amanah untuk menjaga keluarga dan mengurus pendidikan anak.

Kedua, adab sebagai manajemen perusahaan. Keputusan LDR bagi pegawai dan penempatannya itu harus telah mempertimbangkan tanggung jawab pegawai akan keluarganya. Perusahaan juga perlu mencantumkan klausul seputar mutasi dan penugasan ke wilayah tersebut dalam perjanjian kerja agar menjadi pertimbangan bagi pegawai yang ingin bergabung dan menjadi referensi yang harus dipatuhi.

Misalnya, perusahaan menyediakan biaya yang cukup dan standar untuk kebutuhan tempat tinggal, biaya pendidikan anak-anak, dan biaya kebutuhan mendasar lainnya. Pada saat yang sama, terdapat kewajiban memenuhi hak-hak keluarga, termasuk anak-anak (bagi yang memiliki anak).

Hal ini sebagaimana hadis dari Ibnu Umar RA, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, "Setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya ... (HR Muslim).

Wallahu a'lam. ';

Taqabbalallahu Minna Waminkum

Ungkapan taqabbalallahu minna wa minkum dianjurkan disampaikan ke sesama Muslim usai Ramadhan.

SELENGKAPNYA

‘Israel Bunuh Jurnalis untuk Bungkam Kebenaran’

Tidak ada konfrontasi antara pejuang Palestina dan tentara Israel sebagaimana yang diklaim pihak Israel.

SELENGKAPNYA

Pendidikan Keluarga

Kembali menengok pendidikan keluarga adalah ikhtiar penting dalam mendidik anak-anak Indonesia.

SELENGKAPNYA
×