Suasana pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (9/3/2022). Berdasarkan laporan mingguan ke-131 dari PT Jakarta Propertindo mencatat bahwa progres realisasi pembangunan stadion yang diproyeksikan ber | ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Jakarta

21 Apr 2022, 12:36 WIB

Babak Baru, Menanti JIS Lampaui Seremoni

JIS akan menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta.

Blaugrana muda melepas skor kacamata dan unggul 1-0 atas Atletico Madrid dalam turnamen Internasional Youth Championship (IYC) 2022 di Jakarta International Stadium (JIS) Papanggo, Jakarta Utara, Selasa (19/4) malam.

Sorak-sorai terhadap tim Spanyol yang diekspor ke Indonesia itu membuncah, menjadi penanda jika JIS memang layak menjadi tempat hiburan masyarakat Jakarta dan Indonesia ke depannya.

Laga Barcelona dan Atletico Madrid itu memang menjadi rangkaian soft launching JIS sebelum akhirnya segera diresmikan. Namun, kini saat rangkaian launching dimulai, masyarakat Jakarta menanti babak baru. Warga DKI menanti potensi dan torehan sejarah dari stadion kebanggaan yang digadang-gadang menjadi satu di antara yang termegah di dunia itu.

“Lihat dari TV sama berita, JIS luar biasa megah. Tapi, sayang kalau nggak bisa nonton langsung di pembukaan tim Eropa (laga IYC) kemarin,” kata Febi (26 tahun) warga Jakarta Selatan.

Meski demikian, dia menilai, tahap pembangunan JIS hingga hasilnya kini terlihat membuktikan JIS patut dinilai sebagai bangunan megah di DKI. Dia berharap, dengan pembangunan megah stadion itu, bisa membawa nama Jakarta dan sepak bola Indonesia semakin baik. “Kalau sama-sama aja kayak sekarang prestasinya, percuma juga punya stadion gede,” ujarnya.

Warga Jakarta lainnya, Tohari (32), menyambut baik soft launching JIS yang digelar bersamaan final IYC antara Barcelona U-18 vs Atletico Madrid U-18 kemarin malam. Kendati demikian, dia menyayangkan, masyarakat kurang dilibatkan dalam momen bersejarah tersebut.

Nggak bisa ke sana, nggak ada info buat bisa nonton langsung ke JIS. Paling nanti shalat Idul Fitri aja ke sana,” katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jakarta International Stadium (jakintstadium)

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, penyelesaian pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara menjadi satu bukti kebesaran bangsa Indonesia. Menurut dia, dengan adanya JIS saat ini, bisa membantu mempersembahkan karya kolosal di Jakarta kepada dunia. “JIS setara dengan karya terbaik di dunia,” kata Anies saat soft launching JIS.

Dengan adanya pembangunan JIS, semakin menegaskan posisi Jakarta di kancah global. Stadion itu pula, kata Anies, akan mampu memberikan sejarah penting bagi bangsa Indonesia ke depannya. “JIS berdiri menyiapkan negerinya menjadi tempat untuk memunculkan sejarah-sejarah baru berikutnya. Insya Allah,” katanya.

Menurut Anies, JIS dibangun dengan mengejar kerumitan, kecanggihan, serta keahlian yang tinggi. Tak hanya itu, Anies bersesumbar, JIS dibangun dengan semangat mengejar kesempurnaan.

Dalam tahapan akhir pengenalan JIS kepada publik, mantan mendikbud itu mengeklaim, JIS memiliki berbagai rekor dalam bidang konstruksi dan diharapkan menjadi tolak ukur baru yang harus dikejar bangsa dan negara lain. “JIS tidak boleh menjadi beban bagi alam. JIS harus menjadi contoh untuk menopang pelestarian alam,” katanya.

photo
Suasana pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (9/3/2022). Berdasarkan laporan mingguan ke-131 dari PT Jakarta Propertindo mencatat bahwa progres realisasi pembangunan stadion yang diproyeksikan berkapasitas 82.000 penonton itu telah mencapai 98,26 persen. - (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.)

Dia menambahkan, selama pembangunan awalnya, JIS patut berbangga menjadi satu-satunya bangunan stadion yang berpredikat ramah lingkungan (green building) tingkat platinum. Dengan adanya prestasi itu, kata Anies, JIS harus juga menjadi contoh bangunan yang tidak mengorbankan pelestarian alam. Alih-alih demikian, dia berharap JIS menjadi tolok ukur baru bagi bangunan di DKI.

Menilik laporan media asal Inggris, Daily Mail, pada 20 Februari 2021 lalu, JIS memang dinobatkan sebagai 10 stadion termegah di dunia. Dia bersanding dengan Camp Nou, Santiago Bernabeu, New Feyenoord, Della Roma, New San Siro, dan Grand Stade de Casablanca, serta Miami Freedom Park, Lusail Iconic, dan Bramley-Moore Dock. 

photo
Dua warga duduk di tepi Waduk Cincin dengan latar belakang pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (9/3/2022). Berdasarkan laporan mingguan ke-131 dari PT Jakarta Propertindo mencatat bahwa progres realisasi pembangunan stadion yang diproyeksikan berkapasitas 82.000 penonton itu telah mencapai 98,26 persen. - (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.)

JIS memiliki spesifikasi yang mumpuni dengan kapasitas 82 ribu penonton, mengalahkan Camp Nou hingga Old Trafford dan Allianz Arena. Meski diagendakan dibuka pada Maret 2022 lalu, peresmian dan pembukaan JIS hingga April 2022 ini masih dalam rangkaian dan belum pasti kapan diresmikan.

Selain itu, JIS juga memiliki dua lapangan latihan standar internasional. Selain itu, terdapat dua ruangan serbaguna dan empat ruang ganti pemain. Dalam kunjungan Republika beberapa waktu lalu, markas pemain Persija itu juga akan dimanjakan dengan jacuzzi (kolam dengan sistem jet bawah air untuk memijat tubuh—Red) selain fasilitas-fasilitas lainnya.

Stadion dengan masa pembangunan 2,5 tahun itu awalnya diperkirakan selesai akhir 2021. Sayang, pembangunan stadion seluas 22,1 hektare itu sempat tersendat karena pandemi dan lainnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ariza Patria | 6 M (arizapatria)


Muliakan Ramadhan dengan Menuntut Ilmu

Umat hendaknya dapat memilih majelis ilmu yang sesuai dengan kebutuhannya.

SELENGKAPNYA

Ibn Abbas, Bayang-Bayang Rasulullah

Pemikiran Ibn Abbas jernih sehingga mampu merekam seluruh tingkah laku dan perkataan Rasulullah hingga akhir hayat.

SELENGKAPNYA
×