Sejumlah prajurit TNI AL melakukan doa bersama di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) di Jakarta, Senin (28/3/2022). Doa bersama tersebut dilakukan untuk mendoakan dua prajurit Korps Marinir TNI AL yakni Lettu Marinir (Anumerta) Muhammad Ikbal d | ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kisah Dalam Negeri

30 Mar 2022, 03:45 WIB

Gugurnya Lettu Anumerta Muhammad Iqbal yang Dikenal Saleh

Muhammad Iqbal disebut berencana menikah November tahun ini.

Almarhum Letnan Satu (Lettu) Anumerta Marinir Muhammad Iqbal yang gugur akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, pada Sabtu (26/3), dikenal baik dan saleh. Sepupu korban, Alung Faisal (21), satu kali ditemui di rumah duka di Desa Anggotoa, Konawe, Senin (28/3), bercerita, sosok almarhum semasa hidup selalu berbuat baik kepada keluarga.

"Almarhum rajin shalat, baik sekali sama keluarga, penampilannya biasa-biasa saja, tidak sombong," katanya.

Alung mengaku, ia bersama keluarga merasa sangat sedih atas meninggalnya Muhammad Iqbal karena pelontar granat. "Kami sangat kehilangan sekali, bahkan ibunya kemarin pas dengar kabar sepupu meninggal langsung pingsan, bapak almarhum tahan air mata," kata dia.

Senada dengan kakak ipar almarhum, Kaharuddin, ditemui usai pemakaman di rumah duka di Desa Anggotoa, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, mengatakan, adik iparnya merupakan sosok yang sangat baik. Dia mengaku, almarhum sering menelepon saat menjalankan tugas hanya untuk menanyakan kabar.

"Meski sesibuk apa pun, beliau sering sempatkan diri menelepon keluarga, hampir setiap hari. Pagi sebelum kejadian malam itu, kita sudah menelepon dengan almarhum," tutur dia.

Almarhum merupakan anak keempat dari empat bersaudara pasangan dari Hartini yang berprofesi sebagai guru dan Maris yang berprofesi sebagai petani, bahkan serabutan.

photo
Seorang prajurit TNI AL membaca surat Al-Fatihah saat melakukan doa bersama di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), di Jakarta, Senin (28/3/2022). Doa bersama tersebut dilakukan untuk mendoakan dua prajurit Korps Marinir TNI AL yakni Lettu Marinir (Anumerta) Muhammad Ikbal dan Praka Marinir (Anumerta) Wilson Anderson Here yang gugur dalam serangan KKB di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu (26/3/2022). - (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Muhammad Iqbal juga disebut berencana menikah pada November 2022. Kaharuddin, ipar almarhum mengatakan bahwa adik iparnya berencana melamar pujaan hatinya bernama Jasinta Firda Pertiwi yang berasal dari Surabaya. "Almarhum itu rencana mau menikah itu di bulan 11 (November 2022)," kata ipar almarhum tepat di depan rumah duka.

Dia bercerita, bahwa keluarga almarhum akan melakukan lamaran usai lebaran tahun ini, sebab almarhum telah selesai melaksanakan tugas di Papua. "Bahkan rencana keluarga, setelah lebaran itu kan almarhum sudah selesai Satgas, jadi rencana setelah lebaran keluarga sudah sepakati persiapan untuk melakukan lamaran secara resmi," ujar dia.

Dia mengaku bahwa keluarga sangat kehilangan sosok almarhum apalagi sebagai salah satu penopang ekonomi keluarga. "Kalau di mata keluarga almarhum itu jujur sangat-sangat istimewa, selain itu almarhum juga sebagai penopang keluarga, keluarga sangat sayang mencintai almarhum," ujar dia.

Jenazah almarhum Muhammad Iqbal dimakamkan di pemakaman umum keluarga sekitar 30 meter di belakang rumah duka. Pemakaman dilakukan secara militer yang dipimpin langsung Komandan Lantamal (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama TNI Benny Sukandar.

Kedua orang tua almarhum, Hartini dan Maris, turut menyaksikan pemakaman anak keempat mereka yang lahir pada 26 November 1994. Kekasih almarhum, Jasinta Firda Pertiwi, juga menyaksikan pemakaman.

Berdasarkan pantauan, warga di Desa Anggotoa, Kecamatan Wawotobi, berdesakan menyaksikan proses pemakaman jenazah almarhum Lettu Anumerta Muhammad Iqbal. Pemakaman digelar secara militer. Warga berebutan mendekat ke makam untuk menyaksikan langsung proses pemakaman putra terbaik di daerah mereka.

Meski dijaga aparat TNI dan kepolisian, tidak menyurutkan kemauan warga dan orang-orang yang mencintai almarhum untuk melihat jenazah almarhum yang terakhir kalinya.

Selain Lettu Anumerta Muhammad Iqbal, korban gugur akibat serangan KKB, yakni Praka Marinir (Anumerta) Wilson Anderson Here. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menilai, anggota Satgas Mupe tersebut telah berkorban sebagai martir untuk menjaga kedaulatan negara. "Pemerintah Provinsi NTT sangat berduka karena kehilangan seorang marinir yang luar biasa, berkorban dalam masa tugasnya untuk bangsa dan negara," ujar Viktor Laiskodat.

Sementara itu, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Teguh Muji Angkasa menegaskan tidak ada penambahan pasukan TNI di wilayah Kabupaten Nduga pascapenyerangan Pos Quarry Bawah, Distrik Kenyam, oleh KKB.

"Kita tidak ada penambahan personel di daerah tersebut karena di situ sudah ada personel, baik itu dari Kodim maupun Satgas Batalion Penugasan," kata Mayjen Teguh, Selasa. Ia mengeklaim, saat ini situasi di Kenyam sudah berangsur-angsur pulih. "Kondisi di sana sudah kondusif dan sudah terkendali," ujarnya. 

photo
Sejumlah prajurit TNI AL melakukan doa bersama di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) di Jakarta, Senin (28/3/2022). Doa bersama tersebut dilakukan untuk mendoakan dua prajurit Korps Marinir TNI AL yakni Lettu Marinir (Anumerta) Muhammad Ikbal dan Praka Marinir (Anumerta) Wilson Anderson Here yang gugur di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu (26/3/2022). - (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa Wilson Anderson Here telah berkorban sebagai martir untuk menjaga kedaulatan negara. "Pemerintah Provinsi NTT sangat berduka karena kehilangan seorang marinir yang luar biasa, berkorban dalam masa tugasnya untuk bangsa dan negara," kata Laiskodat. 

Ia melayat ke rumah duka pada Senin malam, untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Wilson Anderson Hereyang. "Pemerintah dan rakyat NTT menyampaikan turut berduka cita kepada pihak keluarga," kata Laiskodat.

Ia mengatakan pengorbanan almarhum dan rekan-rekannya yang telah gugur tentunya tidaklah sia-sia, namun bisa berujung pada perdamaian di Papua nantinya. Gubernur NTT berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan perhatian untuk mengambil langkah-langkah yang konstruktif agar permasalahan di Papua dapat berakhir dan tidak ada lagi korban.

"Sebagai Gubernur NTT menginginkan agar beliau dimakamkan di Taman Makan Pahlawan karena beliau adalah prajurit negara yang gugur pada saat bertugas di daerah konflik. Namun dari pihak keluarga menginginkan untuk dimakamkan disini saja maka kita juga menghormati keputusan keluarga," ujarnya.

Sumber : antara


Teror KKB Papua Berlanjut

KSAL memerintahkan seluruh jajaran TNI AL mengibarkan bendera setengah tiang.

SELENGKAPNYA

‘MRP tak Punya Ruang Gugat UU Otsus Papua’

Majelis Rakyat Papua merasa tindakan pemerintah pusat telah melanggar konstitusi,

SELENGKAPNYA
×