Ilustrasi kebakaran. | Prayogi/Republika.

Bodetabek

Gudang Makanan di Cibinong Bogor Ludes Terbakar

Pemadam kebakaran Bogor mengerahkan 13 truk dan 70 personel gabungan.

BOGOR — Kebakaran menghanguskan sebuah gudang penyimpanan makanan di Jalan Raya Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Setelah melalap satu bangunan dan satu kontainer pada Senin (31/1) malam, api kembali menyala dan membakar satu kontainer pada Selasa (1/2) pagi.

Kepala Pemadam Kebakaran Cibinong, Wahyu Malik, mengatakan, dalam gudang tersebut berisi makanan ringan dan biskuit. Dia memperkirakan api bersumber dari korsleting listrik pada malam hari setelah seluruh karyawan pulang.

Menurut Wahyu, dalam gudang tersebut terdapat penumpukan barang yang terlalu banyak di area terbatas. Dalam peristiwa tersebut, ada satu bangunan dan dua kontainer berisi makanan yang ludes terbakar.

“Jadi, kalau menurut saya penyimpanannya over kapasitas. Apalagi, cuaca kemarin cukup panas. Jadi, ada dua kontainer tempat penyimpanan yang sama. Karena terkunci dari panas yang terlalu panas, kontainernya besi penghantar panas yang cukup baik, jadi ikut terbakar,” kata Wahyu, Selasa (1/2).

Wahyu menjelaskan, pemilik gudang tidak memberikan akses bagi para pemadam kebakaran untuk memeriksa satu kontainer yang belum terbakar pada malam hari. Sehingga, tidak diperkirakan jika kontainer tersebut ikut terbakar pada pagi hari.

Apalagi, kata dia, makanan ringan yang mudah terbakar dalam jumlah banyak membuat pemadaman api sulit padam, ditambah dengan sumber air yang sempat berhenti.

“Jadi ludes, semuanya. Karena isinya (ruangan dan kontainer) tidak ada sekat hanya tumpukan snack. Semuanya terbakar,” ujarnya.

Diperkirakan kerugian yang diderita pemilik gudang mencapai Rp 800 juta dengan terbakarnya satu bangunan dan dua kontainer berisi makanan. Meski demikian, kata Wahyu, tidak ada korban jiwa ataupun luka karena para karyawan sudah kembali ke rumah.

Ia menambahkan, berita kebakaran itu diterimanya dari warga sekitar pada Senin (31/1) malam setelah Isya. Api baru selesai dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

“Ada 13 kendaraan truk pemadam dengan personel 70 gabungan kota dan kabupaten. Jadi, kita perlu bantuan untuk cepat padam dari Damkar Kota Bogor,” ujarnya. 

Polisi buru pria diduga pembakar Bapeda Riau

Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru memburu seorang pria atas dugaan membakar Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, Selasa.Kebakaran ini, kata Kepala Polresta Pekanbaru Kombes Pol. Pria Budi, diduga sengaja dibakar oleh seseorang.

"Yang dibakar adalah sebuah sofa di lantai dua. Info dari saksi menyebutkan bahwa pelaku juga membawa bensin," kata Kapolresta.

Selain itu, pelaku juga sempat menodongkan senjata tajam kepada penjaga keamanan yang berusaha menghadangnya sehingga membuat penjaga keamanan mau tak mau mundur.

"Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Bukan pegawai di sini, melainkankenal dengan salah seorang di sini sehingga punya akses masuk," katanya.

Hingga kini, kata Kapolresta, baru diketahui hanya sebuah sofa yang terbakar. Kendati demikian, asap dari sofa tersebut sampai ke lantai tiga."Keterangan awalnya begitu. Untuk kelanjutannya, kami akan memintai keterangan petugas pemadam kebakaran," ucapnya.

Untuk motif pelaku melakukan pembakaran sendiri, Pria mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan dan masih mendalaminya."Mohon doanya agar dalam waktu tak terlalu lama kami dapat menangkap pelaku. Apabila tertangkap, kami akan dalami motifnya," katanya.

Kebakaran di Gedung Bappeda Provinsi Riau itu sendiri tidak sempat meluas karena petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat