Pedagang mengemas minyak goreng curah di kawasan Desa Tungkop, Darussalam, Aceh Besar, Aceh, Kamis (6/1/2022). Pemerintah bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan menyediakan 1,2 miliar liter minyak goreng untuk masya | ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Kabar Utama

BUMN Siapkan 3,7 Juta Liter Minyak Goreng

BUMN akan melakukan intervensi atas kenaikan harga minyak goreng.

JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan perusahaan pelat merah akan melakukan intervensi atas kenaikan harga minyak goreng. Ada sebanyak 3,7 juta liter minyak goreng yang bakal disalurkan melalui operasi pasar hingga Mei 2022. 

Erick mengatakan, BUMN memiliki peran sebagai penyeimbang pasar, penyeimbang ekonomi, dan terkadang harus melakukan intervensi ekonomi ketika terjadi ketidakseimbangan. "BUMN melakukan operasi pasar, artinya kami melakukan intervensi. Sampai Mei 2022 kami akan melakukan intervensi sekitar 3,7 juta liter minyak goreng," ujar Erick di Universitas Sumatera Utara di Medan, yang dipantau secara daring, Ahad (9/1) 

Ia menceritakan, peran yang sama juga dilakukan BUMN ketika harga masker melambung tinggi di masa awal pandemi Covid-19. Kala itu, Kimia Farma melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga masker. 

Erick menjelaskan, peran BUMN dalam menyeimbangkan ekonomi amat penting. Menurut dia, kenaikan harga minyak goreng karena naiknya harga kelapa sawit telah membuat konsumen risau. Sebaliknya, jika harga kelapa sawit jatuh, justru petani dan pengusaha yang resah. 

"Inilah ekonomi. Maka dari itu, Presiden Joko Widodo menugaskan tidak hanya kepada BUMN, tapi kepada seluruh pelaku usaha swasta untuk menggelar operasi pasar 1,25 miliar liter minyak goreng," kata Erick.

Ia menekankan, upaya untuk menstabilkan harga minyak goreng tidak bisa hanya dilakukan oleh perusahaan BUMN. Sebab, BUMN yang bergerak di bidang kelapa sawit hanya memiliki pangsa pasar sekitar 4 persen, sedangkan mayoritas dimiliki perusahaan swasta.

photo
Pedagang merapikan pergedel jagung jualannya di Pasar Padangpanjang, Sumatra Barat, Ahad (9/1/2022). Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner khas Padangpanjang mengalami penurunan omzet akibat melonjaknya harga minyak goreng. - (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU)

Operasi pasar minyak goreng oleh perusahaan BUMN sudah berjalan. Pada Sabtu (8/1), Erick pun meninjau langsung operasi pasar tambahan yang dilakukan PTPN di Kuala Tanjung, Sumatra Utara. "Sesuai arahan Presiden, Kementerian BUMN dan PTPN melakukan operasi pasar tambahan. Dari target total 1,2 miliar liter, kita juga akan kontribusi sebagian dari itu, tapi produk mereknya berbeda," ujar Erick.

Kata Erick, anak usaha holding BUMN perkebunan, yaitu PT Industri Nabati Lestari (INL), tengah mengembangkan produksi turunan CPO. Kemasan sederhana INL dikembangkan saat harga minyak melambung tahun lalu. "Kita pakai //brand// INL karena ini khusus //brand// ekonomis," ungkapnya.

Erick menyebutkan, harga minyak INL sesuai harapan pemerintah, yakni Rp 14 ribu per liter yang tersedia dalam dua kemasan, yaitu kemasan 450 ml dan 900 ml. Erick menegaskan, BUMN harus memanfaatkan momentum dengan mulai mengenalkan kemasan sederhana khusus untuk pasar tradisional dengan //brand// INL. "Untuk sementara akan beredar wilayah Medan dan Sumut dulu," ucap Erick.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Erick Thohir (erickthohir)

Adapun mulai Januari 2022, Erick mengatakan, BUMN telah memiliki tiga produk minyak dengan segmentasi berbeda, yakni Nusakita 100 persen price index dari market leader (Bimoli), Salvaco (92-95 persen price index Bimoli), dan kemasan sederhana INL 88 sampai 90 persen price index market leader/Bimoli). "Kapasitas mesin pengemas baru mulai kita investasi tahun ini dan akan berkembang terus sampai 2023," kata Erick.

Harga minyak goreng di berbagai daerah hingga saat ini masih tinggi. Belum tampak ada penurunan harga endati pemerintah telah melakukan upaya stabilisasi harga.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menjelaskan, usaha stabilisasi belum bisa berdampak langsung. Ia mengatakan, pemerintah melakukan operasi pasar sebanyak 11 juta liter dengan harga Rp 14 ribu per liter. 

"Walaupun telah dilaksanakan melalui berbagai OP, tidak akan dapat menurunkan harga minyak goreng. Hal itu karena kenaikan harga bukan karena spekulan, tetapi lebih karena harga bahan baku yang naik," kata Oke kepada Republika, Ahad (9/1).

Ia melanjutkan, pemerintah berencana menyediakan minyak goreng kemasan sederhana sebanyak 200 juta liter dengan harga Rp 14 ribu. Produk tersebut lebih diarahkan untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng murah dan lebih mengendalikan harga supaya tidak menjadi liar. 

photo
Pedagang keliling menata minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah ke dalam mobil bak terbuka di kawasan Desa Tungkop, Darussalam, Aceh Besar, Aceh, Kamis (6/1/2022). Pemerintah bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan menyediakan 1,2 miliar liter minyak goreng untuk masyarakat dengan harga jual Rp 14 ribu per liter di tingkat konsumen di seluruh Indonesia selama enam bulan ke depan. - ( ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sebelumnya menyatakan, pemerintah masih melakukan operasi pasar untuk 11 juta liter minyak goreng di 47 ribu gerai pasar modern. Per 5 Januari 2022, OP sudah mencapai 4 juta liter. Produksi minyak goreng kemasan sederhana juga akan diperbanyak dengan melibatkan 70 perusahaan dan 225 packer

Pada tahap awal, pemerintah bekerja sama dengan lima industri minyak goreng besar. “Kita meminta lima perusahaan besar terlebih dahulu untuk mengalokasikan minyak goreng kemasan sederhana agar ini bisa jalan,” ujar dia.

Pihaknya menargetkan distribusi minyak goreng itu dapat menjangkau seluruh pasar yang dipantau oleh Kementerian Perdagangan. Walau menyediakan minyak goreng kemasan sederhana, Lutfi menegaskan, pemerintah tetap mempertahankan minyak goreng kemasan premium.

"Jangan sampai minyak goreng semua jadi kemasan sederhana, yang premium jadi tidak ada," kata dia.

Kementerian Perdagangan, tegasnya, memastikan semua barang memiliki harga keseimbangan. "Minyak goreng kemasan sederhana disediakan supaya harganya terjangkau oleh masyarakat," ujarnya.

photo
Harga minyak goreng curah per 7 Januari 2022. - (PIHPS Nasional)

Berdasarkan data pada hargapangan.id, rata-rata harga minyak goreng kemasan bermerek berada di kisaran Rp 20.800 per liter pada Jumat (7/1). Adapun minyak goreng curah sebesar Rp 18.600 per liter. 

Masih tingginya harga minyak goreng membuat para pedagang terpaksa menaikkan harga jual produk untuk menghindari kerugian. Berdasarkan pantauan Republika di Pasar Baru Indramayu, akhir pekan lalu, harga minyak goreng dijual Rp 20 ribu per liter di tingkat konsumen.

Namun, untuk pembelian dua liter, harga minyak goreng mencapai Rp 39 ribu. Harga itu melonjak tinggi dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya di kisaran Rp 13 ribu per liter.

Pedagang gorengan pun sangat terdampak dengan mahalnya harga minyak goreng. Pasalnya, minyak goreng merupakan salah satu bahan utama untuk memproduksi gorengan mereka.

photo
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) melayani warga yang membeli minyak goreng yang dijual dengan harga Rp14 ribu per liter saat operasi pasar murah minyak goreng di halaman TK Al Ahmad Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/1/2022). Operasi pasar murah tersebut selain membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau juga dalam rangka stabilisasi kenaikan harga minyak goreng yang mencapai Rp 20 ribu per liter. - (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

"Awalnya berusaha tidak menaikkan harga jual karena pembeli pasti protes. Tapi, lama kelamaan, ya, berat. Modal kan bertambah besar,’’ kata Casim, salah seorang pedagang fried chicken di Kelurahan Margadadi, Indramayu, Jawa Barat.

Casim pun akhirnya terpaksa ikut menaikkan harga jual produknya dari Rp 8.000 per potong menjadi Rp 9.000. "Naik Rp 1.000 saja, pelanggan protes. Tapi, ya, mau bagaimana lagi? Minyak gorengnya mahal," ujar Casim.

Hal senada diungkapkan pedagang bawang goreng di Pasar Baru Indramayu, Opik. Selain berjualan sayuran segar, dia juga biasa berjualan bawang goreng yang dibuatnya sendiri. Biasanya, Opik menjual bawang gorengnya dengan harga Rp 15 ribu per bungkus. Namun, dia kini menaikkan harga jual bawang gorengnya menjadi Rp 16 ribu per bungkus.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

DPR Dukung Minyak Goreng Bersubsidi

Mahalnya harga minyak goreng sebuah ironi karena Indonesia penghasil minyak sawit terbesar di dunia.

SELENGKAPNYA