Pemadam kebakaran tengah menyalakan api pengadang guna meredam kebakaran hutan di sekitar Danau Tahoe, Kalifornia, Rabu (1/9/2021). | AP/Jae C. Hong
25 Oct 2021, 03:45 WIB

Para Puan Juga Berjibaku Selamatkan Hutan

Pada tahun ini saja, kebakaran hutan telah merusak atau menghancurkan lebih dari 3.500 bangunan.

OLEH FERGI NADIRA

Meglan Enz berusia 10 tahun ketika memiliki cita-cita menjadi bagian dari pelayan negara. Cita-cita ini tertanam di benaknya ketika terjadi kebakaran di rumah kakek-neneknya di peternakan keluarga di Hollister, Kalifornia, Amerika Serikat.

Saat dia dan orang tuanya tiba ke rumah sang nenek, api sudah padam. Namun, di antara kru pemadam kebakaran, Enz mendeteksi ada seorang wanita berseragam, mengenakan helm pelindung kepala dan alat bantu pernapasan mandiri sambil membawa kapak kepala datar dan alat Halligan.

Ia pun tercengang. "Mereka membiarkanmu melakukan itu?" tanya Enz kepada wanita pemadam kebakaran kala itu, dikutip laman National Geographic, Ahad (24/10). "Ya," jawab petugas pemadam kebakaran menanggapinya.

Terkait

"Dan saya harap suatu hari, kamu akan memikirkannya karena kami membutuhkan lebih banyak wanita di dinas pemadam kebakaran," katanya mengingat perkataan sang petugas wanita.

Dari situ, wanita pemadam kebakaran yang telah membantu memadamkan kebakaran di rumah keluarganya, mengarahkan perjalanan hidupnya untuk menjadi seorang wanita yang berjibaku melawan api. Enz kini berada di musim ketiganya dengan CAL FIRE (Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California).

photo
Pemadam kebakaran beristirahat setelah berupaya meredam kebakaran hutan di sekitar Danau Tahoe, Kalifornia, Rabu (1/9/2021). - (AP/Jae C. Hong)

Statistik tentang jumlah wanita di CAL FIRE masih berasa dari pendataan di 2019. Diperkirakan, hanya sekitar 5,5 persen dari sekitar 8.300 tenaga kerja pemadam kebakaran adalah wanita

Pekerjaan yang satu ini, sejatinya berat bagi siapa saja yang menjalani, baik laki-laki atau perempuan. Memerangi kebakaran hutan membutuhkan kekuatan fisik dan psikologis, serta stamina untuk mempertahankan shift kerja selama 24 jam, dan 24 jam non aktif selama puncak musim kebakaran.

Perubahan iklim pun makin membuat pekerjaan ini mendapat tekanan ekstra, karena telah menciptakan kondisi yang semakin kering. Fenomena kekeringan di seluruh Kalifornia telah menyebabkan peningkatan intensitas dan lamanya waktu kebakaran mengamuk di seluruh negara bagian.

Kini musim kebakaran berlangsung selama 10 bulan dalam setahun. Angka ini naik signifikan dari satu dekade lalu dengan deteksi api yang sesekali meletus pada Desember dan Januari.

Enz hanyalah satu dari petugas pemadam kebakaran wanita di CAL FIRE. Ia bersama para rekan kerjanya, biasa menghabiskan hari-hari mereka memadamkan api yang dapat tumbuh dari percikan api menjadi lautan di sepanjang ngarai dan punggung bukit yang membentang dari Hutan Nasional Lassen hingga Cekungan Danau Tahoe.

Ketika Enz mengingat kembali interaksinya saat kecil dengan petugas pemadam kebakaran yang keluar dari rumah neneknya, dia menyadari bahwa momen itu selalu terpatri di kehidupannya. Kejadian tersebut, menggarisbawahi pentingnya mentor, dan keterwakilan wanita dari segala usia atau latar belakang dalam berbagai jenis profesi.

photo
Pemadam kebakaran tengah memadamkan titik asap guna meredam kebakaran hutan di sekitar Danau Tahoe, Kalifornia, Rabu (1/9/2021).  - (AP/Jae C. Hong)

Baru-baru ini, Enz keluar dari garis api ketika dia bertemu dengan seorang gadis berusia enam tahun. Gadis itu menunjukkan kegembiraan melihat seorang petugas pemadam kebakaran wanita. "Ini sangat keren," kata gadis itu sambil menatap Enz. "Aku tidak pernah melihat seorang wanita menjadi petugas pemadam."

Enz kemudian terharu ketika dia menyadari bahwa dia telah tumbuh dan anak tersebut, mengingatkan ia pada kenangan masa kecilnya. Hutan di Kalifornia hingga saat ini tak pernah lepas dari ancamaan kebakaran yang begitu ganas.

Pada tahun ini saja, kebakaran hutan telah merusak atau menghancurkan lebih dari 3.500 bangunan, menurut data terbaru dari CAL FIRE. Hingga akhir September, 7.758 insiden kebakaran hutan telah membakar hampir 2,5 juta hektar lahan.

Kerusakan properti juga terus berlanjut, dengan CAL FIRE memperkirakan sekitar 3.524 struktur sejauh ini telah hancur. Jumlah ini merupakan gabungan antara properti perumahan, komersial, serta bangunan pertanian lainnya.

Kebakaran hutan yang paling berdampak pada 2021 sejauh ini adalah kebakaran Dixie dan Caldor. Kebakaran Dixie yang membakar di wilayah Butte, Lassen, Plumas, Shasta dan Tehama, adalah kebakaran hutan Kalifornia terbesar kedua yang membakar lebih dari 963.300 hektar area hutan.

Api Dixie juga membakar dan menghancurkan 1.329 bangunan, dan merusak 95 lainnya. Sementara, kebakaran Caldor di kabupaten El Dorado, Amador dan Alpine membakar hampir 222 ribu hektar wilayah hutan dan menghancurkan 1.003 bangunan, dengan 81 bangunan lainnya rusak.


×