Pesepak bola Persipura Jayapura Takuya Matsunaga (tengah) berebut bola dengang pesepak bola Persik Kediri Adi Eko Jayanto (kanan) saat laga uji coba di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (5/6/2021). Pertandingan uji coba tersebut sebagai pe | Prasetia Fauzani/ANTARA FOTO

Kabar Utama

Liga 1 Dibuka Tiga Laga

Klub menyatakan siap menjalani jadwal dadakan.

BANDUNG -- Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 telah mendapatkan lampu hijau untuk memulai pertandingan pada 27 Agustus mendatang. Namun, hanya ada tiga laga yang akan dilangsungkan di pekan pertama.

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Bru (LIB), Sudjarno memaparkan, tiga laga awal itu merupakan uji coba bagi kompetisi. Mengingat harus ada pembuktian kompetisi dijalankan dengan protokol kesehatan.

Laga perdana akan mempertemukan Bali United kontra Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (27/8) malam. Kedua tim merupakan juara Liga 1 2019 dan juara Liga 2 2019.

"Pertimbangan laga tersebut karena Bali United berstatus sebagai jawara pada kompetisi musim 2019 lalu, sedangkan Persik berstatuskan tim promosi yang menyandang gelar juara pada Liga 2 di musim yang sama," kata Sudjarno dilansir dari laman resmi Liga Indonesia Baru, Selasa (24/8).

Sementara itu pertandingan kedua akan mempertemukan Persipura Jayapura dan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (28/8). Pekan pertama ditutup dengan Bhayangkara FC kontra Persiraja Banda Aceh di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Ahad (29/8).

Sudjarno menyebut ada alasan tersendiri hanya merilis tiga laga awal. Hal itu karena untuk memenuhi arahan pemerintah yang fokus pada program pemulihan kondisi dari pandemi Covid-19.

"Pemerintah akan memberikan assessment pada tiga pertandingan awal dengan protokol kesehatan yang ketat dan menerapkan aplikasi PeduliLindungi di semua akomodasi dan venue pertandingan. Kami akan taat dan mematuhinya," kata Sudjarno.

Sudjarno meminta dukungan dari masyarakat di seluruh Indonesia atas berjalannya kompetisi ini. Di antaranya adalah dengan mendukung dari rumah dan tidak melakukan nonton bareng.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sudah memberikan izin kepada Liga 1 musim 2021/2022 bergulir pada 27 Agustus mendatang. Namun, ia menegaskan ada beberapa catatan yang harus ditaati selama kompetisi berlangsung. 

Aturan itu dituangkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Liga Indonesia Baru (pt_lib)

Ketentuan uji coba protokol kesehatan pada kompetisi Liga 1, antara lain, seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap orang yang keluar masuk pada tempat pelaksanaan kompetisi dan latihan. Pelaksanaan kompetisi tidak diperbolehkan menerima penonton langsung di stadion.

Kegiatan menonton bersama oleh supporter juga tidak diperbolehkan. Seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung yang hadir dalam kompetisi wajib sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, hasil negatif PCR H-1, dan hasil negatif antigen pada hari pertandingan.

Pelaksanaan kompetisi Liga 1 wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan serta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Uji coba ini dilakukan dalam masa perpanjangan PPKM yang berlaku mulai 24-30 Agustus 2021.

PSSI juga berjanji menjaga kepercayaan pemerintah yang telah memberikan lampu hijau untuk menggelar Liga 1 2021-2022 dan Liga 2 Indonesia musim 2021. "Kepercayaan dari pemerintah akan kami jaga dan kerjakan dengan maksimal. Semoga kompetisi Liga 1 2021-2022 berjalan lancar, aman dan sukses," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dikutip dari laman PSSI di Jakarta, kemarin,

Iriawan menjanjikan pihaknya dan PT LIB akan melaksanakan Liga 1 dan 2 dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat. "Alhamdulillah kami bersyukur izin pelaksanaan kompetisi sudah diberikan Kapolri.

Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 direncanakan berlangsung mulai 27 Agustus 2021 hingga April 2022. Kompetisi digelar dalam enam seri dengan pertandingan berlangsung di tiga klaster wilayah Pulau Jawa.

Namun, sesuai kesepakatan dengan pemerintah, lokasi pertandingan nantinya disesuaikan dengan kondisi Covid-19 di daerah tersebut. Setelah kepastian Liga 1, berikutnya PSSI dan LIB akan menggulirkan Liga 2 yang ditargetkan mulai September 2021.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengaku antusias mendengar kabar Liga 1 benar-benar akan bergulir. "Terima kasih untuk pihak kepolisian atas izin yang diberikan. Sepakbola bisa hidup kembali, saya ucapkan terima kasih," kata pelatih yang akrab disapa Teco itu dalam keterangan pers yang diterima Republika, Selasa (24/8).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bali United FC (baliunitedfc)

Menurutnya, tim sudah tak sabar kembali bermain di lapangan setelah lama tidak berlaga. “Saya pikir semua pemain akan punya semangat saat Liga 1 kembali terlaksana,” ujarnya.

Teco yang berhasil membawa Bali United juara Liga 1 musim 2019 itu bakal segera membawa tim ke Jakarta karena timnya mendapat jatah bertanding di laga pembuka menghadapi Persik Kediri.

"Persik Kediri adalah tim yang sudah lama ada di Indonesia. Tim yang berhasil juara Liga 2 musim lalu, tentu kami harus menghormati mereka. Pastinya tim punya semangat lebih buat meraih hasil maksimal di laga pertama, baik melawan Persik atau lainnya," ujar Teco. 

photo
Pesepak bola Persik Kediri dari Lebanon Ibrahim Bahsoun menendang bola saat latihan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (22/6/2021). Persik Kediri mendatangkan tiga pemain asing baru sekaligus yakni Ibrahim Bahsoun dari Lebanon, Youssef Ezzejjari dari Spanyol, dan Arthur F Silva dari Brasil untuk memperkuat tim guna mengikuti kompetisi Liga 1. - (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo mengatakan, persiapan timnya bukan tanpa masalah. PPKM yang sudah berjalan lebih dari satu bulan membuat Persik tidak bisa mengadakan laga uji coba. Di sisi lain, beberapa pemain Persik turut didera cedera.

"Ya kita mempersiapkan 30 pemain, jadi tidak ada alasan kita tidak siap, meskipun yang cedera itu pemain inti kami," kata Joko.

Sedangkan pelatih Persipura, Jacksen F Tiago mengatakan, timnya berencana untuk terbang ke Bogor pada Rabu (25/8). Sejauh ini persiapan tim berjalan lancar dan siap untuk menghadapi laga perdana melawan Persita Tangerang. "Persiapan kami tetap berjalan lancar sampai saat ini," kata Jacksen kepada Republika, Selasa (24/8).

Soal kesehatan tim, Jacksen mengatakan, mereka sudah sangat ketat. Walaupun tidak menggelar laga uji coba, Jacksen meyakini timnya tidak akan berbeda jauh dengan tim-tim Liga 1 lainnya dari segi persiapan. 

Klub Siap Jadwal Dadakan

Dalam tiga laga perdana Liga 1, tidak ada nama klub kebanggaan Tanah Parahyangan, Persib Bandung di dalamnya. Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengakui, tidak mempermasalahkan jadwal dadakan jika nantinya Persib ternyata bermain pada pekan pertama.

"Semua tim harus siap dengan caranya masing-masing. Paling penting adalah liga bisa dimulai dan tim akan dalam kondisi siap, seiring berjalannya liga," kata Robert, Selasa (24/8).

Robert menegaskan, amanah yang diberikan oleh pihak terkait untuk perizinan kompetisi jangan sampai tercoreng. Untuk itu, Robert mendukung tiga laga awal menjadi percontohan bagi sisa kompetisi nantinya.

photo
Pelatih Tim Persib Roberts Rene Albert memantau latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (6/3/2021). - (PERSIB OFFICIAL)

Robert mengatakan, klubnya tidak memiliki beban khusus dengan ketatnya protokol kesehatan. Dia memastikan, semua yang ada dalam skuad sudah mendapatkan vaksin dan sudah terbiasa untuk melakukan tes Covid-19.

"Kami juga tahu harus melakukan swab test, tapi untuk bisa bermain sepak bola maka kami harus melakukan itu. Itu sesuatu yang harus kami terima. Karena kami ingin bermain sepak bola dan untuk menjaga semuanya tetap sehat dilakukan tes PCR," kata Robert.

Menjelang bergulirnya liga, Borneo FC juga memastikan tak lagi menggeber laga uji coba. Skuad berjuluk Pesut Etam itu fokus menjaga kebugaran pemain agar siap tempur di laga perdana.

Hingga kini, manajemen Pesut Etam belum merilis jadwal bertanding karena jadwal yang dimiliki masih berbentuk draf. "Kami tetap bersiap mengacu pada draf jadwal yang diterima. Semoga tidak ada perubahan," kata Manajer Borneo FC, Farid Abubakar, dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Senin (23/8).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Borneo FC (borneofc.id)

Pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin mengatakan, timnya tak lagi menggelar uji coba untuk menjaga pemain agar tak cedera serta memantapkan persiapan di beberapa aspek. "Kami berupaya merampungkan persiapan. Termasuk menajamkan penyelesaian akhir agar bisa memenangkan pertandingan di laga perdana," ujar Amir, sapaannya.

Berbeda dari musim sebelumnya, tahun ini Borneo FC memang punya beban lebih tinggi, yakni serius menatap liga untuk meraih gelar juara. "Amanat dari manajemen ingin tim bisa bersaing di papan atas. Kami dari dari staf pelatih berupaya penuh mewujudkan ambisi yang dibebankan. Insya Allah bisa terwujud," ucapnya.

Melirik materi skuad musim ini, Amir menilai, sumber daya yang dimiliki tim sudah mentereng. Terutama di sektor pemain muda yang terbilang matang untuk berkompetisi. "Alhamdulillah semua pemain bisa diandalkan. Semoga bisa solid di awal hingga akhir musim," katanya. 

Sementara itu, Persiraja Banda Aceh berencana berangkat ke Pulau Jawa pada H-2 pelaksanaan atau Rabu (25/8).  Mereka mendapat jadwal bertanding melawan Bhayangkara FC di Indomilk Arena, Tangerang, pada Ahad (29/8) pukul 19.00 WIB.

"Kami gelar persiapan sepenuhnya di Aceh, sekarang menunggu dirilis jadwal oleh operator kompetisi, dan kami akan terbang dari Banda Aceh pada H-2 jadwal tanding kita," kata Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, kemarin.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat