Ilustrasi berwudhu sebelum tidur. | Thoudy Badai_Republika
23 Jun 2021, 08:54 WIB

Fadhilah Bersuci Sebelum Tidur

Bersuci sebelum tidur merupakan kebiasaan orang saleh.

OLEH ALI YUSUF

Bagi umat Islam, setiap aktivitas yang dikerjakan akan bernilai kebaikan jika dilakukan sesuai sunah dan adab-adab yang dicontohkan Rasulullah SAW. Bahkan, tidurnya orang Islam bernilai ibadah jika mengikuti cara Rasulullah.

Nah, bagaimana caranya agar tidur kita bernilai kebaikan di sisi Allah SWT? Salah satu caranya, sebagaimana diungkapkan Ustaz Abdillah Firmanzah Hasan dalam buku Ensiklopedi Amalan Nabi, adalah bersuci terlebih dahulu sebelum tidur.

"Saat itulah malaikat akan mendoakan kebaikan," kata dia.

Terkait

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sucikanlah jasad-jasad ini, semoga Allah menyucikan kalian karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba bermalam pada satu malam dalam keadaan suci, melainkan satu mlaikat akan bermalam bersamanya di dalam selimut, tidak lah ia bergerak pada suatu waktu dari malam, melainkan malaikat itu berdoa, ‘Wahai Allah ampunilah untuk hamba-Mu. Sesungguhnya ia tidur malam dalam keadaan suci’.’’ (HR Thabrani).

Ustaz Abdillah mengatakan, tidur merupakan anugerah yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Saat lelah menghampiri, sedangkan rasa kantuk tak tertahankan saat itulah tidur menjadi nikmat yang luar biasa.

"Berapa banyak orang yang membeli tidur karena tidak mampu merasakan nikmatnya dalam lelap," katanya.

Jadi, kata dia, kita patut bersyukur saat mata dapat terpejam untuk beristirahat. Tentang tidur, Allah SWT berfirman dalam surah al-Qashas ayat 73, “Dan adalah karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagai karunia-Nya pada siang hari dan agar kamu bersyukur kepada-Nya."

Sementara, al-Qismul Ilmi bi Madaril Wathan dalam buku Adab Muslim Sehari Semalam menjelaskan tentang empat adab tidur sesui sunah Rasulullah. Pertama, disunahkan seorang Muslim mengevaluasi dirinya sejenak sebelum tidur dari perbuatannya pada siang hari.

"Jika ia dapati kebaikan maka hendaknya memuji Allah SWT dan jika ia mendapati amalan buruk maka hendaknya meminta ampun, bertaubat, dan berkeinginan kuat agar hari berikutnya lebih baik dari hari yang lalu dengan izin Allah," katanya.

Kedua, tidur di awal malam. Berdasarkan hadis Aisyah ra, Rasulullah SAW tidur pada awal malam dan bangun tidur pada akhir malam, lalu beliau shalat.

Ketiga, berwudhu sebelum tidur. Pada saat tidur hendaknya bersandar pada anggota badan sebelah kanan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, "Jika kamu mendatangi tempat pembaringanmu, maka berwudhu seperti wudhu shalatmu, kemudian bersandarlah pada sebelah kanan anggota badanmu.’’

Keempat disunahkan mengibaskan tempat tidur. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali sebelum berbaring di atas kasur. Hal ini sebagaimana hadis Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah satu dari kalian ingin ke tempat tidur, maka kibaslah kasurnya hingga ke dalam kain sarungnya, karena sesungguhnya ia tidak mengetahui apa yang akan diakibatkan setelahnya."


×