Potongan gambar video klip Mahen | Youtube

Geni

Sebuah Cerita dari Mahen 

Cerita dari Mahen mungkin pernah dialami orang lain.

Musisi Mahen bercerita tentang patah hati, kebahagiaan, dan menunggu dalam album perdananya Sebuah Cerita. Konten album berisi kisah yang tertuang dalam kehidupannya, baik pada masa lalu, saat ini, maupun yang akan dijalani ke depan.

Mahen menjelaskan mengapa album diberi judul Sebuah Cerita. "Aku mau berbagi cerita dan ini bentuk ekspresi dari aku, yang mungkin juga banyak dialami oleh orang lain," kata Mahen, dalam pernyataan tertulis yang diterima Republika, Selasa (1/6). 

Karya di bawah naungan label rekaman Indosemar Records itu melewati proses penggarapan yang memakan waktu lebih dari satu tahun. Pria bernama lengkap Petrus Mahendra itu senang melakoninya karena mengeluarkan karya album sendiri adalah cita-citanya sebagai musisi. Menurut  dia, itu merupakan sebuah pencapaian besar. 

Meski sering disebut sebagai penyanyi spesialisasi lagu-lagu patah hati, Mahen unjuk gigi membuat lima tembang baru dengan berbagai tema. Dia berharap karyanya bisa dinikmati banyak orang dari berbagai generasi dan sampai kapan pun.

Selain lima lagu yang sudah pernah dirilis dan bernuansa sedih atau patah hati, ada juga lagu-lagu dengan mood senang. Mahen ingin seperti sosok mendiang musisi Glenn Fredly yang dikenal dengan lagu galau, tapi tetap menginspirasi.

Album Sebuah Cerita terdiri dari 10 lagu. Judulnya, yakni "Pura-Pura Lupa", "Cinta Selesai", "Arloji", "It’s Okay to Not Be Okay", "Luka yang Kurindu", "Putus Saja", "Foto Lama", "Seamin tak Seiman", "Datang untuk Pergi", dan "LDR".

Produksi album dibantu oleh banyak musisi. Beberapa di antaranya Pika Iskandar, Tito P Soenardi, Ayu Purnamasari, Kamga, Beraldy Dean, Faiz Alfandy, Ilham Baso, Michael Juan, Daniel Mantiri, Banu Setiawan, dan lainnya.

Album fisik Sebuah Cerita berupa cakram padat (CD) sudah bisa didapatkan di semua gerai KFC seluruh Indonesia. Semua lagu dalam album juga dapat disimak penikmat musik di berbagai aplikasi musik digital.

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat