Banyak orang beralih ke kantong ramah lingkungan yang bisa dipakai berkali-kali. | Freepik.com
21 Mar 2021, 19:56 WIB

Kantong Ramah untuk Buah

Banyak orang beralih ke kantong ramah lingkungan yang bisa dipakai berkali-kali.

OLEH FARAH NOERSATIVA, DESY SUSILAWATI

 

Berkat kebijakan pemerintah tentang pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di minimarket dan swalayan, banyak orang beralih ke kantong ramah lingkungan. Kantong tersebut bisa dipakai berkali-kali.

Menurut Executive Director Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) Tiza Mafira, gaya hidup minim plastik untuk mengurangi sampah plastik mulai diterapkan oleh masyarakat, utamanya saat mereka berbelanja.

Terkait

GIDKP mendorong beberapa pasar dan retail memberlakukan pembatasan kantong belanja plastik sekali pakai di beberapa provinsi, termasuk di DKI Jakarta. Menurut survei GIDKP, 50 persen responden mengatakan, saat berbelanja rutin, mereka meminimalisasi penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai. Penggunaan kantong plastik sekali pakai pada masing-masing individu pun menurun sampai 50 persen dibandingkan sebelumnya. 

"Adanya aturan pembatasan kantong belanja plastik sekali pakai di DKI Jakarta sangat berdampak pada penurunan signifikan dan perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja dengan menggunakan kantong belanja," ujar Tiza dalam konferensi pers dan dialog daring bertajuk “New Ways of Shopping: Rethink & Reuse” yang diadakan secara virtual, Rabu (24/2).

GIDKP memiliki program Pasar Bebas Plastik di Pasar Tebet Barat. Di sana GIDKP ikut mengedukasi para vendor dan penjual untuk membiasakan diri tak menggunakan kantong plastik sekali pakai. Hal yang menarik, kata Tiza, penggunaan kantong plastik kiloan sekali pakai yang masih diperbolehkan turun signifikan lebih dari 90 persen di Pasar Tebet Barat.

"Ini menunjukkan ada perubahan perilaku pada penggunaan kantong plastik, juga berimbas ke perubahan perilaku penggunaan kantong kiloan," kata Tiza.

 
Ada perubahan perilaku pada penggunaan kantong plastik, juga berimbas ke perubahan perilaku penggunaan kantong kiloan.
 
 

Tiza kerap memisahkan sampah organik dan anorganik serta membawanya ke bank sampah. Di sana dia menemukan pandangan baru mengenai jenis-jenis plastik. 

Rupanya kantong plastik kecil dan tipis (yang biasa dipakai untuk menimbang bahan makanan di swalayan) tak memiliki harga. Saat berbelanja, Tiza biasanya menolak saat diberi kantong tersebut. 

Dia menggunakan kantong berjaring untuk menampung buah dan sayur saat ditimbang di swalayan. Kantong berjaring sangat ringan, bisa dicuci, dan bisa dipakai berulang kali.

Salah satu swalayan yang menyediakan kantong jenis tersebut adalah Super Indo. Salah satu gerai retail besar di Indonesia ini menghadirkan menghadirkan Kantong Segar 365 yang menjadi alternatif kantong khusus untuk konsumen yang berbelanja bahan makanan kiloan. Kantong ini bisa digunakan berkali-kali

"Kantong Segar ini bertujuan mengurangi kantong plastik gulung atau kantong plastik kiloan yang bisa dipakai berkali-kali dan sudah tersedia di seluruh gerai Super Indo," ujar Head of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, Yuvlinda Susanta.

photo
Banyak orang beralih ke kantong ramah lingkungan yang bisa dipakai berkali-kali. - (Dok Super Indo)

Menurut dia, hal tersebut sekaligus sebagai ajang edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik yang tidak bisa terurai meski sudah ribuan tahun. Penggunaan Kantong Segar 365 dilakukan bertahap. 

"Tidak langsung ekstrem menghilangkan (kantong plastik gulung)," kata Yuvlinda. 

Penyediaan Kantong Segar 365 ini telah dimulai sejak kuartal keempat pada 2020, dengan menguji coba para pelanggan terlebih dulu. Menurut Yuvlinda, ketika diluncurkan di beberapa gerai, kantong tersebut mendapat respons cukup baik dari konsumen. 

Pada awal 2021, Super Indo menyediakan Kantong Segar 365 di seluruh gerai. "Sampai saat ini responsnya sangat baik. Jadi, ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk mengedukasi kantong reusable," kata dia. 

Secara resmi, Super Indo meluncurkan Kantong Segar 365 ini pada momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Harga normal Kantong Segar 365 berukuran M adalah Rp 10.900 dan ukuran L Rp 14.900. Masing-masing berisi dua kantong. Ada potongan harga 20 persen apabila masyarakat membeli kantong tersebut hingga 21 Maret 2020.

photo
Banyak orang beralih ke kantong ramah lingkungan yang bisa dipakai berkali-kali. - (Pixabay)

Percepat Laju Daur Ulang

Desain kemasan minuman bersoda, Sprite, berubah. Botol ikonik Sprite berwarna hijau kini menjadi botol pet jernih yang lebih mulai didaur ulang.

Pengumuman perubahan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021 bertema "Sampah Bahan Baku Ekonomi Saat Pandemi". Peluncuran Sprite Clear Bottle dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Coca-Cola Indonesia, Waste4Change, serta youth influencer.

Menurut Senior Brand Manager PT Coca-Cola Indonesia Fitriana Adhisti, perubahan kemasan Sprite untuk membantu meningkatkan laju daur ulang kemasan plastik di Indonesia. "Kami ingin mengajak masyarakat memberikan solusi yang berarti guna mengatasi permasalahan sampah plastik melalui proyek #LihatDenganJernih," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Kamis (18/2).

Kolaborasi antarpemangku kepentingan, seperti pemerintah, bisnis, LSM (lembaga sosial masyarakat), dan konsumen diyakini dapat membantu meningkatkan laju daur ulang di Indonesia. Selain itu, juga bisa meningkatkan permintaan masyarakat terhadap produk-produk yang terbuat dari kemasan botol pet daur ulang.

Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Novrizal Tahar mengapresiasi upaya produsen mengelola sampah kemasan produknya secara terus-menerus, dengan memastikan sampah kemasan tersebut dikumpulkan dan didaur ulang.

 
Hal ini akan mendukung upaya pemerintah dalam melakukan upaya pengurangan sampah, terutama yang berasal dari kemasan sekali pakai.
NOVRIZAL TAHAR, Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian LHK
 

"Hal ini akan mendukung upaya pemerintah dalam melakukan upaya pengurangan sampah, terutama yang berasal dari kemasan sekali pakai," ujarnya.

Menurut Director of Public Affairs, Communication and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo, mereka terus berupaya mengurangi limbah. Caranya dengan merancang kemasan yang dapat didaur ulang serta mengumpulkan dan mendaur ulang 100 persen produk yang dijual pada 2030. Mereka juga bermitra dengan berbagai organisasi yang dapat membantu mewujudkan semua itu.

Dalam rantai daur ulang plastik, pet memiliki sifat ringan, mudah dibentuk, mudah didaur ulang, serta tidak mudah pecah. Botol pet jernih yang telah dikumpulkan dan didaur ulang dengan baik dapat dikonversi berulang kali menjadi botol recycled pet berkualitas tinggi dan beragam produk bermanfaat lainnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Waste4Change (waste4change)

"Botol ini jauh lebih mudah untuk diubah menjadi benda lain yang berguna. Apabila agenda ini dikelola dengan baik, nantinya bisa menggerakkan ekonomi sirkular. Jadi, dampaknya cukup luas," ujar Managing Director Waste4Change, M Bijaksana Junerosano.

Minuman Sprite dalam kemasan botol pet jernih akan tersedia di semua swalayan, minimarket, dan toko ritel di seluruh Indonesia mulai 18 Februari 2021. Sprite Clear Bottle akan tersedia dalam ukuran 250 ml dan 390 ml. Ukuran kemasan yang lebih besar seperti botol pet 1 liter dan botol pet 1,5 liter juga tersedia.


×