Petugas membawa kardus vaksin Covid-19 Sinovac yang kosong ke luar ruangan usai proses pendistribusian di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Kota Bandung, Selasa (26/1). Dinas Kesehatan Kota Bandung menerima 25.040 dosis vaks | ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
27 Jan 2021, 02:00 WIB

Vaksin Dosis Kedua Dimulai

Sejumlah daerah menjadwalkan vaksinasi kedua Kamis pekan ini.

 

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menjalani vaksinasi dosis kedua pada Rabu (27/1) besok. Hal ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. 

"Iya benar (besok)," ujar Wiku, Selasa (26/1). Jadwal vaksinasi dosis kedua juga pernah diunggah oleh Presiden Jokowi sendiri melalui akun media sosialnya. Presiden sempat mengunggah kartu vaksinasi, yang memuat informasi mengenai jadwal vaksinasi, baik dosis pertama maupun kedua. 

Setelah mendapat vaksin suntikan vaksin Sinovac dosis pertama pada 13 Januari 2021, Jokowi harus menjalani vaksinasi dosis kedua berselang 14 hari, pada 27 Januari 2021. Pada kartu vaksinasi Presiden juga ditulis lokasi pelaksanaan vaksinasi, yakni Klinik Husada Setia Waspada Mako Paspampres. 

Terkait

"Kartu yang akan diberikan kepada semua orang yang divaksinasi ini, sekaligus pengingat agar tepat waktu menjalani vaksin kedua," kata Jokowi dalam unggahannya, Rabu (13/1) lalu. Vaksinasi Covid-19 dengan vaksin produksi Sinovac memang disyaratkan dilakukan dua kali berjangka dua pekan untuk menimbulkan imunitas.

Presiden Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia, yang menerima suntikan vaksin dalam rangkaian program vaksinasi Covid-19. Dalam prosesi vaksinasi perdana saat itu, Jokowi juga didampingi sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengungkapkan, kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua akan dilaksanakan pada Kamis (28/1) mendatang. Pihaknya mengingatkan seluruh tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang di fasilitas kesehatan yang pernah disuntik dosis pertama untuk bersiap divaksinasi.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, sebanyak 10 orang tokoh yang telah divaksin Covid-19 pada Kamis (14/1) lalu akan kembali divaksinasi pada Kamis (28/1). Ia menuturkan, jadwal penyuntikan terhadap mereka akan digabung dengan jadwal penyuntikan nakes di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA).

"Tanggal 14 tercatat 624 orang (yang divaksin dosis pertama," ujarnya, Selasa (26/1). Selanjutnya, mereka akan disuntik dosis kedua pada Kamis (28/1). Ahyani menyebutkan, jumlah vaksin Covid-19 dosis kedua akan dikirimkan sesuai dengan jumlah dosis pertama, yaitu 25 ribu. Ia mengatakan, vaksin tersebut didistribusikan dan masuk ke gudang penyimpanan Dinkes kemarin.

Vaksin dosis kedua untuk tenaga kesehatan (nakes) dan pendukungnya juga tiba di Solo pada Selasa (26/1). Vaksin tersebut langsung disimpan di instalasi farmasi di Laweyan.

Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai melaksanakan vaksinasi dosis kedua untuk nakes pada 28 Januari 2021, atau 14 hari setelah suntikan dosis pertama yang diberikan pada 14 Januari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, vaksin dosis kedua diambil ke Semarang dan tiba di Solo pada Selasa. Jumlah vaksin yang diambil sebanyak 10.620 dosis dan tambahan 880 dosis, totalnya 11.500 dosis.

"Karena ada tambahan peserta 425 orang, yang tidak masuk pada data pemberian dosis pertama. Untuk 425 orang ini langsung dua dosis, tapi diberi lebihan sedikit," kata Siti, Selasa.

Pada vaksinasi dosis pertama, jumlah nakes yang teregistrasi di data Primary Care ada 9.491 orang, artinya sudah menyatakan bersedia divaksin. Jumlah yang datang ke fasilitas kesehatan (faskes) ada 8.403 orang dan yang sudah divaksin sebanyak 7.213 nakes. Sedangkan yang ditunda vaksinasi ada 465 nakes. Data capaian di dashboard pada Selasa siang menunjukkan angka 76 persen. 

photo
Petugas Dinas Kesehatan Kota Bandung membuka segel pintu mobil yang mengangkut vaksin Covid-19 Sinovac saat proses pendistribusian di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Kota Bandung, Selasa (26/1).  - (ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Namun, data tersebut terus bergerak karena pada hari tersebut, ada nakes yang divaksin. "Sisa sekitar 2.800 nakes itu kalau sudah ada e-tiketnya insya Allah Solo satu hari bisa diselesaikan," katanya.

Siti Wahyuningsih mengeklaim, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kota Solo adalah yang tercepat di antara daerah lainnya secara nasional. Capaian vaksinasi dosis pertama hingga Selasa (26/1) siang mencapai 76 persen.

Siti Wahyuningsih menyatakan, Pemkot Solo memang melakukan percepatan vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan dan pendukungnya, sesuai dengan instruksi menteri kesehatan dan gubernur jateng. “Artinya, ini juga tantangan bagi kami di Kota Solo karena nakesnya itu banyak. Kan nakes banyak dengan nakes sedikit tata kelola juga berbeda," kata Siti kepada wartawan di kantor DKK Solo, Selasa. 


×