Morris Garage (MG) brand asal Britania mengaspal di Indonesia dalam varian MG ZS. | Dok Republika/Eric Iskandarsjah Z
12 Jun 2020, 00:18 WIB

Merasakan Performa SUV Britania-Cina

Brand asal Britania ini menandai kehadirannya di Indonesia dengan SUV varian MG ZS.

Maret lalu, Morris Garage (MG) resmi meramaikan pasar otomotif nasional. Sebagai gebrakan awal, brand asal Inggris ini menandai kehadirannya lewat produk MG ZS. Pekan ini, Republika diundang untuk menjajal performa dan fitur dari mobil kompak SUV ini.

Pertama jumpa, desain eksterior MG ZS penuh pesona. Meski ukuran roda terlihat terlalu kecil, namun hal itu tidak mengurangi kekohan dari kendaraan ini. Artinya, MG ZS tetap mantap dipacu di semua medan dan nyaman.

Secara keseluruhan, tampilan luar mobil yang ditawarkan dengan harga di bawah Rp 300 juta itu, terbilang elegan. Terlebih, jenama yang bermarkas di Birmingham tersebut cukup mampu memainkan garis desain dengan apik dan menyematkan pemanis chrome dengan bijak di sekujur bodi.

Apalagi, mobil ini juga dilengkapi dengan lampu head light dan tail light yang manis dan ikonik. Varian yang dijajal Republika sendiri merupakan yang tertinggi atau MG ZS Ignite. Jenis ini, tampilannya juga ditunjang oleh roof rail yang menjanjikan fungsi dan estetika.

Terkait

Tampilan depan didukung oleh desain grille dan bumper yang apik. Sedangkan pada bagian buritan, terlihat manis dan minimalis karena handle pintu bagasi didesain secara terintegrasi dengan logo MG. Apalagi, bagian belakang mobil ini dilengkapi dengan lambang bendera Inggris atau Britania Raya yang mempertegas histori brand-nya.

Masuk ke dalam kabin, pengendara harus menekan tombol pada remote smart key. Namun, untuk menyalakan mesin, pengemudi tak perlu menggunakan anak kunci, lantaran varian ini telah menerapkan fitur push start button.

Sebelum masuk pada bangku kemudi, pengendara akan disambut oleh pemilik brand MG. Karena, pada pilar B bagian bawah, terdapat stiker identitas dengan tulisan bahwa mobil ini diproduksi oleh Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC Motor). SAIC merupakan perusahaan milik Pemerintah Cina yang mengakuisisi MG pada tahun 2008.

Nah, dari sini rasanya perlu dibuktikan apakah produk ini lebih didominasi oleh nuansa khas Eropa atau Cina. Pada sisi eksterior, terlihat bahwa intervensi Eropa cukup mendominasi aspek desain.

Lewat kesempatan ini, Republika pun mencoba menggali pada bagian mana peran pabrikan Cina yang dikenal mahir dalam hal efisiensi dan pemangkasan harga. Saat pertama duduk di bangku kemudi, ternyata nuansa Eropa masih cukup kental. Mengingat, interior MG ZS Ignite ini dibalut dengan material yang terkesan mewah.

Apalagi, tuas lampu sein pun terletak pada sisi kiri kemudi khas Eropa, sehingga pengemudi yang terbiasa menggunakan mobil dengan tuas lampu sein di kanan perlu untuk memperhatikan hal ini.

Saat mulai melaju dalam beragam kondisi, performa mesin serta suspensi dan peredaman kabin terbilang cukup baik. Tidak terlalu agresif dan advance, namun juga tidak begitu menyiksa pengendara. Mengingat, MG ZS memang mobil praktis dan fungsional yang tidak terlalu mengedepankan performa, sehingga dapat hadir dalam rentang harga yang reasonable.

 
MG ZS memang mobil praktis dan fungsional yang tidak terlalu mengedepankan performa, sehingga rentang harganya reasonable.
 
 

Kendaraan ini sudah dilengkapi dengan adjustable electric steering. Artinya, intensitas power steering pada mobil ini dapat disesuaikan dengan selera atau kondisi jalan. Total, ada tiga mode power steering mulai dari yang paling ringan untuk perkotaan dan yang lebih berat untuk memberikan kestabilan dalam kecepatan tinggi.

MG ZS menggunakan mesin 1,5 liter DOC 4-silinder 16 katup VTi-TECH dengan tenaga maksimum sebesar 114 HP. Mesin 15S4C ini juga didukung dengan torsi sebesar 150 Nm. Soal harga, MG ZS Excite ditawarkan Rp 255,8 juta (OTR Jakarta), sedangkan MG ZS Ignite dibanderol Rp 289,8 juta.

Sejumlah hal yang cukup menyenangkan dari mobil ini adalah karena adanya fitur auto on/off head lamps. Ini memang fitur sederhana, namun sangat bermanfaat saat memasuki sebuah terowongan yang gelap pada siang hari.

Selain itu, MG ZS varian tertinggi ini juga dilengkapi dengan panoramic sunroof yang dapat dibuka dengan mudah lewat tombol intuitif. Dengan fitur ini, maka nuansa kabin selama perjalanan pun dapat lebih hidup dan variatif.

Tapi sayang, rupanya mobil ini belum menerapkan fitur electronic parking brake. Padahal, fitur ini cukup mampu memanjakan pengemudi, khususnya kaum hawa untuk mengaktifkan rem parkir dengan effortless.

Meski demikian, pengendara dimanjakan oleh teknologi cruise control dan entertainment system yang telah menunjang fitur Apple CarPlay serta fungsi Apple Siri. Mobil dengan konfigurasi bangku dua baris ini pun mencoba memanjakan penumpang belakang dengan ukuran jok yang sangat akomodatif dan leg room serta head room yang cukup lega. 

photo
Morris Garage (MG) brand asal Inggris mengaspal di Indonesia - (Dok Republika/Eric Iskandarsjah Z)


×