Ekonomi
Kepastian Pasokan BBM Perlu Terus Dijaga
Keandalan distribusi membantu menjaga kepastian bagi konsumen.
JAKARTA -- Kepastian pasokan BBM menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga aktivitas dan beban ekonomi masyarakat. Upaya memperkuat pasokan dan distribusi dinilai perlu terus dilakukan agar konsumen tidak menghadapi biaya tambahan akibat gangguan ketersediaan BBM.
Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi menilai langkah Pertamina memperkuat pasokan dan distribusi BBM sejalan dengan kebutuhan menjaga hak dasar konsumen. Menurut dia, Pertamina memiliki pengalaman dan kapasitas dalam menjaga ketersediaan energi di berbagai wilayah.
“Jika pasokan tidak ada kepastian maka akan berdampak terhadap situasi mikro ekonomi masyarakat. Dalam hal ini masyarakat harus membeli BBM dengan produk yang lebih mahal plus harus menambah ongkos tambahan untuk biaya transportasi, biaya logistik, dan lain-lain,” kata Tulus.
Karena itu, Tulus menilai penguatan pasokan perlu dibarengi mitigasi terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah potensi perpindahan pengguna ke BBM subsidi akibat perbedaan harga dengan produk nonsubsidi.
Ia juga menilai koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan lainnya penting untuk menjaga distribusi sekaligus mempercepat normalisasi apabila terjadi gangguan di lapangan.
Di sisi konsumen, Tulus mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian secara berlebihan justru berpotensi menambah tekanan terhadap pasokan dan distribusi.
“Masyarakat juga punya tanggungjawab untuk menjaga stabilitas dan keandalan pasokan BBM, dan tidak perlu melakukan tindakan panic buying. Sebab tindakan panic buying justru bisa memicu keadaan semakin distortif, bahkan chaos,” ujarnya.
Pertamina sebelumnya menyatakan terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM melalui penambahan pasokan, penguatan operasional SPBU, serta penyediaan layanan tambahan sesuai kebutuhan di lapangan.
Menurut Tulus, langkah tersebut penting karena kepastian pasokan berkaitan langsung dengan kepentingan konsumen. Penguatan distribusi juga perlu dilakukan secara konsisten agar perubahan pola konsumsi maupun gangguan di lapangan dapat diantisipasi lebih cepat.
Kepastian BBM pada akhirnya tidak hanya bergantung pada besarnya stok. Keandalan distribusi, koordinasi antarpihak, serta perilaku konsumsi yang wajar menjadi faktor yang sama-sama menentukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
