Pengemudi ojek menunjukan pesanan belanja daring di pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/4/2020). | M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
16 Apr 2020, 20:07 WIB

Melalui Badai Pandemi dengan Teknologi

Berdonasi kini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi augmented reality.

Masih terus bergulirnya pandemi global akibat virus Covid-19 membuat banyak pihak terus berupaya berkontribusi bagi sesama. Tak terkecuali, di industri teknologi.

Sejak imbauan pembatasan sosial diumumkan, tak sedikit perusahaan teknologi yang menggalang bantuan atau menghadirkan program baru untuk memudahkan kehidupan selama pembatasan dilakukan.

Beberapa waktu lalu, dompet digital Dana mengumumkan kehadiran fitur pendataan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang disematkan dalam miniprogram Siap Siaga Covid-19. Fitur pendataan UMKM ini merupakan bentuk dukungan Dana terhadap gerakan sosial BelanjaDiWarungTetangga yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) untuk mendorong terus bergulirnya perekonomian rakyat di tengah penyebaran Covid-19.

CEO dan salah satu pendiri Dana, Vincent Iswara, menjelaskan, Dana mendukung program pemerintah untuk mendata para pelaku UMKM, termasuk warung kelontong dan warung makan kecil. "Melalui fitur pendataan UMKM, kami mengajak pengguna Dana untuk mendaftarkan warung-warung di sekitar tempat tinggalnya dan membantu mereka tetap bertahan di tengah pandemi yang berdampak pada penurunan omzet harian mereka," jelasnya dalam keterangan pers yang diterima Republika.

Terkait

Gerakan BelanjaDiWarungTetangga, Vincent melanjutkan, merupakan bentuk solidaritas masyarakat yang dapat dilakukan melalui aplikasi dompet digital Dana. Pengguna dapat berpartisipasi dengan mengakses miniprogram Siap Siaga Covid-19, memilih opsi 'Daftarkan Warung Sekitar Kamu', lalu mendaftarkan nama dan nomor telepon pemilik warung, jenis usaha, serta alamat tempat usaha mereka. "Dengan pendataan ini, pengguna Dana telah ikut serta dalam aksi nyata menyelamatkan warung-warung di sekitar mereka dan turut menggerakkan perekonomian nasional," ujar Vincent.

Daftar warung yang terkumpul kemudian akan langsung diserahkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk dilakukan pengelolaan data dan pendistribusian bantuan. Bantuan yang diberikan dapat berupa bantuan tunai atau persediaan bahan pokok dengan harga normal dari BUMN klaster pangan yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Sebelumnya, Dana juga telah mem perkenalkan miniprogram Siap Siaga Covid-19. Melalui miniprogram ini, pengguna bisa memperoleh fakta dan beragam informasi edukatif terkait virus korona. Termasuk juga, melakukan diagnosis kesehatan secara mandiri, hingga melakukan donasi digital guna membantu penyediaan alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan. Selain itu, tersedia pula pembiayaan pengobatan masyarakat yang terdampak Covid-19 hasil kerja sama dengan Kitabisa.com.

Gemakan betah di rumah

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk berkontribusi di saat pandemi. Tiktok, sebagai platform destinasi video singkat, menghadirkan program "Sama Sama Dirumah" untuk mengajak pengguna tetap semangat berkreativitas.

Rangkaian program ini dimulai dengan tagar "Sama Sama Dirumah" yang mengajak masyarakat Indonesia berbagi cara-cara kreatif selama menghabiskan waktu di rumah.

 
Ini saat yang sulit bagi seluruh dunia, tapi momen ini juga dapat mempersatukan kita sebagai satu komunitas. Bagaimana kita tetap saling terhubung dan menyadari pentingnya saling membantu, menyemangati, dan menghibur.
Anugrah Putra, Head of Content and Users Operations Tiktok Indonesia 
 

Diharapkan, lanjut dia, masyarakat Indonesia dan seluruh dunia dapat se nan tiasa aman dan sehat dengan sama samadirumah. Selain mendukung im bau an untuk jaga jarak dan tetap di rumah, Tiktok juga mendonasikan 10 juta dolar AS kepada Covid-19 Solidarity Response Fund dari WHO.

Dana ini diharapkan dapat membantu WHO mengirim persediaan kepada tenaga medis, memastikan komunitas memiliki akses ke informasi yang berbasis ilmiah. Termasuk juga, mempercepat upaya menemukan pengobatan atau vaksin virus ini.

Berbagi informasi bermanfaat

Di masa pandemi, platform media sosial tak hanya berfungsi untuk saling memberi kabar dan bersosialisasi. Saat ini, Instagram juga banyak dimanfaatkan para penggunanya yang berprofesi sebagai dokter untuk membagikan layanan gratis atau membagikan ilmu kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Beberapa di antaranya:

1. Dr Alghufron MMR dan dr Dianca Oetama

Keduanya merupakan beberapa contoh dokter yang memberikan layanan konsultasi gratis seputar Covid-19 melalui Instagram direct mereka. Konsultasi gratis ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para pasien yang membutuhkan pertolongan medis secara cepat tanpa harus mengunjungi rumah sakit yang saat ini sumber penyebaran Covid-19.

2. Dr Putu Ayuwidia Ekaputri

Dokter dengan nama akun @diadiawidia ini kerap membagikan tips dan langkah-langkah yang dapat diambil oleh seseorang jika dinyatakan positif Covid-19.

3. Dr Anton Tanjung

Berkolaborasi dengan kedua rekannya, @drg.mirza dan @drg.irene, ketiganya memanfaatkan akun Instagram untuk memublikasikan informasi seputar rumah sakit, puskesmas, maupun rekan sejawatnya yang membutuhkan donasi alat pelindung diri maupun alat medis lainnya.

Habiskan waktu dengan berfaedah

Ada beberapa konten di Tiktok yang bisa menjadi teman selama masyarakat menghabiskan waktu di rumah.

Beberapa di antaranya adalah:

1. Komedi

Selama karantina diri, Meike memiliki tips kocak yang bisa dilakukan siapa saja di rumah, salah satunya dengan mencoba fitur edit video dan efek seru yang bisa menghilangkan kebosanan, seperti membuat konten dengan stiker memperbanyak diri atau head quiz dengan pantulan diri di cermin.

 2. Kesehatan

Imunitas tubuh yang baik bisa menghindarkan kita dari paparan virus. Livita Gunardi, salah satu kreator Tiktok membagikan tips olahraga alternatif di rumah untuk membentuk kaki, lengkap dengan instruksi yang dapat dipraktikkan. Selain itu, ada pula Dien Limano juga memberikan tutorial sederhana, latihan kardio yang membentuk bagian upper, lower, dan core body

Permudah donasi

Teknologi selama ini dikenal sebagai enabler untuk makin mempermudah kehidupan masyarakat. Di saat seperti ini, teknologi juga berupaya terus mempermudah penyaluran donasi untuk meringankan beban sesama yang terdampak selama pandemi.

Belum lama ini, Snapchat meluncurkan lensa augmented reality (AR) di 33 negara, termasuk Indonesia, bagi para Snapchatters yang ingin membantu upaya penanggulangan Covid-19.

Dengan meningkatkan teknologi pemindaian objek nyata dengan kamera Snapchat, para Snapchatters dapat merasakan pengalaman AR saat memindai mata uang, seperti dolar, euro atau rupiah. Setelah dipindai, pengguna bisa menge-tap mata uang tersebut pada layar hingga muncul AR experience yang menunjukkan cara berdonasi untuk membantu usaha cepat tanggap WHO.

Lensa baru ini diluncurkan atas kerja sama dengan Yayasan Perserikatan Bangsa- Bangsa melalui Dana Tanggap Solidaritas Covid-19. Para pengguna Snapchat dapat mengakses lensa ini dengan berbagai cara, termasuk di carousel lensa, melalui Snapcode atau dengan menggunakan fitur scan. Di Indonesia, Snapchatters dapat mendonasikan Rp 50 ribu setiap mereka menggunakan lensa terbaru ini.

Upaya untuk saling bergotong-royong membantu sesama juga dilakukan Modena Indonesia. Pekan lalu, Modena menyambangi kantor Sekretariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Jakarta dengan membawa paket alat pelindung diri (APD) untuk didistribusikan kepada para tenaga medis yang bertugas merawat pasien Covid-19.

photo
Relawan menyerahkan sumbangan barang kebutuhan pokok kepada warga sebagai bantuan pangan akibat wabah COVID-19 di Lingkungan Suwung Batan Kendal Denpasar, Bali, Ahad (12/4). - (ANTARA FOTO)

Director PT Modena Indonesia Bagus Prastowo menjelaskan, mendesaknya kebutuhan APD bagi petugas medis menjadi pertimbangan Modena dalam memutuskan pemberian bentuk bantuan. "Sebagai garda terdepan dalam memberikan perawatan kepada pasien Covid-19, APD sangat penting, untuk mengurangi risiko tertular virus korona. Ini juga sebagai salah satu langkah menahan laju penyebaran Covid-19 di lingkungan tempat pelayanan medis." ujar Bagus.

Selain ambil bagian dalam penanggulangan Covid-19 lewat donasi, Modena juga menerapkan langkah-langkah untuk menekan laju penyebaran virus korona di lingkungannya tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada konsumen. Antara lain, dengan penyemprotan disinfektan dan pelaksanaan meeting berbasis internet.


×