Tepat memilih tas laptop dapat membantu kita menjaga kesehatan postur (ilustrasi) | Unsplash/Jonathan Fransisca

Gaya Hidup

Keliru Cara Jinjing Laptop, Berujung Bahaya Bagi Tubuh

Hindari menyeimbangkan laptop dengan satu tangan.

Pernahkah terpikir bahwa selama ini cara kita membawa laptop adalah keliru? Misalnya, saat menenteng laptop di pergelangan atau ketika menggendong tas berisi laptop di bahu.

Jika pergelangan tangan dan punggung terasa sakit terus-menerus, penyebabnya bisa jadi berasal dari cara yang keliru membawa laptop. Perangkat kerja yang ramping ini mungkin tidak terlihat seperti sumber nyeri pada tubuh, tetapi bisa menjadi penyebab umum orang mengalami nyeri hingga tahap kronis. 

Seiring berjalannya waktu, membawa perangkat ini, meskipun hanya dari satu ruangan ke ruangan lain, dapat menyebabkan ketegangan otot. Dalam jangka panjang, bahkan hingga menimbulkan masalah pada postur tubuh. 

Meskipun ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membawa laptop saat bepergian, ada cara umum yang setidaknya bisa menyebabkan sakit, menurut pakar ergonomi. Berikut ulasannya, seperti dikutip dari Huffpost, Selasa (26/9/2023).

  1. Hindari menyeimbangkan laptop dengan satu tangan
photo
Hindari membawa laptop hanya di satu tangan (ilustrasi) - (Unsplash/Andrea Natali)

Bagi yang suka membawa laptop dengan satu tangan atau masih dalam kondisi terbuka, itu adalah cara yang keliru dan bisa membebani tubuh. Patrick Maloney, pelatih atletik utama di Tulane Institute of Sports Medicine di New Orleans, mengatakan saat ini tren perangkat laptop memang terus diciptakan semakin ringan. “Tapi tetap saja, itu seperti tiga atau empat pon atau sekitar satu kilogram beban yang dibawa di pergelangan tangan,” kata Maloney. 

Hal ini dapat menyebabkan kondisi umum yang disebut sindrom de Quervain. Pada dasarnya itu seperti tendinitis di pergelangan tangan. Jika cara itu dilakukan setiap hari, laptop seberat enam kilogram, akan terasa seperti batu bata yang membebani tubuh.

“Jika Anda bekerja selama delapan jam sehari, dan Anda berada di sela-sela rapat sambil membawa laptop, Anda melakukan sambil memegang laptop di pergelangan tangan Anda,” kata Maloney.

Lebih lanjut dia menjelaskan jika merasa perlu membawa laptop terbuka agar pekerjaan tidak hilang, lakukan dengan kedua tangan agar mendistribusikan beban pada dua sendi, bukan satu saja. Idealnya, harus menutup laptop dan membawanya seperti buku di bawah lengan sehingga laptop sejajar dengan pinggul. Saran terbaik adalah mengeluarkan laptop dari tangan dan memasukkannya ke dalam tas jika Anda berjalan jauh. 

 

2. Gunakan tas ransel 

Biasanya beban tas ransel tidak boleh melebihi 10 persen dari berat badan seseorang. Menurut Nathaniel Chung, ahli ergonomi kampus untuk Layanan Kesehatan Universitas di University of California, Berkeley, Hal ini sangat penting terutama bagi anak-anak yang pertumbuhan dan perkembangannya dapat terkena dampak negatif akibat membawa beban yang berlebihan.

Dengan kata lain, jika berat Anda sekitar 65 kilogram, Anda hanya boleh membawa sekitar 65 kilogram. Idealnya, Anda harus menggunakan tas punggung untuk membawa laptop jarak jauh, bukan tas jinjing yang Anda bawa di satu bahu.

 

photo
Gunakan tas jinjing untuk menenteng laptop (ilustrasi) - (Unsplash/Windows)

3. Gunakan kedua tali ransel

Chung mengatakan, ransel juga harus dipakai dengan kedua tali. Penggunaan tali bahu tunggal dapat menyebabkan masalah muskuloskeletal punggung, terutama skoliosis pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Maloney mengatakan penting untuk mendistribusikan berat laptop secara merata di kedua bahu karena semua persendian kita terhubung, jadi apa yang kita lakukan dengan bahu dapat memengaruhi pinggul. “Jika kita mempunyai beban di satu sisi tubuh kita, kita akan mengimbanginya dengan bersandar ke arah yang berlawanan,” kata dia.

Jika memang menggunakan tas jinjing, sering-seringlah berganti bahu. Para ahli sepakat bahwa tas ransel merupakan alat terbaik untuk laptop. Namun, jika harus menggunakan tas dengan satu tali bahu saja, lakukan langkah ekstra agar beban tidak selalu bertumpu pada satu bahu.

 

 
Penting untuk mendistribusikan berat laptop secara merata di kedua bahu karena semua persendian kita terhubung. 
 
PATRICK MALONEY, Pelatih atletik utama di Tulane Institute of Sports Medicine di New Orleans. 
 
 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Bahaya Kesehatan Signifikan dari Kurang Tidur

Selama tidur nyenyak, otak melakukan fungsi-fungsi penting.

SELENGKAPNYA

Gen Z Akrab dengan Isu Kesehatan Mental, Mitos atau Fakta?

Sangat mungkin ada lebih dari satu alasan di balik berkembangnya suatu gangguan kesehatan mental.

SELENGKAPNYA

Jangan Lupakan Kesehatan Mata di Tengah Deraan Polusi Udara

Asap merupakan bahan pengiritasi yang ketika bersentuhan dengan mata, partikel kecilnya dapat meleleh ke dalam air mata Anda,

SELENGKAPNYA