Aplikasi Twitter yang kini makin terancam dengan kehadiran Threads (ilustrasi) | Unsplash/Souvik Banerjee

Inovasi

Panduan Komprehensif Membersihkan Jejak Digital di Twitter

Menghapus cuitan lama bisa menjadi cara yang efektif untuk memulai halaman baru.

Pada era digital saat ini, platform media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan. Melalui platform ini, kita berbagi pandangan, opini, serta pengalaman dengan seluruh dunia.

Salah satu platform populer adalah X (sebelumya Twitter-Red), sebuah platform mikroblog yang memungkinkan penggunanya untuk berekspresi. Namun, seiring berjalannya waktu, pandangan kita bisa berubah dan cicitan lama kita mungkin tidak lagi sesuai dengan nilai dan keyakinan saat ini.

Karena itu, banyak pengguna ingin tahu bagaimana cara menemukan dan menghapus cicitan lama mereka agar citra daringnya tetap akurat atau relevan dengan zaman. Menghapus konten yang sudah tidak sesuai dengan diri kita membantu mempresentasikan citra diri yang konsisten.

photo
Foto ilustrasi menunjukkan aplikasi media sosial Threads (kiri) dan Twitter di Los Angeles, California, AS, Kamis (67/2023). Meta meluncurkan aplikasi barunya Threads yang berfungsi sebagai pendamping Instagram dan merupakan pesaing langsung Twitter Elon Musk. - (EPA-EFE/ETIENNE LAURENT)

Terutama kepada pemberi kerja potensial, rekan kerja, dan koneksi lainnya. Ada banyak alasan mengapa seseorang mungkin ingin menghapus cicitan lama mereka.

Bisa jadi pandangan kita tentang suatu topik telah berubah dan kita tidak ingin dihubungkan dengan cuitan lama yang tidak mencerminkan pandangan baru kita. Atau, mungkin kita sedang mencari pekerjaan dan ingin membersihkan jejak daring kita.

Apa pun alasannya, menghapus cuitan lama bisa menjadi cara yang efektif untuk memulai halaman baru. Dilansir GIZChina pada Selasa (22/8/2023), langkah demi langkah menghapus tweet lama.


1. Akses Akun Twitter Anda.

Langkah pertama adalah masuk ke akun Twitter menggunakan kredensial yang sesuai. Anda dapat melakukannya melalui komputer atau perangkat seluler.

photo
Gambar ilustrasi memperlihatkan dua ponsel yang menampilkan logo Twitter dan X, di Los Angeles, California, AS, 27 Juli 2023. Twitter mengumumkan pada 23 Juli akan melakukan rebranding menjadi X. - ( EPA-EFE/ETIENNE LAURENT)


2. Unduh Arsip Twitter Anda.

Twitter menyediakan opsi untuk mengunduh arsip yang berisi semua tweet Anda. Untuk melakukannya:

- Klik gambar profil Anda di sudut kanan atas layar.

- Pilih "Settings and privacy" dari menu tarik-turun.

- Di menu sebelah kiri, pilih "Your account”.

- Gulir ke bawah hingga menemukan "Download your data”.

- Klik "Request data" dan ikuti petunjuk untuk mendapatkan tautan unduhan melalui surat elektronik.


3. Ekstrak dan Buka Arsip

Setelah mendapatkan tautan melalui e-mail, unduh file arsip yang umumnya dalam format ZIP. Setelah diunduh, ekstrak isi file tersebut ke folder di komputer Anda.

photo
Seorang pekerja mencopot logo di gedung pusat Twitter di San Francisco, Selasa, (24/7/2023)WIB. - (AP Photo/Godofredo A. Vásquez)


4. Temukan Tweet Lama

Buka folder tempat Anda mengekstrak arsip. Di sana, Anda akan menemukan file "index.html”. Buka file ini melalui peramban web Anda. Ini akan menampilkan antarmuka yang intuitif dengan kalender dan opsi pencarian.


5. Cari dan Hapus Tweet Lama.

- Gunakan kalender untuk navigasi ke periode waktu tertentu di mana Anda ingin menemukan tweet lama.

- Anda juga bisa menggunakan opsi pencarian untuk mencari kata kunci atau frasa tertentu.

- Setelah menemukan tweet yang ingin dihapus, klik tweet tersebut untuk membukanya.

- Di halaman tweet, cari ikon tiga titik, biasanya di atas atau di bawah tweet.

- Klik ikon tiga titik dan pilih "Delete tweet”. Konfirmasikan penghapusan ketika diminta.


6. Ulangi Proses

Lakukan langkah-langkah di atas untuk setiap tweet yang ingin Anda hapus. Ingatlah bahwa penghapusan tweet bersifat permanen dan tidak bisa dibatalkan.


Tips dan Pertimbangan Tambahan

 

photo
Logo burung biru Twitter yang ikonik di kantor pusat perusahaan di San Francisco, California, AS, 24 Juli 2023. Pekerjaan sedang dilakukan untuk mengubah tanda-tanda Twitter setelah pemilik Twitter Elon Musk mengumumkan rebranding platform media sosial menjadi X tetapi dihentikan setelah San Francisco polisi menanggapi panggilan dari keamanan gedung bahwa tanda-tanda itu dicuri. Juru bicara kepolisian San Francisco menyatakan bahwa Twitter memiliki perintah kerja untuk menghapus tanda tersebut tetapi tidak menyampaikannya kepada pihak keamanan dan pemilik properti gedung. ( EPA-EFE/JOHN G. MABANGLO)

1. Penghapusan Massal

Jika Anda memiliki banyak tweet yang ingin dihapus, pertimbangkan untuk menggunakan alat pihak ketiga yang memungkinkan penghapusan massal. Namun, pastikan Anda menggunakan layanan yang tepercaya dan aman.


2. Retweet dan Suka

Saat Anda menghapus tweet, retweet, dan suka, juga akan otomatis dihapus. Pertimbangkan hal ini jika ada interaksi penting yang terkait dengan tweet tersebut.


3. Akun Publik vs. Pribadi

Jika akun Twitter Anda bersifat pribadi, hanya pengikut yang disetujui yang bisa melihat tweet Anda. Namun, akun publik bisa diakses oleh siapa saja, sehingga penting untuk mengelola konten dengan bijaksana.


4. Pemeliharaan Berkala

Untuk mencegah penumpukan tweet lama, luangkan waktu secara berkala untuk meninjau dan menghapus unggahan yang tidak lagi relevan atau sesuai dengan pandangan Anda saat ini.


5. Cadangkan Sebelum Menghapus

Sebelum Anda mulai menghapus secara massal, pastikan Anda memiliki salinan cadangan tweet Anda dengan mengunduh arsip Twitter Anda. Ini akan membantu jika Anda ingin melihat lagi pada masa depan. 

 

 
Menghapus konten yang sudah tidak sesuai dengan diri kita, membantu mempresentasikan citra diri yang konsisten.
 
 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Menakar Dampak Pembatasan Twitter pada Bisnis Digital

Pembatasan di Twitter, membuat pelaku usaha harus memikirkan ulang strategi digital marketingnya.

SELENGKAPNYA

Pembatasan Twitter dan Asa Pemilu Lebih Adem, Mungkinkah?

Penggunaan TikTok untuk menggiring opini jelang pemilu memang dimungkinkan.

SELENGKAPNYA

Prahara di Twitter dan Alasan Pengguna Beralih ke Lain Hati

Twitter kini dianggap telah berpindah dari stabil ke startup.

SELENGKAPNYA

Threads Vs Twitter, Lebih Enak Mana?

Saat ini, Threads seolah merupakan jejaring sosial yang masih bayi.

SELENGKAPNYA