DTP secara resmi meluncurkan BuanterOne yang merupakan bentuk kolaborasi kuat bersama OneWeb pada perhelatan Indonesia Expo & Summit (IIXS) 2023, yang mengusung tema High Speed Low Latency Space Internet for Indonesia. | Noer Qomariah Kusumawardhani/Republika

Inovasi

Mengakses Internet dengan Satelit Low Earth Orbit

Satelit dapat membantu menghadirkan konektivitas di wilayah dengan kondisi medan yang menantang.

Konektivitas internet bisa terwujud melalui beberapa cara. Yang paling umum dikenal di masyarakat, antara lain konektivitas internet melalui seluler dan fiber optik. Namun, sebenarnya konektivitas internet juga bisa terwujud melalui satelit. 

Konektivitas melalui satelit di Indonesia, sejatinya memainkan peran yang cukup signifikan, karena kondisi geografis yang menantang bagi implementasi base tranceiver station (BTS) dan infrastruktur lainnya. Bagi konektivitas satelit, rumah bagi satelit adalah orbit.

Menurut laman Bakti Kominfo, sesuai dengan letak orbitnya, satelit dibagi menjadi tiga macam, yaitu satelit Low Earth Orbit (LEO), satelit Medium Earth Orbit (MEO), dan satelit Geostationary Earth Orbit (GEO). Salah satu perusahaan yang menggunakan konstelasi satelit Low Earth Orbit (LEO) adalah OneWeb. Perusahaan ini bermitra dengan perusahaan internet generasi pertama di Indonesia, PT Dwi Tunggal Putra (DTP).

DTP secara resmi meluncurkan BuanterOne yang merupakan bentuk kolaborasi kuat bersama OneWeb pada perhelatan Indonesia Expo & Summit (IIXS) 2023, yang mengusung tema 'High Speed Low Latency Space Internet for Indonesia'.

Menurut Michael Alifen selaku Chief Executive Officer dari DTP, satelit pada era sekarang yang Indonesia gunakan adalah satelit GEO. Dia kemudian menjelaskan perbedaan antara satelit GEO dan satelit LEO.

photo
DTP secara resmi meluncurkan BuanterOne yang merupakan bentuk kolaborasi kuat bersama OneWeb pada perhelatan Indonesia Expo & Summit (IIXS) 2023, yang mengusung tema High Speed Low Latency Space Internet for Indonesia. - (Noer Qomariah Kusumawardhani/Republika )

Satelit GEO, Michael mengatakan berjarak 36 ribu kilometer dari Bumi. Sedangkan satelit LEO berjarak 1.200 kilo meter dari Bumi. Karena latensinya rendah, jelas Michael, maka aplikasi-aplikasi yang memakai jaringan internet yang sensitif dengan delay, sekarang bisa berjalan dengan baik.

“GEO orbit kan 36 ribu kilometer dari Bumi, itu latensi secara teknis, sementara untuk up-down balik lagi itu 525 milli sekon minimum, belum tambahan porsi internet. Jadi dengan porsi internet itu sampai 700 mili sekon, tapi kalau OneWeb dan BuanterOne atau LEO orbit satelit itu hanya membutuhkan 70 mili sekon, plus internet mungkin 10 mili sekon lagi, jadi maksimum 80 mili sekon. Jadi bedanya itu jauh,” kata Michael, Kamis (10/8/2023).

OneWeb memiliki 634 konstelasi satelit seluruh dunia, tetapi dalam satu waktu ada 18 satelit yang akan melewati Indonesia. Ciri khas BuanterOne, Michael mengungkapkan, terletak pada spesialisasi business-to-business (B2B). “Jadi produk kami memang true enterprise create ya. Memang kualitas bandwidth yang ditawarkan nanti akan memang untuk enterprise. Itu yang membedakan kami,” ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BuanterOne (@buanterone)

Michael juga menyebutkan beberapa kemungkinan industri yang difokuskan terkait B2B BuanterOne. Yaitu, industri pertambangan, cellular backhaul, perkebunan, minyak dan gas, mobilitas darat, dan perkapalan atau maritim.

Selain itu,  DTP dengan bangga menyatakan bahwa BuanterOne telah hadir untuk mengatasi masalah akses di Indonesia yang masih terhambat oleh tantangan geografis dan infrastruktur yang terbatas. Terutama, di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Dengan demikian maka fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, ataupun fasilitas publik lainnya dapat merasakan pemerataan transformasi digital yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi,” kata Michael.

David Thorn selaku Vice President, APAC dari OneWeb dalam sambutannya mengatakan dalam perjalanan OneWeb untuk mencapai misi ini, perusahaan senang menemukan mitra yang luar biasa seperti DTP. DTP, menurut Thorn, menjadi Mitra Distribusi Eksklusif pertama OneWeb di kawasan Asia Tenggara.

photo
Suasana peluncuran BuanterOne yang merupakan bentuk kolaborasi kuat bersama OneWeb pada perhelatan Indonesia Expo & Summit (IIXS) 2023. - (Noer Qomariah Kusumawardhani/Republika)

“Lebih dari itu saya juga bangga menyampaikan bahwa DTP saat ini sedang membangun Satellite Network Portal (SNP) untuk OneWeb tidak hanya untuk melayani Indonesia, tetapi juga beberapa negara tetangga,” ujar Thorn.

Sementara itu, Muhammad Arif Angga selaku Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyambut dengan sangat baik kehadiran BuanterOne. Menurut dia, BuanterOne adalah inovasi luar biasa yang memberikan harapan baru bagi teman-teman penyedia layanan internet (ISP) dan bisnis di daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia.

“Dengan jaringan satelit yang canggih dari OneWeb BuanterOne dapat menyediakan akses internet yang cepat dan andal, ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau. Ini bukan hanya layanan internet biasa, tetapi merupakan sebuah peluang besar bagi teman-teman ISP selaku anggota APJII dan para pelaku bisnis untuk meningkatkan layanan mereka," kata Arif. Termasuk juga, lanjut dia, ikut serta membawa dampak positif bagi masyarakat di daerah-daerah 3T. 

DTP sebagai exclusive master distribution partner OneWeb di Indonesia sangat sigap dalam mempersiapkan semua kebutuhan peluncuran layanan. Baik dalam hal teknis maupun infrastruktur.

Salah satu persiapan infrastruktur yang DTP lakukan adalah pembangunan Satellite Network Portal ke-38 dunia (SNP#38) yang berlokasi di Serang, Banten. Pada kesempatan ini, DTP mengumumkan bahwa proses pembangunan SNP#36 kini telah mencapai tahap akhir, yakni Antenna Verification Test, dan segera akan diikuti oleh Hub System Commissioning. SNP#36 dibangun di tanah seluas 10 hektare. 

Lengkap dengan 18 Satellite Access Portal (SAP) atau antena stasiun bumi yang dikendalikan secara otomatis dan mampu memberikan layanan internet dengan bandwidth berkecepatan tinggi dan latensi rendah.

 

 
Produk kami memang true enterprise create ya. 
 
MICHAEL ALIFEN, Chief Executive Officer PT Dwi Tunggal Putra. 
 
SHARE    

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Potret Kelam Perkembangan Industri Provider Internet

Keberadaan kabel internet terus meluas seiring permintaan sambungan internet.

SELENGKAPNYA

Kupas Tuntas Ragam Jenis Satelit

Indonesia membutuhkan satelit karena Indonesia merupakan negara kepulauan.

SELENGKAPNYA

Kontrak Proyek BTS 4G BAKTI Ditinjau Ulang

Kemenkominfo akan mengkaji ulang semua kontrak terkait proyek BTS 4G BAKTI.

SELENGKAPNYA