Tim penyelamat melakukan operasi pencarian di sepanjang jalan yang terendam banjir menuju terowongan bawah tanah di Cheongju, Korea Selatan, Ahad (16/7/2023). | South Korea National Fire Agency via AP
Tim penyelamat melakukan operasi pencarian di sepanjang jalan yang terendam banjir menuju terowongan bawah tanah di Cheongju, Korea Selatan, Ahad (16/7/2023). | Kim Ju-hyung/Yonhap via AP
Tim penyelamat melakukan operasi pencarian di sepanjang jalan yang terendam banjir menuju terowongan bawah tanah di Cheongju, Korea Selatan, Ahad (16/7/2023). | National Fire Agency of S. Korea
Kondisi mobil yang rusak akibat longsor di Yecheon-gun, Provinsi Gyeongsangbuk-do Korea Selatan, Senin, (17/7/72023). | EPA-EFE/JEON HEON-KYUN
Kondisi rumah yang rusak akibat longsor di Yecheon-gun, Provinsi Gyeongsangbuk-do Korea Selatan, Senin, (17/7/72023). | EPA-EFE/JEON HEON-KYUN
Seorang pria termenung di dekat rumahnya yang rusak akibat longsor di Yecheon-gun, Provinsi Gyeongsangbuk-do Korea Selatan, Senin, (17/7/72023). | Yun Kwan-shick/Yonhap via AP
Foto yang disediakan oleh National Fire Agency (NFA), memperlihatkan petugas darurat Korea Selatan mencari korban selamat setelah hujan lebat melanda kota Yeongju, Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan, (15/7/ 2023). | EPA-EFE/National Fire Agency

Peristiwa

Korban Bencana Hidrologi Korea Terus Bertambah

Jumlah orang yang tewas atau hilang akibat bencana hidrologi di Korea ini menjadi 40 orang.

SEOUL - Empat jasad lagi ditemukan dari terowongan bawah tanah yang terendam banjir di Korea Selatan bagian tengah sehingga jumlah orang yang tewas atau hilang akibat hujan belum alam ini ini menjadi 40 orang, kata sejujmlah pejabat pada Senin.

Terowongan bawah tanah Osong di pusat kota Cheongju dihantam banjir Sabtu pekan lalu ketika sungai di dekatnya meluap setelah tanggul jebol akibat permukaan air naik gara-garat hujan lebat. Akibatnya, 15 unit kendaraan, termasuk sebuah bus, terperangkap di bawah air.

Empat jasad lagi ditemukan semalam sehingga jumlah korban tewas menjadi 13 orang.

Total di seluruh negeri itu, 39 orang, termasuk 19 orang di Provinsi Gyeongsang Utara, tewas akibat hujan lebat yang melanda negara itu sejak pekan lalu pada pukul 06:00 pagi waktu setempat.

Menurut Markas Besar Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan, hingga pukul 06:00 pagi, sembilan orang masih dinyatakan hilang, termasuk delapan orang di Provinsi Gyeongsang Utara, sementara 34 orang cedera.

Jumlah korban bisa bertambah saat tim penyelamat terus mengeringkan dan melakukan pencarian di terowongan terendam banjir di mana sekitar 10 kendaraan diyakini terendam.

Di seluruh negeri, 10.570 orang mengungsi akibat banjir itu. Hujan juga merusakkan 628 fasilitas umum dan 317 properti pribadi lainnya, termasuk 146 jalan yang amblas atau hanyut dan 139 rumah terendam banjir. ';