Peristiwa
Derenten, Kebun Binatang, Hingga Menjadi Bandung Zoological Garden
Kata derenten pernah berkembang diasosiasikan dengan kegiatan hari raya Idul Fitri alias Lebaran.
BANDUNG -- Keberadaan Bandung Zoological Garden di Kota Bandung memiliki sejarah panjang. Keberadaannya dapat ditelusuri sejak Bandung masih berstatus gemeente (kotapraja) pada tahun 1933. Kebun binatang Bandung berada di area taman Jubileum Park hasil penggabungan dua kebun binatang yang ada di Dago dan Cimindi.
Seiring dengan perjalanan waktu, warga Bandung menyebut kebun binatang ini derenten. Lidah sunda mengadopsi kosakata Belanda, dierentuin, yang berarti kebun binatang. Lama kelamaan diksi derenten berkembang diasosiasikan dengan kegiatan hari raya Idul Fitri alias Lebaran dalam benak warga.
Derenten dan Lebaran bagi warga Bandung menjadi dua kata yang asosiatif satu sama lain. Lebaran diidentikkan dengan kegiatan mengunjungi derenten. Lama kelamaan, tidak lengkap rasanya jika lebaran tidak liburan ke derenten.
Kegiatan yang dilakukan saat berada di derenten pun sangat khas, nga-botram. Yakni makan bersama di bawah udara terbuka.
Kini ketika tempat wisata di Kota Bandung sangat beragam, Kebun Binatang Bandung bertransformasi menjadi Bandung Zoological Garden. Sebutan derenten pun tidak lagi begitu populer. Dan berwisata ke kebun binatang tidak lagi identik dengan Lebaran.
Meski tidak sebesar jaman dulu, animo warga mengunjungi kebun binatang pada libur Lebaran tetap ada. Hingga pukul 11.30 WIB, pada hari ketiga Lebaran jumlah kunjungan ke objek wisata tersebut mencapai 5.000 orang. Baca Selengkapnya';
