Kendaraan melintas saat diberlakukannya manajemen lalu lintas satu arah di Tol Cipali Km 78 arah Palimanan, Jawa Barat, Selasa (18/4/2023). Pemerintah mulai memberlakukan kebijakan satu arah dari Tol Cikampek sampai Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang mula | Republika/Edwin Dwi Putranto

Nasional

Rata-Rata Kecepatan Kendaraan Arus Mudik 71 Km per Jam

Penerapan sistem satu arah terus diperpanjang.

CIKAMPEK – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah melakukan evaluasi pelaksanaan arus mudik di jalan Tol Jakarta ke arah timur, yaitu ke Cikampek, Cipali, hingga Kalikangkung, Semarang. Hasilnya, hingga Rabu malam (19/4/2023), lonjakan kendaraan yang melintas naik 20 persen dibandingkan arus mudik Lebaran tahun 2022.

“Alhamdulillah sekalipun ada lonjakan kendaraan, tetapi kecepatan kendaraan dari Tol Jakarta ke Semarang juga meningkat dari tahun 2022 lalu, yaitu dari 69 km per jam menjadi 71 km per jam. Ini membuktikan kita ada peningkatan dibanding tahun lalu," kata Budi, Kamis (20/4/2023).

Ia mengapresiasi Kementerian PUPR, Korlantas, Jasa Marga, dan pihak terkait lainnya yang telah melakukan persiapan dengan baik sejak awal untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Beberapa upaya yang dilakukan adalah menambah infrastruktur jalan dari empat lajur menjadi sampai dengan KM 70, Jasa Marga juga menambah sistem counting, baik dari SDM maupun fasilitas pendukungnya, sehingga penghitungan menjadi lebih cepat.

photo
Volume kendaraan yang melintas di KM 424 ruas tol Semarang-Solo terpantau mengalami penurunan, pada Kamis (20/4) pagi. - (Republika/Bowo Pribadi)


Upaya lainnya adalah menambah fasilitas dan kapasitas di rest area, seperti yang dilakukan oleh Astra sebagai pengelola Tol Cipali, yang menambah fasilitas toilet dari 150 menjadi 300 unit dan kapasitas parkir dari 300 kendaraan menjadi 1.000 kendaraan.

“Ini menjadi pelajaran yang baik bahwa kita harus terus meningkatkan prasarana jalan dan meningkatkan kecanggihan sistem penghitungan. Insya Allah pelaksanaan arus mudik dan balik tahun depan akan lebih baik lagi,” ucapnya.

Menghadapi arus balik nanti, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak pulang pada Senin dan Selasa depan, yaitu 24 dan 25 April 2023, karena diprediksi akan menjadi puncak pergerakan arus balik. Menhub menganjurkan masyarakat untuk melakukan perjalanan balik sebelumnya atau sesudahnya, yaitu pada Rabu, Kamis, dan Jumat (26, 27, dan 2 April 2023).

“Di hari Kamis dan Jumat (27 dan 28 April 2023), Jasa Marga berbaik hati akan memberikan diskon tarif tol 20 persen. Karena terbukti pada arus mudik kemarin, dengan adanya diskon, pergerakan kendaraan tumbuh sekitar 12 persen, sehingga banyak masyarakat yang mudik lebih awal,” ujarnya.

 

Untuk memperlancar arus mudik, PT Jasa Marga atas diskresi Kepolisian kembali memperpanjang masa sistem satu arah dari yang semula dijadwalkan selesai Kamis (20/4/2023) pukul 12.00 WIB menjadi hingga pukul 24.00 WIB. Perpanjangan sistem satu arah tersebut juga berdasarkan volume lalu lintas ke arah timur serta pantauan CCTV dan laporan kepolisian.

Adapun, pemberlakuan one way dimulai sejak KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek sampai dengan KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang.
"Dengan dimulainya titik one way di KM 70 GT Cikampek Utama, maka pengguna jalan dari Cikampek yang menuju arah Jakarta akan dialihkan ke Kota Bukit Indah untuk masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta melalui GT Kalihurip 2," kata Corporate Communication Jasa Marga Lisye Octaviana dalam laporannya, Kamis (20/4/2023).

Ia menyampaikan, Jasa Marga akan memantau kondisi lalu lintas tiga jam sebelum jadwal pengakhiran tersebut. Jika nantinya masih terdapat kemacetan signifikan dari Jakarta ke arah Timur, one way akan kembali diperpanjang. Diketahui, penerapan sistem one way telah dimulai sejak Selasa (18/4/2023) lalu untuk mengurai kepadatan lalu lintas ke arah timur.

Sementara itu, puncak pergerakan kendaraan arus mudik di ruas tol di Jawa Tengah telah berlalu, setelah lonjakan arus lalu lintas yang sangat signifikan pada Rabu (19/4/2023) siang hingga malam hari. Memasuki Kamis (20/4/2023) dini hari, volume pergerakan kendaraan pemudik dari Jakarta dan Jawa Barat di dalam ruas jalan tol di Jawa Tengah terlihat terus mengalami penurunan.

photo
Volume kendaraan yang melintas di KM 424 ruas Tol Semarang-Solo terpantau mengalami penurunan, pada Kamis (20/4) pagi. - (Republika/Bowo Pribadi)

Namun, situasi arus lalu lintas di dalam ruas tol terpantau masih ramai lancar, seperti yang terpantau di KM 424 ruas Tol Semarang-Solo di wilayah Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Arus lalu lintas di tol yang menuju arah Solo dan Surabaya masih mendominasi dan intensitas mobil pribadi berpelat nomor Jakarta dan daerah lain di Jawa Barat yang melintas masih cukup tinggi. Dibandingkan dengan hari sebelumnya, situasi arus lalu lintas di dalam ruas Tol Semarang-Solo relatif lebih lancar setelah beban volume pergerakan kendaraan berkurang.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan puncak arus mudik yang masuk wilayah Jawa Tengah pada libur Idul Fitri 1444 Hijriyah terjadi pada Rabu sore hingga malam. Jumlah kendaraan yang melintas di gerbang Tol (GT) Kalikangkung (KM 414) mencapai 4.516 kendaraan per jam. Jumlah ini naik cukup signifikan dibandingkan kondisi lalu lintas normal. "Normalnya, arus lalu lintas yang melewati GT Kalikangkung hanya berkisar 1.700- an kendaraan per jam. Pada Rabu sore mencapai 4.516 kendaraan per jam," kata Ahmad Luthfi.

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat