Perwakilan ormas-ormas Islam berkumpul di Aula Buya Hamka, kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, mereka isu keumatan dan kedatangan Timnas Israel, Jumat (17/3/2023). | Rep-Fuji EP

Olahraga

Timnas Israel Bertanding di Luar Indonesia, Mungkinkah?

Jika timnas Israel dapat bertanding di luar Indonesia, itu akan menjadi salah satu solusi.

Oleh FUJI EP, LINTAR SATRIA

Rencana kedatangan tim nasional sepak bola U-20 Israel ke Indonesia saat Piala Dunia U-20 digelar di sini pada tahun ini mengundang pro dan kontra. Untuk menyikapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia bahkan mengumpulkan perwakilan ormas-ormas Islam di kantor MUI, Jakarta, Jumat (17/3/2023).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan, demi menjaga kewibawaan dan konstitusi Indonesia, dia mengusulkan timnas Israel untuk bertanding di luar Indonesia.

"Saya ingin adalah solusi yang benar-benar adil, Indonesia tidak dipermalukan, kita senang, masyarakat tenang, tidak ada konflik, Israel tetap bisa main (bola), tapi tidak di Indonesia, misalnya. Itu berbagai kemungkinan," kata Sudarnoto di Jakarta seusai bertemu dengan perwakilan ormas-ormas Islam, Jumat (17/3/2023).

photo
Timnas Sepak Bola Israel saat berlaga di Piala Eropa U-21. - (Twitter/ FA israel)

Sudarnoto mengatakan, salah satu yang mungkin dilakukan adalah membuat Israel bertanding di negara lain yang punya hubungan diplomatik dengan mereka. Dia menjelaskan, faktor yang sangat penting yakni Indonesia bisa berdiskusi untuk mencari solusi yang bisa diambil oleh FIFA di Indonesia.

Ia menambahkan, upaya diskusi dengan FIFA bisa melalui Pemerintah RI. FIFA bisa diyakinkan agar timnas Israel bermain di luar Indonesia demi perhelatan Piala Dunia tetap berjalan. Indonesia pun aman dan tidak menginjak-injak konstitusi.

"Secara personal, saya berpikir begitu. Singapura kan sahabat dekat Israel, tentu ini keputusan yang tidak gampang karena Singapura akan menyiapkan, tapi cuma Israel dengan beberapa timnas negara lain," ujar Sudarnoto.

 
Singapura kan sahabat dekat Israel, tentu ini keputusan yang tidak gampang karena Singapura akan menyiapkan, tapi cuma Israel dengan beberapa timnas negara lain.
SUDARNOTO ABDUL HAKIM Ketua MUI Bidang Luar Negeri
 

Menurut dia, jika timnas Israel dapat bertanding di luar Indonesia, itu akan menjadi salah satu solusi yang turut mempertimbangkan masalah keamanan. Sudarnoto mengingatkan, jika dibiarkan, kedatangan timnas Israel ke Indonesia akan menimbulkan eskalasi pro dan kontra.

"Itu pasti (risiko) keamanan ekstra (bagi timnas Israel) juga membuat tidak nyaman, secara psikologis juga tidak nyaman," ujar Sudarnoto.

Sudarnoto mengatakan, MUI sebagai mitra pemerintah menyampaikan saran, tausiyah, dan pandangan, supaya pemerintah juga terjaga kewibawaannya, termasuk kedaulatannya dan konstitusinya.

Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI Bunyam Saptomo menegaskan, FIFA perlu dituntut karena tidak adil dan melakukan standar ganda. "FIFA punya double standard," kata Bunyam di hadapan perwakilan ormas-ormas Islam yang berkumpul di Aula Buya Hamka, kantor MUI, Jumat.

Pada 1961, FIFA melakukan boikot terhadap timnas Afrika Selatan. Belum lama ini, FIFA juga melakukan boikot terhadap timnas Rusia hingga mereka tidak bisa ikut Piala Dunia. Dia pun mempertanyakan alasan FIFA tidak melakukan boikot terhadap timnas Israel.

Bunyam menjelaskan, Afrika Selatan diboikot FIFA karena dianggap melakukan apartheid. Dia menegaskan, Israel juga sangat jelas melakukan apartheid. Di sisi lain, Rusia diboikot karena dianggap melakukan agresi terhadap Ukraina. Sementara itu, Israel juga jelas melakukan agresi sejak beberapa tahun yang lalu terhadap Palestina.

"Tentu yang kita harapkan, pemerintah bisa menampung aspirasi umat Islam, mendesak FIFA untuk berlaku adil terhadap Israel. Jangan sampai Israel dimanja, sementara negara lain diboikot," ujar dia.

 
Mendesak FIFA untuk berlaku adil terhadap Israel. Jangan sampai Israel dimanja, sementara negara lain diboikot.
BUNYAM SAPTOMO Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI
 

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Rabu (15/3/2023) lalu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengatakan, Indonesia selaku tuan rumah Piala Dunia U-20 hanya memfasilitasi kehadiran timnas mana pun, termasuk Israel. Meski demikian, Zuhair yakin dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina tidak akan goyah.

Menurut Zuhair, setiap federasi memiliki aturan sendiri. Oleh karena itu, keputusan untuk mengundang negara tertentu, termasuk Israel, berada sepenuhnya di tangan federasi. Meski timnas Israel berpartisipasi dalam Piala Dunia U-20, Zuhair yakin hal itu tidak akan melunturkan dukungan Indonesia bagi Palestina.

“Dukungan terhadap Palestina oleh Indonesia selalu konsisten. Dukungan Indonesia tidak akan berubah,” ucapnya.

 
Dukungan terhadap Palestina oleh Indonesia selalu konsisten. Dukungan Indonesia tidak akan berubah.
ZUHAIR AL-SHUN Dubes Palestina untuk RI
 

Zuhair pun menegaskan bahwa Palestina menghormati dan tidak akan mengintervensi keputusan masing-masing negara. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyambut pernyataan Duta Besar Palestina tersebut. Pernyataan dubes diyakini mengonfirmasi konsistensi posisi Indonesia terhadap isu Israel-Palestina.

“Khususnya konsistensi Indonesia dalam mendukung terwujudnya kemerdekaan Palestina,” kata Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah kepada Republika, Jumat (17/3/2023).

photo
Lini Masa Indonesia dan Israel - (Repubika)

Dia menjelaskan, rencana kehadiran timnas Israel telah direspons oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) pada pekan lalu lewat rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Namun, Teuku enggan memaparkan hasil rapat tersebut. “Hasil rapat itu sudah disampaikan Pak Menko Polhukam. Silakan quote yang bersangkutan,” ucapnya.

Saat datang ke Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Yogyakarta, pada 8 Maret lalu, Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan, semua persiapan yang berkaitan dengan kehadiran timnas Israel di Indonesia sudah dibahas, termasuk soal kemungkinan adanya penolakan dari beberapa pihak. “Semuanya sudah dibahas,” katanya.

Mahfud menjelaskan, rencana kehadiran timnas Israel sudah dipersiapkan, baik dari jalur politik, diplomatik, maupun keamanan. “Semuanya jalur sudah kita persiapkan. Lihat saja nanti,” ujarnya.

Ziarah Kubur, Penghuni Makam, dan Silaturahim Para Roh

Rasulullah SAW mensyariatkan kepada umatnya agar mengucapkan salam kepada para ahli kubur.

SELENGKAPNYA

Bung Karno Kontra Amerika

Presiden Sukarno kala itu sering dikecam sebagai trouble maker.

SELENGKAPNYA

Kala Paman Nabi Meminta Hujan

Paman Nabi Muhammad SAW, Abbas, berdoa meminta hujan kala paceklik melanda era Khalifah Umar.

SELENGKAPNYA