Ustaz Dr Amir Faishol Fath | Republika

Khazanah

Janganlah Bersedih Saat Musibah

Janganlah Anda merasa sedih dengan musibah yang menimpa Anda.

DIASUH OLEH USTAZ DR AMIR FAISHOL FATH; Pakar Tafsir Alquran, Dai Nasional, CEO Fath Institute

Surah Yusuf diturunkan pada saat Nabi SAW mengalami musibah. Pamannya Abu Thalib yang paling gigih membelanya pada masa-masa awal dakwahnya, seketika meninggal dunia. Demikian juga istrinya, Khadijah, yang sangat dihormati di tengah masyarakat Arab wafat di tahun yang sama.

Waktu itu tahun kesepuluh kenabian, Nabi sedang sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat yang sangat disegani oleh masyarakat kafir Makkah. Tahun itu dikenal dengan aamul huzni (tahun kesedihan). Allah menghibur Nabi dengan menurunkan surah Yusuf.

Ada apa dalam surah Yusuf? Ternyata inilah surah yang menenangkan hati. Para ulama mengatakan, surah Yusuf adalah pelipur lara. Siapa pun yang membacanya akan terbebas dari kesedihan yang dialaminya. Memang surah Yusuf telah merekam seluruh peristiwa yang paling mengenaskan dalam perjalanan hidup Nabi Yusuf sebagai manusia biasa.

Tidak terbayang bagaimana penderitaan Nabi Yusuf kecil yang dimasukkan dalam sumur selama tiga hari. Semua akan mengatakan bahwa ia pasti mati. Namun, Allah SWT mempunyai kehendak lain atas apa yang ia takdirkan. Ternyata, dari sumur itulah Allah ingin mengangkatnya menjadi keluarga istana menteri keuangan di Mesir.

Ketika Nabi Yusuf berada di istana boleh jadi semua orang akan berkata bahwa ia dalam posisi aman. Namun tiba-tiba musibah menimpanya. Sebuah fitnah memojokkannya pada posisi yang sangat sulit. Di satu sisi ia harus tetap menjaga kehormatannya. Di sisi lain, ia dipaksa untuk melakukan perbuatan zina.

Namun, Nabi Yusuflah yang dituduh melakukan tindakan keji tersebut. Akibatnya ia harus mendekam dalam penjara. Ini pelajaran bagi yang berada di puncak sukses, janganlah segera merasa puas dengan apa yang telah dicapainya. Siapa tahu itu justru menjadi penyebab jatuhnya ke lubang kesengsaraan.

 
Boleh jadi dari puing-puing musibah tersebut Allah akan mengangkat Anda kepada kehidupan yang lebih baik.
 
 

Sebaliknya, janganlah Anda merasa sedih dengan musibah yang menimpa Anda, sebab boleh jadi dari puing-puing musibah tersebut Allah akan mengangkat Anda kepada kehidupan yang lebih baik. Tidak ada yang menyangka bahwa dua orang narapidana yang bertemu dengan Nabi Yusuf dalam penjara, salah satunya akan menjadi penyebab diangkatnya Nabi Yusuf sebagai menteri keuangan di Kerajaan Mesir.

Prosesnya sangat sederhana. Allah membuat kedua narapidana tersebut bermimpi. Di saat yang sama, Allah membekali Nabi Yusuf dengan ilmu bisa menakwil mimpi. Apa yang Nabi Yusuf takwilkan benar-benar menjadi kenyataan.

Setelah sembilan tahun Nabi Yusuf dalam penjara, raja bermimpi tujuh ekor sapi kurus-kurus memakan tujuh ekor sapi gemuk-gemuk. Mimpi ini membuat raja gusar. Salah satu narapidana yang selamat memberitahukan kepada raja bahwa Nabi Yusuf bisa menakwil mimpi tersebut. Takwilnya benar dan mampu meyakinkan raja. Nabi Yusuf diangkat menjadi menteri keuangan. 

Kisah Nabi Yusuf ini sangat membesarkan hati Nabi yang sedang dalam kesedihan. Setelah itu, Nabi langsung hijrah ke Madinah dan menjadi pemimpin negara Madinah.

Notaris Meng-imla'-kan Perjanjian

Perlu juga untuk memastikan bahwa yang dibacakan itu tersampaikan dan dipahami.

SELENGKAPNYA

Ombudsman: Impor Beras Harus Sesuai Aturan

Pemerintah perlu memperhatikan penetapan waktu impor agar tak merugikan petani.  

SELENGKAPNYA

Tak Sekadar Ajang Pembalasan Dendam

Aroma balas dendam sudah terasa saat Belanda dipastikan bakal menghadapi Argentina.

SELENGKAPNYA