Petugas mengganti papan harga BBM di Jakarta, Sabtu (3/9/2022). | Republika/Putra M. Akbar

Ekonomi

Percontohan Campuran Pertamax dan Bioetanol Segera Dimulai

Percontohan dimulai dari campuran lima persen bioetanol dalam Pertamax.

JAKARTA -- Proyek percontohan implementasi bioetanol untuk bahan bakar kendaraan di wilayah Surabaya, Jawa Timur, akan dimulai pada 2023 mendatang. Direktur PT Energi Agro Nusantara (Enero) Dimas Eko Prasetyo mengungkapkan, PT Enero siap memasok bioetanol dari molases (tetes tebu) untuk mendukung proyek percontohan tersebut.

"Kalau kami dari sisi produsen sudah siap. Kalau kita pikir target bioetanol lima persen (E5) dan E10, Jawa saja masih belum. Tapi kalau tidak dimulai dari yang kecil, bagaimana mau besar," kata Dimas dalam Seminar Riset Peta Jalan Strategis untuk Percepatan Implementasi Bioetanol di Jakarta, Selasa (6/12).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Energi Agro Nusantara (@enero_official)

Enero merupakan anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) yang mengolah molases menjadi etanol dengan tingkat kemurnian 99,5 persen.

Dimas menyebut, saat ini Enero masih menunggu kesiapan di sisi hilir karena perlu diselesaikan dari sisi komersial. "Misalnya harga sampai pengguna akhir seperti apa, skemanya seperti apa, juga fasilitas dan lainnya," kata Dimas. 

Program Bioetanol Tebu untuk Ketahanan Energi diproyeksikan dapat menjadi solusi peningkatan jumlah produksi bioetanol nasional dari 40 ribu kiloliter pada 2022 menjadi 1,2 juta kiloliter pada 2030. Hal itu membuat bioetanol menjadi potensi campuran BBM jenis minyak bensin. Hal ini didasarkan pada studi yang dilakukan di Brasil, di mana energi yang dihasilkan dari satu ton tebu setara dengan 1,2 barel minyak mentah.

Menteri BUMN Erick Thohir sudah mengatakan, pembentukan subholding BUMN di industru gula melalui PT Sinergi Gula Nusantara (SGN atau Sugar Co) tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gula nasional, tetapi sejumlah produk turunannya seperti bioetanol sebagai alternatif BBM ramah lingkungan.

Pembentukan Sugar Co melibatkan tujuh perusahaan PTPN dan dua cucu perusahaan yang diproyeksikan menjadi tulang punggung ketahanan pangan. Juga salah satu penggerak ketahanan energi nasional dengan produk bioetanol.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Erick Thohir (@erickthohir)

Sugar Co merupakan wujud akselerasi transformasi bisnis di Holding Perkebunan Nusantara yang berasal dari penggabungan aset-aset perusahaan perkebunan tebu milik PTPN Group, yakni PTPN II, PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, dan PTPN XIV.

Direktur Bioenergi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Edi Wibowo mengatakan, pemerintah akan mewajibkan BBM dengan kadar oktan 92 untuk dicampur dengan lima persen bioetanol (E5). "Nanti Pertamax yang RON 92 itu kita wajibkan untuk dicampur bioetanol. Itu untuk Surabaya dan sekitarnya," kata Edi.

Edi menjelaskan, total pasokan bioetanol yang saat ini mencapai 40 ribu kiloliter akan cukup untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Adapun pemilihan wilayah percontohan di Surabaya dilakukan lantaran pemasok bioetanol juga beroperasi di Surabaya.

"Kita harap mulai tahun depan. Saya masih belum bisa pastikan kapan, tapi secepatnya," katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Sinergi Gula Nusantara (@sinergigulanusantara)

Edi berharap dimulainya proyek percontohan E5 akan mendorong pemanfaatan bioetanol di Indonesia setelah diluncurkannya program Bioetanol Tebu Untuk Ketahanan Energi oleh Presiden Jokowi pada awal November 2022 lalu.

Presiden Jokowi mengharapkan program bioetanol ini dapat berjalan sesuai rencana, dimulai dari E5 pada BBM kemudian meningkat E10, E20, dan seterusnya. "Nanti kalau sudah mulai, pasarnya kelihatan, mungkin nanti investor tertarik, kita bisa kembangkan ke daerah lain," kata Edi.

Edi juga mengatakan, Kementerian ESDM masih terus berkoordinasi dengan pemasok bioetanol, regulator, hingga Pertamina.

Bandara Lombok dan Bali tak Terpengaruh Semeru

Personel terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya kemungkinan lain erupsi.

SELENGKAPNYA

Injourney Kebut Infrastruktur F1H2O

Injourney akan mengupayakan tidak ada lonjakan harga akomodasi agar efek terhadap sektor pariwisata tetap berlanjut.

SELENGKAPNYA

KJCB Dipastikan Terintegrasi

Perpindahan antarmoda dan fasilitas bagi penumpang dibuat senyaman dan semudah mungkin.

SELENGKAPNYA