Pemain Tunisia Issa Laidouni, berebut bola dengan pemain Prancis dalam pertandingan Grup D Piala Dunia 2022 di Staion Al Rayyan, Qatar, Rabu (30/11/2022). | AP/Alessandra Tarantino

Kabar Utama

Drama dan Tekanan Menuju Babak 16 Besar

Kontroversi, polemik, drama, dan kejutan telah mewarnai perjalanan edisi perdana Piala Dunia.

OLEH REJA IRFA WIDODO

DOHA -- Gelaran Piala Dunia 2022 telah menginjak hari ke-11, Rabu (30/11) waktu setempat. Kontroversi, polemik, drama, dan kejutan telah mewarnai perjalanan edisi perdana Piala Dunia di kawasan Timur Tengah tersebut.

Dari hasil di atas lapangan, sejumlah tim berhasil memastikan diri bertahan di Qatar 2022, sedangkan sebagian lainnya sudah berkemas untuk pulang ke negaranya masing-masing.

Edisi ke-22 salah satu turnamen olahraga terbesar sejagat itu pun telah merampungkan separuh dari keseluruhan perjalanan babak penyisihan grup. Empat dari delapan grup telah menyelesaikan babak penyisihan dan sudah mengirimkan wakil ke babak 16 besar sebagai juara dan runner-up. 

Nyaris tidak ada kejutan besar saat Grup A dan Grup B merampungkan babak penyisihan. Tim unggulan di dua grup tersebut berhasil melenggang sebagai juara grup. Sementara Belanda mengakhiri Grup A di posisi teratas, Inggris menyabet gelar sebagai juara Grup B dengan keunggulan lima poin.

Inggris dan Belanda sama-sama mengemas dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga partai penyisihan grup. Senegal dan Amerika Serikat, yang finis sebagai runner-up grup, berhak mendampingi the Three Lions dan Tim Oranje ke babak 16 besar. Wakil dari Grup A dan Grup B itu pun akan saling berhadapan di babak 16 besar Qatar 2022.

photo
Pemain Senegal Kalidou Koulibaly merayakan gol kemenangan ke Gawang Ekuador dalam pertandingan Grup A Piala Dunia 2022 di Stadion Internasional  Khalifa di Doha, Qatar, Selasa (29/11/2022). - (AP Photo/Francisco Seco)

Sementara Inggris bakal meladeni permainan Senegal, Belanda akan berduel dengan Amerika Serikat dalam perebutan satu tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2022. Rencananya, fase gugur akan dimulai dengan laga Belanda kontra Amerika Serikat, Sabtu (2/12) malam WIB.

Kendati begitu, drama tidak sepenuhnya hilang dari Piala Dunia 2022. Setidaknya itulah yang tersaji di putaran terakhir penyisihan Grup C dan Grup D. Dua partai pamungkas, yang digelar secara bersamaan, menyajikan drama tersendiri.

Denmark yang membutuhkan kemenangan demi menjaga asa lolos ke babak 16 besar harus gigit jari saat winger Australia Mathew Leckie justru merobek gawang Kasper Schmeichel pada menit ke-60 dalam laga yang digelar pada Rabu (30/11) malam WIB. Gol Lickie itu hanya berjarak kurang dari tiga menit dari gol yang dicetak pemain Tunisia, Wahbi Khazri, ke gawang Prancis di laga lainnya.

Dalam rentang waktu itu pula, Tunisia sempat mengambil alih posisi peringkat kedua klasemen sementara Grup D dari Australia karena unggul jumlah selisih gol. Situasi yang akhirnya berubah seiring dengan keberhasilan Socceroos mengungguli Tim Dinamit.

photo
Para pemain Mexico menunjukkan kekecewaan setelah tak lolos fase grup dalam Piala Dunia 2022 di Stadion  Lusail, Qatar, Rabu (30/11/2022). - (AP/Ricardo Mazalan)

''Saya sempat tidak percaya saat Milos Degenek berkata kita harus menang karena Tunisia sudah mencetak gol. Saya kira itu hanya upayanya untuk bisa memberikan semangat kepada kami. Namun, ternyata dia benar-benar serius soal itu,'' kata gelandang Australia Jackson Irvine seusai laga seperti dilansir Daily Mail.

Belakangan, Degenek ternyata sudah mendapatkan informasi dari asisten pelatih tim nasional Australia Rene Meulensteen soal skor laga Tunisia kontra Prancis saat rekan-rekan setimnya merayakan gol Leckie. Informasi itu Degenek teruskan ke rekan-rekan setimnya.

Situasi tidak kalah dramatis juga tersaji di laga pamungkas Grup C. Bahkan, Polandia harus menunggu beberapa saat di atas lapangan seusai menghadapi Argentina untuk mengetahui hasil akhir laga Arab Saudi kontra Meksiko di laga lainnya.

Penyerang Polandia Robert Lewandowski akhirnya bisa tersenyum setelah mendengar keberhasilan Arab Saudi merobek gawang Meksiko. Meski menelan kekalahan 0-2 dari Argentina, Polandia tetap dipastikan bertahan di Piala Dunia 2022 karena unggul jumlah selisih gol.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by FIFA World Cup (fifaworldcup)

Kondisi itu tidak terlepas dari keberhasilan Arab Saudi mencetak gol ke gawang Meksiko pada masa injury time. Meksiko, yang menutup laga dengan kemenangan 2-1 atas Arab Saudi, sebenarnya sudah begitu dekat dengan tiket babak 16 besar karena unggul poin fair play dari Polandia.

''Jantung saya sempat berhenti saat Grzegorz Krychowiak mendapatkan kartu kuning. Saya tahu, kondisi itu membuat kami kehilangan tiga poin di perhitungan fair play. Hal itu bisa membuat kami berkemas. Namun, kini kami akan menghadapi Prancis,'' ujar pelatih timnas Polandia Czeslaw Michniewicz menggambarkan ketegangan di bench Polandia saat ujung laga tersebut.

Keberhasilan kali ini menjadi torehan sejarah tersendiri bagi Polandia. Mereka berhasil melangkah ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1986. Di sisi lain, kejutan yang disuguhkan Arab Saudi di laga pembuka Grup C kala membungkam Argentina, 1-2, terasa antiklimaks di ujung babak penyisihan.

Drama-drama itu sepertinya belum akan berhenti di putaran terakhir penyisihan grup Piala Dunia 2022, terutama dalam penentuan wakil dari Grup E dan Grup F. Tekanan terbesar dalam upaya bertahan di Qatar 2022 agaknya tertuju ke Jerman yang masih terpuruk di dasar klasemen sementara Grup E setelah hanya memetik satu poin dari dua laga.

 
Drama-drama itu sepertinya belum akan berhenti di putaran terakhir penyisihan grup Piala Dunia 2022.
 
 

Kemenangan di laga pamungkas Grup E kontra Kosta Rika, Jumat (2/12) dini hari WIB, tidak akan cukup membawa Die Mannschaft lolos ke babak 16 besar. Tim besutan Hansi Flick itu juga berharap Spanyol bisa menundukkan Jepang di laga lainnya. 

''Berada di situasi ini adalah salah kami sendiri. Kini, kami harus melakukan apa yang kami bisa dalam merespons situasi ini. Kami akan memberikan penampilan 100 persen dan penampilan terbaik,'' kata pelatih timnas Jerman Hansi Flick, dilansir Daily Mail.

Tekanan terhadap Die Mannschaft pun terasa makin besar. Kampiun Piala Dunia 2014 itu dibayang-bayangi catatan minor apabila gagal melangkah ke babak 16 besar Qatar 2022. Jerman terancam gagal melangkah ke fase gugur dalam dua edisi beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah partisipasi di Piala Dunia. Sebelumnya, Jerman harus rela mengakhiri langkah di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018.

 

Muzakarah Haji Dorong Penyesuaian Bipih

Muzakarah juga merekomendasikan larangan penggunaan dana talangan untuk berhaji.

SELENGKAPNYA

Jalur Tambang Parung Panjang-Rumpin Segera Dibangun

Jalur tambang sudah dilaksanakan empat tahun lalu

SELENGKAPNYA

Anggaran Belanja Produk UMKM Capai Rp 3 Triliun

Pelaku UMKM diajak memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melengkapi legalitas usaha.

SELENGKAPNYA