Petugas menyambung pita rekaman kaset saat produksi kaset pita di Lokananta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/3/2022). Menurut petugas setelah sempat menurun pada era industri digital sekitar tahun 2000-an, Produksi kaset pita justru kembali meningkat tercatat | ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

Ekonomi

Ingin Lokananta Jadi Abbey Road Indonesia 

Sebagai agen pembangunan, BUMN memiliki tugas menjaga aset sejarah bangsa.

OLEH MUHAMMAD NURSYAMSI

Holding BUMN Danareksa melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) bertekad menghidupkan kembali Lokananta Records. Studio rekaman pertama Indonesia tersebut selama ini seperti mati suri lantaran tidak ada aktivitas yang berarti. 

Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, Kementerian BUMN melihat Lokananta sebagai aset strategis yang menyimpan banyak koleksi bersejarah bangsa, termasuk saat masa proklamasi. Untuk itu, kata Yadi, PPA pun bersemangat melakukan revitalisasi dan pengembangan Lokananta agar tampil kekinian tanpa menghilangkan nilai sejarah di dalamnya. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Perusahaan Pengelola Aset (@ptppaofficial)

"Lokananta ini harta karun. Selain melestarikan cagar budaya, potensi pengembangan Lokananta juga sangat luar biasa sebagai sentra kreativitas musisi lokal," ujar Yadi saat konferensi pers Lokananta Reload di Lokananta Records, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Ahad (27/11). 

Yadi berharap, transformasi Lokananta dapat menjadi wadah dan rujukan generasi muda dalam menciptakan karya. Selain juga dapat menjadi salah satu destinasi unggulan Kota Solo. 

Menurutnya, Lokananta dapat menjadi Abbey Road versi Indonesia. Untuk itu, PPA bisa saja membuat zebra cross tepat di depan gedung Lokananta seperti halnya zebra cross yang masyhur di Abbey Road. 

 
 
Terus terang, Lokananta ini kan mati suri. Bahkan, generasi muda tidak tahu Lokananta itu apa.
 
 

"Kita ingin menyampaikan kepada generasi muda, (Lokananta) ini tidak kalah dengan Abbey Road (di London, Inggris). Karya-karya yang tersimpan di sini adalah potensi yang bisa kita kembangkan," ujar Yadi. 

Yadi mengatakan, proses revitalisasi kini tengah berjalan. Wajah baru Lokananta diharapkan bisa tampak pada April atau Mei 2023 mendatang. Sembari proses revitalisasi berjalan, PPA juga menggelar Lokananta Reload berupa konser musik dan pameran UMKM. Tujuannya, mengenalkan kembali Lokananta kepada generasi muda. 

"Terus terang, Lokananta ini kan mati suri. Bahkan, generasi muda tidak tahu Lokananta itu apa. Langkah pertama kami mulai dari Lokananta Reload untuk membangun awareness generasi muda," ucap Yadi. 

 
 
Bayangkan kalau rekaman pertama lagu 'Indonesia Raya' dan proklamasi yang disimpan di sini hilang, betapa ruginya bangsa kita.
 
 

Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Arisudono Soerono mengatakan, revitalisasi dan pengembangan Lokananta fokus pada ekosistem model bisnis berkelanjutan. Transformasi Lokananta tak hanya menggairahkan kembali industri musik nasional, tapi juga industri kreatif, UMKM, dan pariwisata.

Sebagai agen pembangunan, lanjut Ari, BUMN memiliki tugas menjaga aset sejarah bangsa. Transformasi Lokananta tak hanya melestarikan aset bersejarah, tapi juga membangun kesadaran bangsa akan nilai-nilai sejarah sebagai momentum kebangkitan industri kreatif dalam negeri. 

"Bayangkan kalau rekaman pertama lagu 'Indonesia Raya' dan proklamasi yang disimpan di sini hilang, betapa ruginya bangsa kita," kata Ari. 

Direktur Utama M Bloc Group Handoko Hendroyono berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan PPA dan Holding BUMN Danareksa kepada M Bloc untuk mengoperasikan Lokananta. Lokananta akan disiapkan menjadi creative and commercial hub yang mempertemukan ekosistem musik, UMKM lokal, dan masyarakat melalui berbagai kegiatan, pertunjukan, wisata seni, dan kuliner. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by M Bloc Entertainment (@mblocentertainment)

"M Bloc sebagai operator akan menyelenggarakan berbagai ajang seperti pertunjukan musik, bincang-bincang, podcast, dan berbagai kegiatan lainnya di Lokananta," kata Handoko. 

Lokananta Reload pada Ahad (27/11) digelar di halaman studio rekaman pertama di Indonesia tersebut. Sejumlah musisi papan atas seperti Padi Reborns dan Efek Rumah Kaca hadir di sana bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming, serta musisi senior seperti Waldjinah dan Candra Darusman.

Menteri BUMN Erick Thohir mewanti-wanti keberlanjutan operasional dan aktivitas di Lokananta. Studio rekaman bersejarah di Kota Surakarta, Jawa Tengah kini tengah direvitalisasi dan ditargetkan beroperasi penuh pada Mei mendatang.

"Lokananta sudah dibangun, saya titip kerja sama BUMN sama swastanya, jangan mangkrak, karena biasanya yang ada, kita untuk membangun, senang, tetapi kontinuitasnya ngos-ngosan, ini enggak boleh," ujar Erick saat meninjau progres revitalisasi dan pengembangan Lokananta Records di Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Ahad (27/11) malam.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Erick Thohir (erickthohir)

Oleh karena itu, pria kelahiran Jakarta tersebut sejak awal menekankan pentingnya bagi BUMN menerapkan proses bisnis yang baik dan konsisten. Erick menyebut Lokananta harus menjadi penggerak dan keberlanjutan industri kreatif di Solo.

"Daritadi saya bilang, ini prosesnya bagaimana, ke depannya bagaimana, karena supaya bisa jalan terus, jangan ganti menteri, ganti kebijakan, (Lokananta) berhenti lagi, jangan, ini tetap harus berjalan," ucap Erick.

Erick mendorong Lokananta mengikuti jejak Sarinah yang berhasil bertransformasi. Mantan Presiden Inter Milan tersebut menilai keberhasilan Sarinah tentu berkat dukungan dari masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang antusias datang dan meramaikan pusat perbelanjaan tertua negeri ini.

"Nah ini tadi yang Mas Wali (Wali Kota Surakarta) bilang, kalau tempat ini tidak ada proaktif dari masyarakat, ya ini enggak jadi apa-apa. Saya sudah saksikan bagaimana Sarinah sukses di Jakarta, itu karena masyarakatnya datang; musisi-musisi manggung di sana, saya minta sama Mas Wali dicarikan tempat musisi bisa manggung juga di sini," kata Erick menambahkan

KH Ibrahim, Penjaga Api Muhammadiyah

Kemahirannya dalam ilmu agama, terutama Alquran, tak terlepas dari didikan keluarga.

SELENGKAPNYA

Optimal Menyehatkan Kulit

Stres dapat mempengaruhi kesehatan kulit, termasuk membuat kulit menjadi sensitif. 

SELENGKAPNYA

Dukungan Bagi Kaum Difabel Lewat Film

Film ini menjadi momentum dimulainya program membangun awareness terhadap penyandang disabilitas.

SELENGKAPNYA