Didier Deschamps. | AP/Thanassis Stavrakis

Piala Dunia

Badai Cedera Prancis Belum Reda

Deschamps tidak takut meski kondisi timnya terbilang pincang.

DOHA -- Prancis berpeluang untuk menyegel tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 saat menghadapi Denmark, Sabtu (26/11). Tim Ayam Jantan membuka Piala Dunia di Qatar dengan meyakinkan setelah menang 4-1 atas Australia di laga pembuka.

Namun, langkah juara bertahan Piala Dunia itu sedang mendapatkan ujian berat. Skuad asuhan Didier Deschamps tersebut terus mengalami pengurangan pemain karena badai cedera.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Equipe de France de Football (@equipedefrance)

Terbaru, bek Lucas Hernandez dipastikan tidak bisa menemani Prancis pada laga tersisa Piala Dunia 2022. Ia mengalami cedera lutut dalam laga melawan Australia. Hernandez yang selalu menjadi starter dalam timnas Prancis sejak kesuksesan di Piala Dunia 2018 “dihajar” oleh Matthew Leckie saat Australia berusaha membangun serangan yang membuat Prancis kebobolan pada menit kesembilan.

Posisi Lucas kemudian digantikan oleh adiknya, Theo Hernandez. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) kemudian mengonfirmasi bahwa bek Bayern Muenchen itu mengalami cedera serius sehingga tak bisa melanjutkan Turnamen. Itu menjadi pukulan tambahan bagi Prancis yang kehilangan Karim Benzema sehari sebelum Piala Dunia 2022 dimulai. 

Sebelum itu, sejumlah pemain kunci Prancis juga terpaksa tidak ikut ke Qatar karena cedera, seperti N'Golo Kante, Presnel Kimpembe, dan Paul Pogba. Bahkan, striker pelapis Christopher Nkunku terpaksa harus dikeluarkan dari skuad Prancis karena cedera dalam latihan terakhir sebelum berangkat ke Qatar.

 
 
Kami akan kehilangan dia, baik di dalam mapun di luar lapangan. Pemain lain siap dan kami punya skuad yang kuat untuk pertandingan selanjutnya.
 
 

Namun, Deschamps tidak takut meski kondisi timnya terbilang pincang. "Tidak ada kekhawatiran. Kami telah melakukan segala kemungkinan. Tidak ada kecemasan, semua orang tenang dan berkepala dingin," ujar Deschamps, dikutip dari BBC, Jumat (25/11).

Menurut Deschamps, skuad Prancis tidak dibangun dalam waktu singkat dan telah memiliki sistem yang cukup baik. Apalagi, ia merasa telah mendapatkan hal yang dibutuhkan timnya untuk bersaing di Piala Dunia 2022. Sebelum Piala Dunia dimulai, ia mengaku hanya punya 23 pemain. Karena itu, 25 pemain sudah cukup baginya untuk mempertahankan gelar Piala Dunia.

"Saya memiliki 25 pemain di skuad ini. Saya yakin memiliki jumlah pemain yang efisien untuk dapat menghadapi tantangan yang kami hadapi ke depan," ungkap Deschamps.

Di sisi lain, Denmark juga harus menerima kenyataan bahwa pemain kuncinya, Thomas Delaney, senasib dengan Lucas Hernandez. Delaney tidak bisa melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2022 bersama Denmark. Pemain klub Sevilla itu mengalami cedera lutut saat laga pembuka Grup D melawan Tunisia. Setelah diperiksa, Delaney harus absen paling tidak selama empat pekan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Herrelandsholdet (@herrelandsholdet)

Sama seperti Deschamps, pelatih Denmark Kasper Hjulmand juga tidak khawatir dengan absennya gelandang andalan tersebut. Christian Eriksen dan Pierre-Emile Hojbjerg masih bisa menutup celah lini tengah Denmark.

''Kami akan kehilangan dia, baik di dalam mapun di luar lapangan. Pemain lain siap dan kami punya skuad yang kuat untuk pertandingan selanjutnya,'' ujar Hjulmand, dikutip dari Reuters.

Denmark harus bisa lebih tajam lagi untuk bisa memenangkan pertandingan di Stadium 974 tersebut, setelah gagal mencetak gol dalam hasil imbang 0-0 melawan Tunisia. Sebab, jika gagal menang dalam laga ini maka semifinalis Euro 2020 itu akan menjalani laga terakhir untuk menentukan lolos ke babak 16 melawan Australia.

Kekalahan Jerman dan Pongahnya Kaum Hedonis

Sejumlah video yang berisi pesan mencemooh sikap 11 pemain Jerman itu menjadi viral di dunia maya.

SELENGKAPNYA

Incar 16 Besar

Top skorer timnas Ekuador itu pun bakal menjadi ancaman terbesar lini belakang Belanda.

SELENGKAPNYA

Kans The Three Lions

Kemenangan versus AS sudah cukup bagi Inggris meraih tiket babak 16 besar.

SELENGKAPNYA