Ketua Forum Perdamaian Dunia atau World Peace Forum (WPF) Din Syamsuddin (kedua kiri), Anggota Pengarah Panitia (steering committee) Syafiq Mughni (kedua kanan) bersama jajaran pengarah panitia lainnya menyampaikan keterangaan saat konferensi pers terkai | Republika/Thoudy Badai

Khazanah

Surakarta Message Beri Pesan Damai Bagi Dunia

Surakarta Message akan disampaikan pada seluruh umat beragama di dunia dan umum.

SURAKARTA – Forum Perdamaian Dunia (World Peace Forum/WPF) ke-8 yang berlangsung di Hotel Sunan, Surakarta pada 17-18 November 2022 menelurkan pernyataan sikap bersama yakni Surakarta Message. Berisi sejumlah poin penting, Surakarta Message menggaungkan pesan damai kepada dunia.  

Anggota Panitia Pengarah (Steering Committee) WPF, Syafiq A Mughni mengatakan, dalam pembahasan dihasilkan beberapa poin yang perlu ditekankan. "Meski masih draf, namun Surakarta Massage secara substansinya sudah dihasilkan," ujar Syafiq di Surakarta, Jumat (18/11).

Adapun poin pertama dari Surakarta Message yakni menjelaskan tentang dunia yang kini dalam keadaan krisis karena ketegangan antar kekuatan super power, termasuk perang Ukraina melawan Rusia. Juga ada beberapa negara yang sangat mungkin terjatuh dalam situasi perang."Untuk mengantisipasi hal tersebut, terutama perang yang menggunakan nuklir, tentu itu akan melahirkan bahaya yang sangat besar," kata dia.

photo
Ketua Forum Perdamaian Dunia atau World Peace Forum (WPF) Din Syamsuddin (kiri) Anggota Pengarah Panitia (steering committee) Syafiq Mughni (kanan) bersama jajaran pengarah panitia lainnya menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait penyelenggaran World Peace Forum di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (31/10/2022). Republika/Thoudy Badai - (Republika/Thoudy Badai)

Poin kedua, Syafiq melanjutkan, adalah soal ekstrimisme. Hal ini penting untuk disoroti mengingat masih ada ekstrimisme di berbagai negara, baik yang bernuansa agama maupun politik. "Artinya sikap atau kebijakan yang tidak demokratis, yang mengandung diskriminasi. Ini merupakan tantangan yang harus kita hadapi," ujar Syafiq.

Poin ketiga adalah persoalan pemanasan global. Menurutnya, jika kerusakan alam terus berlanjut maka angka kehidupan di bumi akan terus menurun karena kondisi alam yang memprihatinkan. Sedangkan poin keempat adalah mengenai dampak pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum pulih, karena menyangkut berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 
Kebijakan yang tidak demokratis, yang mengandung diskriminasi. Ini merupakan tantangan yang harus kita hadapi.
SYAFIQ A MUGHNI Anggota SC WPF
 

Semua itu, menurut Syafiq, merupakan persoalan yang sedang bersama-sama dihadapi oleh seluruh penduduk dunia. Karena itu, persaudaraan kemanusiaan harus diperteguh. ‘’Bermakna bahwa kita harus ada solidaritas, yang lemah mendapatkan proteksi, yang kuat memberikan proteksi, mendistribusikan kekayaannya baik moral maupun material yang disertai dengan jalan tengah atau wasathiyah," ujar dia.

Lebih lanjut Syafiq menjelaskan, tujuan dari Surakarta Massage yakni membangun peradaban yang damai, adil, dan sejahtera bagi semuanya. "Tujuannya adalah kita membangun supaya ada perdamaian, ada keadilan, kemudian ada kesejahteraan bagi masyarakat dunia ini," katanya.

Sementara itu, Ketua WPF sekaligus Chairman Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Prof Din Syamsuddin mengatakan, Surakarta Message akan disampaikan pada seluruh umat beragama di dunia dan umum. "Ini pesan umum kepada seluruh dunia, bernegara, seluruh umat beragama," ujar dia.

photo
Ketua Kehormatan Presidium Inter Religious Council Indonesia Din Syamsuddin menyampaikan sambutan pada acara lokakarya, dialog dan peluncuran Prakarsa Lintas Agama Untuk Hutan Tropis Indonesia di Gedung Manggala Winabakti, Jakarta, Kamis (30/1). Acara tersebut dihadir oleh 200 peserta dari berbagai elemen keagamaan dari 12 provinsi di Indonesia guna mendeklarasikan terkait pentingnya melindungi hutan tropis di Indonesia - (Republika/Thoudy Badai)

Surakarta Message pada dasarnya menggambarkan permasalahan dunia yang diliputi krisis multidimensi. Ada krisis energi, lingkungan hidup, juga pangan yang dengan adanya pandemi Covid-19 mengkristal menjadi kerusakan dunia yang akut. “Oleh sebab itulah kerja sama antaragama menjadi hal mendasar yang harus selalu dilakukan,” katanya.

Sementara, mengenai deklarasi atau peluncuran Forum Poros Dunia Jalan Tengah, Din mengatakan, akan dilakukan pada akhir penyelenggaraan WPF ke-8 ini. “Insya Allah saya menjadi ketuanya dan Dr Mustafa Ceric, mantan Grand  Mufti Bosnia Herzegovina, akan menjadi ketua Dewan Internasional Forum Poros Dunia Jalan Tengah ini,” ungkap Din.

 
Kerja sama antaragama menjadi hal mendasar yang harus selalu dilakukan.
PROF DIN SYAMSUDDIN Chairman CDCC
 

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir menyampaikan, visi WPF yang ada di dalam Surakarta Massage juga sesuai dengan visi Muktamar ke-48 Muhammadiyah. Ia berharap, dari forum ini akan ada konklusi yang strategis dalam menghadapi krisis dunia mendatang. "Kami berharap forum ini dapat melahirkan kemuliaan dan agenda strategis untuk menguatkan persaudaraan antara Muslim dengan berbagai agama dan kepercayaan sebagaimana juga dengan antarnegara dan peradaban dalam semangat Islami yaitu rahmatan lil ‘alamin,” kata Haedar, Kamis (17/11).

Haedar menilai, WPF adalah suatu forum yang penting, khususnya untuk meluaskan gaung pesan-pesan Islam pada tingkat global. Harapannya hal tersebut akan membawa pada jalan Islam Tengahan atau wasathiyah al-Islam.

Menyusuri Akar Peradaban Budaya Flexing

Teknologi adalah pendorong perubahan yang paling cepat.

SELENGKAPNYA

WPF Ajukan Prinsip Jalan Tengah

dWPF dihadiri para tokoh gerakan perdamaian dari berbagai negara dan agama

SELENGKAPNYA

WPF Bawa Semangat Kemanusiaan

World Peace Forum akan menghasilkan Surakarta Message

SELENGKAPNYA