Presiden Gianni Infantino menyapa wartawan selepas menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, jakarta, Selasa (18/11/2022). | AP/Achmad Ibrahim

Kabar Utama

Petinggi IOC dan FIFA Turut Suarakan Perdamaian Dunia

Seruan tersebut juga disampaikan dua tokoh penting olahraga dunia

BADUNG -- Perdamaian dunia menjadi seruan utama dalam penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20. Seruan tersebut juga disampaikan dua tokoh penting olahraga dunia, yaitu Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach dan Presiden FIFA Gianni Infantino. 

Pada Selasa (15/11), Bach dan Infantino diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengikuti jamuan makan siang kepala negara dan delegasi KTT G-20, di Nusa Dua, Bali. Dalam kesempatan itu, Bach mengajak semua pemimpin negara G-20 untuk bisa bersatu membawa pesan perdamaian pada gelaran Olimpiade Paris 2024. 

Bach mengatakan, perhelatan Olimpiade dihadapkan pada situasi geopolitik yang tidak sehat. Namun, ia berharap Olimpiade justru bisa menjadi ajang pemersatu semua negara, sehingga bisa mempromosikan perdamaian.

“Pada momen kali ini, kita semua dihadapkan pada tantangan situasi geopolitik. IOC sebagai lembaga yang netral ingin mengajak semua pemimpin negara G-20 untuk bisa membawa pesan perdamaian dunia,” kata Bach. 

photo
Presiden IOC Thomas Bach. - (EPA-EFE/Alex Plavevski)

Bach menilai ajang Olimpiade 2024  juga bisa menjadi salah satu cara untuk para negara mencapai kesepakatan politik yang menguntungkan bagi semua pihak. Sebagai representatif dari komite yang menangungi 200 negara partisipan, IOC berharap olahraga bisa menjadi jalan mulus untuk menurunkan tensi konflik antarnegara.

“Saya meminta dukungan semua para pemimpin negara untuk bisa mendukung Olimpiade kedepan dan juga bisa menjadi jalan untuk mencapai perdamaian dunia,” ujar Bach di hadapan seluruh pemimpin negara G-20. Selain mengkampanyekan perdamaian melalui olahraga, Bach juga mengajak seluruh pemimpin negara untuk mengedepankan gaya hidup sehat untuk seluruh masyarakat. 

“Melalui olahraga bisa menyelamatkan hidup. Kami sangat mendorong gaya hidup sehat untuk keberlangsungan dunia yang lebih baik kedepan," ungkapnya. Seruan perdamaian turut disampaikan Presifen FIFA Infantino. Ia meyakini sepak bola bisa menjadi sarana perdamaian. 

Menurut Infantino, sepak bola adalah olahraga yang unik dan mampu menyatukan segala perbedaan. “Sepak bola menyatukan kita semua. Sepak bola saya yakin bisa menjadi salah satu alat untuk membawa pesan perdamaian,” ujar Infantino di Nusa Dua, Selasa (15/11).

photo
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima jersey bertuliskan nama Jokowi dari Presiden Induk Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino memberikan usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022). - ( ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Infantino tak menampik, di tengah tingginya tensi geopolitik, masyarakat global berada dalam kekhawatiran. Oleh karena itu, ia mengajak semua negara untuk bisa menjadikan sepak bola sebagai ajang hiburan di situasi dunia yang sulit.

“Sepak bola tentu saja bukan sekadar sepak bola. Melalui sepak bola,’kita bisa berbicara tentang persatuan, perdamaian, dan sepak bola memberikan dampak yang signifikan bagi pendorong pertumbuhan ekonomi global,” kata Infantino.

Infantino menjelaskan, banyak potensi ekonomi yang bisa didorong dari sepak bola. Ia mengatakan, dampak ekonomi dari sektor sepak bola berkontribusi hampir 300 miliar dolar AS. Bahkan,  sepak bola bisa berkontribusi pada pembukaan lapangan pekerjaan baru dan mampu menyerap 3-4 juta tenaga kerja.

“Tapi ini tentu saja bukan hanya ekonomi. Dalam sepak bola ada nilai nilai toleransi, inklusi serta nondiskriminasi. Sepak bola juga menjadi ajang pendidikan untuk generasi masa depan,”  Infantino. Ia juga menyerukan agar Rusia dan Ukraina melakukan gencatan senjata selama Piala Dunia 2022 Qatar yang akan bergulir mulai  20 November. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Erick Thohir (erickthohir)

Infantino menegaskan, FIFA menyadari sepak bola bukanlah jalan keluar setiap masalah dunia, tetapi dia berharap Piala Dunia 2022 yang akan disaksikan lima miliar orang sejagat bisa meneruskan pesan perdamaian.

Pria berkewarganegaraan Swiss berdarah Italia itu mengingatkan bahwa Rusia adalah tuan rumah Piala Dunia 2018, sedangkan Ukraina tengah mengajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal.

"Mungkin, dengan Piala Dunia yang akan dimulai lima hari lagi dapat menjadi pemicu positif. Harapan saya Anda sekalian berkenan melakukan gencatan senjata selama satu bulan, selama Piala Dunia ini," kata Infantino. Infantino menambahkan apabila gencatan senjata tidak bisa ditempuh, maka setidaknya ada upaya memastikan koridor bantuan kemanusiaan tetap dijamin atau dimulainya kembali dialog perdamaian.

"Anda sekalian adalah para pemimpin dunia yang bisa mempengaruhi jalannya sejarah, sepak bola serta Piala Dunia memberi Anda dan dunia sebuah platform unik tentang persatuan," kata dia. Infantino lalu mengajak para pemimpin negara G20 dan delegasi KTT G20 untuk turut hadir langsung di Qatar yang dalam lima hari ke depan akan memulai Piala Dunia 2022.

Menanggapi Infantino, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa sepak bola dan olahraga pada umumnya tidak sekadar kegiatan menjaga kesehatan karena juga dapat memantik kegembiraan. "Olahraga teramat penting bagi hidup kita. Lewat olahraga bukan hanya kita menjadi lebih sehat, tetapi juga menjadi lebih bahagia," ujar Jokowi.

 
Menanggapi Infantino, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa sepak bola dan olahraga pada umumnya tidak sekadar kegiatan menjaga kesehatan karena juga dapat memantik kegembiraan.
 
 

Dukungan transformasi

Sebelum menghadiri undangan perjamuan makan siang dengan Presiden Jokowi, Infantino terlebih dahulu dijamu Menteri BUMN Erick Thohir yang juga anggota IOC. Erick Thohir, menyambut Infantino saat baru tiba di Pulau Dewata. 

Erick mengatakan, kedatangan Infantino merupakan bentuk dukungan terhadap transformasi sepak bola Indonesia. “Sekaligus menyuarakan Indonesia layak dan aman untuk ajang olahraga internasional,” kata Erick melalui akun instagrammnya, kemarin. 

Erick dalam kesempatan terpisah menilai, kehadiran IOC dan FIFA pada KTT G-20 di Bali sejalan dengan persepsi positif negara-negara maju terhadap perkembangan Indonesia di masa depan. Menurut Erick, pertumbuhan ekonomi yang stabil dan prospek market yang luas membuat kedua organisasi tersebut optimistis olahraga Indonesia akan turut berkembang.

"Sejak pembukaan G-20 ini, semua negara memberikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo dan Indonesia atas kemajuan dan prospek masa depan Indonesia," ujar Erick.

Mantan presiden Inter Milan tersebut menilai, kemajuan olahraga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan pasar yang besar. IOC dan FIFA, lanjut Erick, melihat hal serupa dan keduanya siap memberikan dukungan bagi olahraga Indonesia.

Dalam jamuan yang didampingi Ketua Indonesia Olympic Commitee Raja Sapta Oktohari itu, Erick menjelaskan, kehadiran Thomas Bach dan Gianni Infantino juga bertujuan memperkuat sinergitas dengan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah kejuaraan berlevel dunia.

Sejak kesuksesan Asian Games 2018, Erick menyebut dunia kian mengakui kemampuan Indonesia dalam menggelar kegiatan internasional, baik dalam hal teknis, fasilitas, maupun hospitality.  “Apalagi sebentar lagi kita akan jadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20, lalu Kejuaraan Dunia Basket, World Beach Games, jadi saya pikir, jika IOC dan FIFA optimistis, maka kita harus lebih yakin bahwa olahraga kita bisa maju, termasuk industrinya," kata Erick. 

Dengan semangat perdamaian dan sportivitas yang dijunjung tinggi olahraga, Erick menyebut keberadaan IOC dan FIFA di G-20 juga menyebarkan pesan bahwa olahraga harus menjadi pemersatu, mendamaikan, dan penghilang konflik.

"Pesan yang disampaikan IOC dan FIFA di KTT G-20 dan dikaitkan dengan konflik di belahan dunia lain, membuat kita harus sadar bahwa olahraga itu seharusnya mendamaikan dan tidak memunculkan perpecahan. Ini juga harus menjadi pelajaran bagi kita agar tak ada lagi kerusuhan atau konflik di olahraga dan sepakbola kita," kata Erick.

Ada di Tengah Hutan, Pembuangan Limbah Cemari Warga

Limbah yang berada di lahan tersebut berpotensi mencemari permukiman warga.

SELENGKAPNYA

4.751 Keluarga di Kabupaten Tangerang Terdampak Banjir

Hingga kini terdapat empat wilayah di Kabupaten Tangerang terdampak banjir.

SELENGKAPNYA

Kriminolog Duga Kematian Keluarga di Kalideres Disengaja

Pengamat menduga para korban penganut Apokaliptik.

SELENGKAPNYA