Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan | ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

Bodetabek

Waspada Bogor Gangster, Sekolah Dijaga 24 Jam

Polisi menangkap empat pelaku pencurian di SDN 04 Cihideung Ilir

BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan evaluasi terkait insiden pencurian di SDN 04 Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, pada Senin (31/10) dini hari WIB. Kasus pencurian itu viral karena pelaku meninggalkan jejak dengan membuat vandalisme di tembok sekolah bertuliskan 'Bogor Gangster'.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor agar menjaga keamanan sekolah selama 24 jam. Menurut dia, Disdik Kabupaten Bogor perlu mengevaluasi petugas keamanan sekolah imbas terjadinya pencurian di ruang guru.

"Karena di sekolah banyak data penting, ada komputer, ada data. Ya pencuri kan mungkin bukan pencuri biasa, bisa saja pencuri data gitu karena lihat itu tidak dijaga," ujar Iwan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/11).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Polres Bogor (@humaspolresbogor)

 

Iwan mengingatkan, setiap kepala sekolah sebaiknya ikut bertanggung jawab menjaga keamanan sekolahnya masing-masing. Tidak hanya terhadap aset berupa barang berharga, dia melanjutkan, juga terkait dokumen siswa yang bersifat rahasia.

Dia pun meminta jajarannya untuk membuat surat edaran berisi perintah penjagaan keamanan di sekolah bisa lebih ketat lagi, khususnya pada jam di luar aktivitas belajar siswa. Iwan juga meminta petugas perlindungan masyarakat (linmas) ikut berkeliling desa memantau keamanan sekolah di wilayahnya.

Dengan demikian, diharapkan potensi terjadinya tindak kriminal bisa diantisipasi. "Kalau kemarin itu yang ada kejadian, ya mungkin untuk pengetatan di sekolah ya. Kami juga ingin tahu apakah tidak ada keamanan di sekolah atau bagaimana sehingga ada barang-barang yang memang penting bagi kita dicuri. Akan jadi evaluasi bagi kami!" kata Iwan.  

 

Kami juga ingin tahu apakah tidak ada keamanan di sekolah atau bagaimana sehingga ada barang-barang yang memang penting bagi kita dicuri.

 

IWAN SETIAWAN Plt Bupati Bogor
 

 

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, jajarannya berhasil menciduk pelaku pencurian di sekolah pada Kamis (3/11) malam WIB. Dia menegaskan, aparat bertindak cepat menciduk para pelaku karena tindakannya cukup meresahkan masyarakat sekitar.

Dia menyebut, para pelaku langsung diburu Unit Reskrim Polsek Ciampea dan Polres Bogor setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Iya empat orang ditangkap," kata Iman.

photo
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin (tengah) saat konferensi pers terkait pencurian sekolah - (Rep-Shabrina Zakaria)

Menurut dia, para pelaku dalam beraksi dengan cara menjebol pintu belakang dan jendela sekolah. Mulai dari kantor guru dan masuk ke dalam mengambil beberapa peralatan elektronik, seperti laptop, printer, proyektor, tabung gas, hingga dispenser. Hingga kini, kata Iman, penyidik masih mendalami motivasi pelaku beraksi dengan menyasar sekolah.

Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto menjelaskan, para pelaku diduga berasal dari salah satu kelompok kriminal. Hal itu ditandai dengan beberapa coretan di papan tulis dan lantai bangunan sekolah. Dia menyebutkan, mereka masuk ke area sekolah dengan memanjat tembok. Setelah itu, mereka melakukan perusakan pintu dan mencabut kabel kamera pengintai (CCTV). "Akibat aksi pencurian tersebut, sejumlah barang yang ada di dalam sekolah seperti dua printer dan dua infocus dibawa kabur para pelaku," ujar Beben.

 

 

 

Akibat aksi pencurian tersebut, sejumlah barang yang ada di dalam sekolah seperti dua printer dan dua infocus dibawa kabur para pelaku

 

KOMPOL BEBEN SUSANTO Kapolsek Ciampea
 

 

Dia menuturkan, para pelaku dibekuk di tempat tinggalnya di Desa Cihideung Ilir. Penangkapan keempatnya dilakukan dari hasil pengembangan penyelidikan, olah TKP, pengambilan sidik jari, serta informasi dari masyarakat.

Menurut Beben, dari keterangan awal, para pencuri menyampaikan informasi baru beraksi satu kali. Meski begitu, penyidik tidak langsung begitu saja percaya. "Adapun motifnya untuk kebutuhan pribadi karena sudah ada yang dijual barangnya," ujar Beben.

Pelaku profesional

Kepala Disdik Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah mengaku siap menindaklanjuti perintah Plt Bupati Iwan terkait peningkatan keamanan di sekolah. Dia mengaku telah mendatangi SDN 04 Cihideung Ilir, dan menemukan jika penjagaan di sekolah tersebut hanya dilakukan penjaga sampai sore hari.

Juanda sudah memberi arahan kepada kepala sekolah untuk menugaskan penjaga yang bertugas mengawasi keamanan setelah aktivitas sekolah yang melibatkan siswa selesai hingga pagi harinya. "Nanti akan saya buatkan surat edaran (SE) kepada kepala sekolah. Otomatis itu pasti (sekolah dijaga 24 jam)," ujarnya.

Melihat cara beraksi menggondol sejumlah peralatan pendukung pembelajaran di kelas, Juanda memperkirakan, maling yang beraksi di sekolahnya termasuk berkategori profesional. Pasalnya, di kontrakan tempat empat pelaku diringkus, polisi menemukan perkakas dan berbagai macam senjata tajam yang dibawa ketika beraksi.

Kisah Saksi Mata Pertempuran Surabaya

Arek-arek Suroboyo yang rata-rata terdiri dari kaum santri itu mendapat bekal khusus dari para kiai.

SELENGKAPNYA

Hari Pahlawan dan Fatwa Jihad

Fatwa itulah yang mengilhami Bung Tomo untuk melakukan kewajiban agama melawan Belanda.

SELENGKAPNYA