Lionel Messi. | AP/Christophe Ena

Sepak Bola

Lionel Messi Belum Habis

Fokus utama Messi musim ini bersama PSG adalah merengkuh trofi juara Liga Champions.

OLEH ANGGORO PRAMUDYA 

Usai menjalani musim sulit sejak pertama kali mendarat di klub ibu kota Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), pada musim lalu, Lionel Messi kini langsung tancap gas dan menunjukkan bahwa kualitasnya belum habis. Messi berandil besar membawa PSG menang telak, 7-2, atas Maccabi Haifa pada lanjutan Grup H Liga Champions 2022/2023. 

Hasil di Stade de Princes, Rabu (26/10) dini hari WIB, membuat PSG keluar sebagai pemuncak klasemen Grup H, mengoleksi 11 poin sekaligus lolos ke babak 16 besar. Brace Messi pada menit ke-19 dan menit ke-44, dan Kylian Mbappe menit ke-32 serta menit ke-64, berhasil dilengkapi oleh sepasang gol Neymar Jr pun Carlos Soler dan gol bunuh diri Sean Goldberg.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Leo Messi (@leomessi)

"Saya melihat para pemain menikmati diri mereka sendiri, dan itu sangat penting. Saya puas dengan performa kami, terutama dengan apa yang telah diberikan oleh Messi dengan tim ini," kata pelatih PSG Christophe Galtier menjelaskan ketika purnalaga, dilansir laman resmi UEFA.

Menariknya, Messi keluar sebagai player of the match setelah menghasilkan dua gol serta dua assist. Aksi tersebut menciptakan sederet capaian apik dan rekor mentereng bagi La Pulga, julukan Messi. 

Kedua gol dan dua assist yang diciptakan di laga ini membuat Messi menjadi satu-satunya pemain di lima liga top Eropa yang sudah membukukan dua digit gol dan assist. Menukil Opta, perincian yang dibuat Messi yakni 11 gol dan 12 assist dari total 16 pertandingan bersama Les Rouge et Bleu, julukan PSG, sejauh musim ini.

Catatan tersebut membuat Messi mengalahkan jumlah total gol plus assist yang dibuat legenda Brasil, Pele. Messi selama kariernya total sudah membuat 1.127 gol dan assist, unggul satu dari Pele yang membuat kombinasi 1.126 gol dan assist.

Selain itu, Messi mencetak gol dari luar kotak penalti sebanyak satu kali dan catatan tersebut membuatnya mengungguli sang rival, Cristiano Ronaldo, di pentas Liga Champions. Sejak debutnya pada musim 2004/2005, Messi sudah menyarangkan bola ke gawang lawan dari luar kotak penalti sebanyak 23 kali.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Paris Saint-Germain (@psg)

Messi mengungguli Ronaldo yang hanya mampu membuat 22 kali dan musim ini tidak berpartisipasi di Liga Champions bersama Manchester United. Situasi yang sejatinya bisa membuat perasaan Ronaldo gusar. 

Dua seteru bebuyutan itu menghabiskan sebagian besar kariernya bersaing melawan satu sama lain. Hasilnya, keduanya menghuni puncak top skorer sepanjang masa Liga Champions dengan sang kapten Portugal lebih unggul dari Messi.

Ronaldo yang sudah menaklukkan kompetisi elite Eropa lima kali bersama Man United dan Real Madrid telah mencetak 140 gol ke gawang klub-klub elite Liga Champions. Sementara itu, Messi memperpendek celah torehan gol dengan hanya tertinggal 11 gol dari Ronaldo.

Messi seakan sudah kembali ke performa terbaiknya meski tahun ini gagal meraih trofi Ballon d'0r yang berpindah ke striker Real Madrid Karim Benzema. Penyerang asal Argentina berusia 35 tahun itu akan berusaha untuk menjaga performa demi PSG di pekan-pekan terakhir kalender kompetisi klub sebelum Piala Dunia 2022 Qatar bergulir bulan depan.

Messi memetik buah dari kesabaran sepanjang musim lalu. Tanda tanya besar para fan PSG soal reputasinya dan rumor tentang kepulangannya ke Barcelona sirna. Namun, kini sang bintang membuktikan bahwa tak hanya bersama Barcelona, ia pun dapat menciptakan sensasi dan reputasi saat memperkuat Les Parisien.

Fokus utama Messi musim ini bersama PSG adalah merengkuh trofi juara Liga Champions. Terlebih, Presiden PSG Nasser-Al Khelaifi kerap bermimpi timnya dapat mengangkat trofi si Kuping Besar cepat atau lambat.

Shin Tae-yong Soroti Dua Kekurangan Timnas Indonesia U-20 

Dua calon pemain naturalisasi telah berkunjung ke kantor PSSI untuk bertemu Ketua Umum PSSI.

SELENGKAPNYA

Liverpool Versus Ajax, Pantang Terpeleset

Di kubu tim tuan rumah, kemenangan menjadi harga mati.

SELENGKAPNYA

Menghapus 'Hantu' Die Bayern

Barcelona punya catatan buruk kontra Muenchen dalam lima laga terakhir.

SELENGKAPNYA