Suasana Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (3/12/2021). | ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/nym.

Ekonomi

Angkasa Pura Fasilitasi Tambahan Rute Internasional

PT Angkasa Pura Aviasi melakukan pembahasan dengan salah satu maskapai terbesar di dunia.

DENPASAR -- Bandara-bandara kelolaan PT Angkasa Pura I (AP I) dan anak usaha PT Angkasa Pura II (AP II) memfasilitasi tambahan rute penerbangan internasional. Hal ini untuk menambah ragam rute di bandara-bandara Angkasa Pura.

Bandara kelolaan AP I, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali mendapatkan tambahan rute penerbangan internasional, yaitu rute Taipei-Denpasar-Taipei yang dioperasikan maskapai Eva Air.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Angkasa Pura II (@angkasapura2)

"Saat ini, Bandara Ngurah Rai, Bali, telah melayani 25 maskapai dengan 22 rute khusus internasional, termasuk rute perdana Eva Air dari dan ke Taipei," ujar General Manager AP I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Handy Heryudhitiawan, di Mangupura, Bali, Senin (3/10).

Penerbangan perdana maskapai Eva Air mengangkut 212 orang penumpang dari Taipei menuju Denpasar menggunakan pesawat Air Bus A330-302. Pesawat kemudian kembali menuju Taipei dengan pesawat yang sama membawa 91 orang penumpang.

Handy menjelaskan, Eva Air sempat beroperasi sebelum pandemi Covid-19 pada 2019 dan menghentikan operasionalnya selama pandemi. Dibukanya penerbangan tersebut menjadikan Eva Air sebagai maskapai kedua yang melayani penerbangan langsung dari dan ke Taipei.

 
 
Angkasa Pura Aviasi melakukan pembahasan dengan Lion Air Group dan AirAsia Indonesia untuk menjadikan Bandara Kualanamu sebagai hub internasional.
 
 

Handy menambahkan, maskapai Eva Air akan melayani tiga kali penerbangan dalam sepekan atau pada Rabu, Jumat, dan Ahad. Sebelumnya, rute penerbangan yang menghubungkan Bali dengan Taipei juga telah dilayani oleh maskapai China Airlines setiap Selasa dan Jumat.

AP II melalui anak usaha, yakni PT Angkasa Pura Aviasi, menyatakan, sejumlah maskapai akan membuka rute internasional baru di Bandara Kualanamu, Sumatra Utara. "Angkasa Pura Aviasi melakukan pembahasan dengan Lion Air Group dan AirAsia Indonesia untuk menjadikan Bandara Kualanamu sebagai hub internasional," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi, Achmad Rifai.

Rifai nenuturkan, PT Angkasa Pura Aviasi melakukan pembahasan dengan salah satu maskapai terbesar di dunia, yakni IndiGo Airlines asal India. Pembahasan tersebut dilakukan untuk membuka penerbangan di Bandara Kualanamu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Angkasa Pura Airports (@ap_airports)

Rifai mengatakan, saat ini porsi penumpang internasional masih rendah di bawah 10 persen dari total penumpang. "Sejalan dengan pengembangan Bandara Kualanamu menjadi hub internasional, porsi penumpang rute internasional dapat mencapai sekitar 40 persen," ungkap Rifai. 

Penambahan rute dari dan ke luar negeri menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan porsi penumpang internasional. Pada akhir tahun ini ditargetkan Bandara Kualanamu akan menambah rute internasional, yakni penerbangan dari dan ke India.

Apakah Aset Nonhalal Wajib Zakat?

Saat pihak yang mengusahakan dana nonhalal tersebut mengeluarkan zakat, tidak menghapus dosa pelakunya.

SELENGKAPNYA

Maybank Syariah Dorong Pembiayaan ke Industri Halal

Laju rata-rata pertumbuhan aset Maybank Syariah 13,1 persen lima tahun terakhir.

SELENGKAPNYA

Peternak Minta Suplai Indukan Ayam Dikurangi

Kementan belum bertemu dengan pelaku usaha terkait persoalan surplus ayam saat ini.

SELENGKAPNYA