Tangkapan layar akun tiktok pengunggah polisi yang meminta uang damai di Tol Bocimi | Tangkapan layar Tiktok hysyhss

Bodetabek

Polisi Penerima 'Uang Damai' Didemosi

Video polantas yang memarahi pengemudi dan meminta uang Rp 600 ribu diunggah di Tiktok

BOGOR -- Seksi Provos dan Paminal (Propam) Polres Bogor memeriksa seorang polisi lalu lintas (polantas) yang kedapatan meminta uang kepada pengemudi travel di Pintu Keluar Tol Bocimi. Video polantas yang memarahi pengemudi dan disebut meminta uang Rp 600 ribu itu diunggah di akun Tiktok ataupun Twitter.

Setelah ditelusuri, oknum polisi tersebut merupakan personel Polsek Cijeruk yang sedang bertugas di lapangan. Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menerangkan, oknum polisi yang diperiksa itu berinisial EF.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ia mengakui ada pelanggaran yang dilakukan oknum Polsek Cirejuk itu. Tidak hanya Kasi Propam Polres Bogor, kata dia, Divisi Propam Polda Jawa Barat ikut menaruh atensi terkait kasus polisi marah-marah di atas motor dinasnya tersebut.

"Untuk yang bersangkutan saat ini sudah kami mutasikan kemudian demosi. Kemudian yang bersangkutan juga dilakukan penegakan hukum disiplin dan kode etiknya, dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Bogor juga Propam Polda Jabar," kata Iman di Markas Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar, Kamis (29/9).

Iman menuturkan, polisi yang bersangkutan mengakui menerima uang dari pengemudi mobil yang dihentikannya. EF menerima uang lantaran pengemudi yang dihentikan karena melanggar aturan itu meminta 'damai di tempat'. Dengan begitu, EF tidak jadi menilang mobil yang ditumpangi beberapa orang itu.

“Memang yang terjadi adalah ketika si pengendara ini melakukan pelanggaran lalin. Kemudian pada saat mau dilakukan penilangan, si pengendara meminta untuk 'damai' lah dalam tanda negatif ya. Lalu kemudian sempat ditolak juga, kemudian dengan alasan juga titip sidang yang bersangkutan menerima uangnya," kata Iman.

Dia pun meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor apabila pelayanan yang dilakukan anggotanya masih belum maksimal. Polres Bogor terus berupaya untuk melakukan perbaikan layanan. Jika memang ada anggota yang nakal, ia meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan.



"Bantu kami juga apabila menemukan anggota kami yang melakukan pelanggaran. Informasikan kepada kami supaya bisa segera mengambil tindakan kepada anggota yang melakukan pelanggaran, dan bantu kami untuk terus berkarya yang lebih baik lagi bagi masyakat," kata Iman.

Dalam video yang viral, terlihat jika petugas marah karena direkam seorang penumpang mobil berjenis kelamin perempuan. Karena tidak terima, polisi itu berusaha merebut ponsel dan mengancam sang perekam dengan menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"(Anggota Polsek) Cijeruk, sudah pemeriksaan, ditindaklanjuti, dipanggil yang bersangkutan dan dimintai keterangan klarifikasi," kata Kepala Seksi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana.

Insiden antara polisi dan pengemudi itu terjadi pada Senin (26/9). Pihaknya belum bisa memastikan apakah pengemudi membawa mobil travel ilegal atau bermuatan lebih sehingga sampai dihentikan personel Polsek Cirejuk. Yang pasti, kata dia, aparat yang terekam video kedapatan melanggar prosedur tilang.

Desi pun berpesan kepada masyarakat untuk menaati aturan berlalu lintas. Dari informasi yang dia dapatkan, mobil yang dihentikan itu kedapatan melanggar ketentuan. "Yang jelas sudah diberikan surat tilang. Cuma pelanggar memaksa terus sampai direkam gitu, nggak tahu istri atau pacarnya," kata Desi.

Eropa Kian Suram

Inflasi di Eropa meningkat signifikan menjadi 9,1 persen pada Agustus 2022.

SELENGKAPNYA

Sukarno: Ini Gerakan Keblinger!

Setelah mendengar laporan itu, Presiden Sukarno memerintahkan agar gerakan G-30-S dihentikan.

SELENGKAPNYA

Fikih Moderat Qaradhawi

Menurut Syekh Qaradhawi, fanatisme menunjukkan ketidakjernihan sikap dalam berpikir.

SELENGKAPNYA